Jakarta Darurat Influenza-DBD: RSUD Kewalahan, DPRD Desak RS Swasta Segera Buka Layanan BPJS!

Muhamad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:46 WIB
Jakarta Darurat Influenza-DBD: RSUD Kewalahan, DPRD Desak RS Swasta Segera Buka Layanan BPJS!
Ilustrasi- Perawat memeriksa kondisi pasien DBD di RSUD Pasar Minggu, Jakarta, Minggu (3/2). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
baca 10 detik
  • Anggota DPRD DKI Nabilah melaporkan lonjakan kasus penyakit di Jakarta dalam rapat paripurna.
  • Kenaikan pasien membuat RSUD Pasar Minggu mengalami penumpukan karena banyak rumah sakit swasta tidak bekerja sama dengan BPJS.
  • Dampak lonjakan tersebut menyebabkan ruang rawat inap penuh sehingga warga harus masuk daftar tunggu perawatan.

Suara.com - Kasus Influenza tipe A, demam berdarah dengue (DBD), dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dilaporkan tengah meningkat di Jakarta. Lonjakan pasien bahkan disebut mulai menekan kapasitas ruang rawat inap sejumlah fasilitas kesehatan.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Nabilah Aboebakar Alhabsyi menyampaikan kondisi tersebut dalam Rapat Paripurna bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (1/10/2026).

“Di DKI Jakarta ini sedang banyak penyakit Influenza tipe A, DBD, dan ISPA. Lagi tinggi di DKI Jakarta,“ ujar Nabilah.

Menurut dia, meningkatnya jumlah pasien membuat sejumlah fasilitas kesehatan kewalahan. Kondisi itu salah satunya terjadi di wilayah Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Nabilah menyoroti keberadaan rumah sakit swasta yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kondisi tersebut membuat pasien yang membutuhkan layanan dengan jaminan BPJS akhirnya menumpuk di RSUD Pasar Minggu.

“Contoh seperti rumah sakit swasta di Pasar Minggu. Mereka tidak ada yang bekerja sama dengan BPJS, sehingga semua orang yang mengalami sakit datangnya ke RSUD Pasar Minggu,“ ungkap Nabilah.

Penumpukan pasien kemudian berdampak pada ketersediaan ruang rawat inap. Nabilah menyebut warga harus masuk daftar tunggu karena ruang perawatan yang tersedia tidak mampu menampung seluruh pasien.

“Itu membuat ketersediaan ruangan menjadi waiting list, sampai 50 dan bahkan ratusan,“ tutur Nabilah.

Nabilah mengatakan kondisi tersebut diketahui dari sejumlah aduan warga yang diterimanya hingga malam sebelum rapat paripurna.

baca juga

Karena itu, dia meminta Pemprov DKI tidak hanya mengantisipasi lonjakan penyakit, tetapi juga memperkuat kapasitas layanan kesehatan agar pasien tidak kesulitan mendapatkan ruang perawatan.

Salah satu langkah yang didorong Nabilah yakni membuka lebih banyak akses layanan rumah sakit swasta bagi peserta BPJS Kesehatan, khususnya di wilayah Pasar Minggu yang disebut mengalami penumpukan pasien.

“Saya harap, Pak Gubernur bisa mendorong rumah sakit swasta di di daerah Pasar Minggu untuk bisa bekerja sama dengan BPJS,“ pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

News | Senin, 28 September 2026 | 19:03 WIB

Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Epidemiolog: Bukan Berarti Influenza A Melonjak

Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Epidemiolog: Bukan Berarti Influenza A Melonjak

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:40 WIB

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:34 WIB

Terkini

BPS Akui MBG Bikin Harga Daging Ayam Makin Mahal

BPS Akui MBG Bikin Harga Daging Ayam Makin Mahal

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:43 WIB

Rosemary Oil Apakah Bisa Menumbuhkan Rambut? Begini Faktanya

Rosemary Oil Apakah Bisa Menumbuhkan Rambut? Begini Faktanya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:43 WIB

Ekspansi Tanpa Henti: Alasan Bos Nissan Risau dengan Progres Pabrikan Mobil China

Ekspansi Tanpa Henti: Alasan Bos Nissan Risau dengan Progres Pabrikan Mobil China

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:43 WIB

Kenapa Prabowo Hanya Ajukan Komjen Suyudi Jadi Calon Tunggal Kapolri? Ini Penjelasan Puan

Kenapa Prabowo Hanya Ajukan Komjen Suyudi Jadi Calon Tunggal Kapolri? Ini Penjelasan Puan

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bukan Isu, 15 'Tuan Guru' di NTB Terseret Kasus Kekerasan Seksual Santri

Bukan Isu, 15 'Tuan Guru' di NTB Terseret Kasus Kekerasan Seksual Santri

Bali | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK

Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:39 WIB

3 Cara Dopamine Detox di Rumah untuk Pemulihan Mental Pekerja Sibuk

3 Cara Dopamine Detox di Rumah untuk Pemulihan Mental Pekerja Sibuk

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:38 WIB

6 Program Prioritas Suyudi Jika Jadi Kapolri

6 Program Prioritas Suyudi Jika Jadi Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Usai Rampok-Bunuh Wakil Rektor ITB Kabanjahe, Pelaku Sempat Sewa PSK di Medan

Usai Rampok-Bunuh Wakil Rektor ITB Kabanjahe, Pelaku Sempat Sewa PSK di Medan

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:35 WIB

John Herdman Menilai Tekanan Tinggi Justru Jadi Motivasi Pemain Timnas Indonesia Hadapi Bangladesh

John Herdman Menilai Tekanan Tinggi Justru Jadi Motivasi Pemain Timnas Indonesia Hadapi Bangladesh

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:32 WIB

×