Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Epidemiolog: Bukan Berarti Influenza A Melonjak

Bella, Lilis Varwati

Rabu, 23 September 2026 | 19:40 WIB
Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Epidemiolog: Bukan Berarti Influenza A Melonjak
ilustrasi - Pasien dengan gejala batuk dan sesak antre memeriksakan diri di Poli Batuk dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Puskesmas Mampang Prapatan, Jakarta, Rabu (23/8/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Epidemiolog Dicky Budiman menyatakan kenaikan kasus ISPA di Jakarta sebesar 15,7 persen adalah fenomena musiman akibat pancaroba pada Rabu (23/9/2026).
  • Data SIRS Online menunjukkan belum ada lonjakan signifikan di rumah sakit karena mayoritas kasus ISPA tergolong ringan hingga sedang.
  • Dinkes DKI Jakarta menjelaskan bahwa ISPA merupakan sindrom klinis dengan berbagai gejala sehingga tidak spesifik menunjukkan kasus Influenza A.

Suara.com - Epidemiolog Dicky Budiman memberikan penjelasan terkait pengumuman Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengenai kenaikan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sebesar 15,7 persen.

Dicky mengatakan kenaikan kasus ISPA di Jakarta perlu dilihat dalam konteks pola musiman. Menurutnya, periode pancaroba memang secara konsisten dapat meningkatkan transmisi berbagai patogen penyebab infeksi saluran pernapasan.

"Kenaikan ISPA ini sesuai pola musiman karena pancaroba memang secara konsisten meningkatkan transmisi patogen saluran napas setiap tahun. Ini fenomena yang predictable, bukan anomali," kata Dicky, Rabu (23/9/2026).

Ia juga menyoroti data kunjungan rumah sakit melalui Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) Online yang disebut Dinkes DKI belum menunjukkan adanya lonjakan signifikan.

Menurut Dicky, kondisi tersebut menunjukkan sebagian besar kasus ISPA yang terjadi masih berada dalam kategori ringan hingga sedang dan dapat ditangani di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.

"Artinya mayoritas kasus masih tergolong ringan sedang yang tertangani di layanan primer. Jadi belum membebani rumah sakit," ujarnya.

Dicky mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam melihat kapasitas sistem kesehatan dalam menghadapi peningkatan kasus.

Ia juga menjelaskan bahwa ISPA bukan merupakan diagnosis yang secara spesifik menunjukkan satu jenis penyakit atau satu patogen tertentu. ISPA merupakan sindrom klinis yang mencakup berbagai gejala seperti batuk, pilek, dan demam. Gejala tersebut dapat disebabkan oleh berbagai macam patogen.

"ISPA atau infeksi saluran pernapasan akut itu adalah sindrom klinis. Payung besar berisi gejala batuk, pilek, demam yang bisa disebabkan puluhan patogen berbeda," jelasnya.

baca juga

Beberapa patogen yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan antara lain rhinovirus, adenovirus, respiratory syncytial virus (RSV), Mycoplasma, Streptococcus, hingga virus influenza A dan B.

Karena itu, menurut Dicky, peningkatan angka ISPA tidak dapat langsung diartikan sebagai peningkatan kasus Influenza A.

"Jadi angka kasus ISPA naik bukan diagnosis spesifik, melainkan agregat gejala dari puskesmas," ujarnya.

Sementara itu, Influenza A merupakan salah satu etiologi spesifik yang menyebabkan penyakit saluran pernapasan. Untuk memastikan seseorang terinfeksi Influenza A, diperlukan pemeriksaan laboratorium seperti antigen atau PCR.

Dengan demikian, keberadaan Influenza A tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan keluhan klinis seperti batuk, pilek, atau demam.

Sebelumnya, Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan kasus ISPA di Jakarta mengalami peningkatan sebesar 15,7 persen. Namun, Dinkes DKI menyebut peningkatan tersebut masih sesuai dengan pola musiman dan tidak serta-merta menunjukkan adanya peningkatan kasus Influenza A.

Dinkes DKI juga menyampaikan bahwa berdasarkan data kunjungan rumah sakit melalui SIRS Online, belum terlihat adanya lonjakan signifikan.

Masyarakat pun diimbau tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk mencuci tangan, menggunakan masker ketika sakit atau berada di tempat ramai, menerapkan etika batuk, serta menjaga kondisi tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Gejala Influenza Tipe A yang Harus Diwaspadai, Super Flu Sering Dianggap Flu Biasa

8 Gejala Influenza Tipe A yang Harus Diwaspadai, Super Flu Sering Dianggap Flu Biasa

Health | Selasa, 22 September 2026 | 15:50 WIB

Heboh Disebut Super Flu, Seberapa Berbahaya Influenza Tipe A yang Merebak di Indonesia?

Heboh Disebut Super Flu, Seberapa Berbahaya Influenza Tipe A yang Merebak di Indonesia?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 15:23 WIB

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Health | Selasa, 22 September 2026 | 10:16 WIB

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:34 WIB

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

News | Senin, 21 September 2026 | 15:32 WIB

Bahaya Kabut Asap Karhutla: Bisa Turunkan Fungsi Paru hingga Picu Kanker

Bahaya Kabut Asap Karhutla: Bisa Turunkan Fungsi Paru hingga Picu Kanker

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:00 WIB

Kasus ISPA Melonjak Akibat Karhutla, Bagaimana Pemerintah Seharusnya Bersikap?

Kasus ISPA Melonjak Akibat Karhutla, Bagaimana Pemerintah Seharusnya Bersikap?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:29 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

Bukan Cuma Ekonomi, Prabowo Didorong Bawa Isu Kesehatan dan Bencana di KTT BRICS

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:26 WIB

Media Asing Sorot Penyakit Ini Melonjak karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Media Asing Sorot Penyakit Ini Melonjak karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 10:24 WIB

Terkini

4 Shio Ini Mulai Keluar dari Masa Sulit pada 24 September 2026

4 Shio Ini Mulai Keluar dari Masa Sulit pada 24 September 2026

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 19:38 WIB

Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren di Kemenag

Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren di Kemenag

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:35 WIB

Suahasil Klaim Coretax Bikin Mudah Bayar Pajak, Lapor SPT Tak Perlu Cari Bukti Potong

Suahasil Klaim Coretax Bikin Mudah Bayar Pajak, Lapor SPT Tak Perlu Cari Bukti Potong

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:31 WIB

Bersama Danantara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Data Center Menuju Sovereign AI Indonesia

Bersama Danantara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Data Center Menuju Sovereign AI Indonesia

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:29 WIB

Perkuat Inklusi Keuangan, bank bjb Raih Anugerah Inovasi Pengembangan Ekonomi dan UMKM

Perkuat Inklusi Keuangan, bank bjb Raih Anugerah Inovasi Pengembangan Ekonomi dan UMKM

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:28 WIB

Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga

Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 19:22 WIB

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 19:20 WIB

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:19 WIB

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:11 WIB

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:09 WIB

×