- Saiful, Ketua RT 05 Petukangan Utara, menginisiasi pengolahan botol plastik menjadi sapu sejak Maret 2026.
- Inovasi tersebut bertujuan mengurangi limbah plastik sekaligus membuka peluang penghasilan baru bagi warga sekitar.
- Warga berhasil memproduksi sapu jalan dan kasur, serta berencana membuat gantungan kunci dari tutup botol.
Saiful mengatakan kegiatan tersebut masih akan dikembangkan dengan membuat produk lain dari bagian botol plastik.
“Saat ini baru sapu jalan sama sapu kasur ya. Next-nya sih pengen bikin gantungan kunci dari tutupnya,” kata Saiful.

Saiful pun berharap produk yang dibuat warga dapat berkembang dan digunakan lebih luas.
Salah satu harapannya, sapu hasil olahan warga Petukangan dapat dibeli dan digunakan oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) DKI Jakarta.
Ia mengaku tidak keberatan jika wilayahnya kemudian disebut sebagai “kampung sapu”, selama kegiatan tersebut terus berkembang dan bermanfaat bagi warga.
“Dan yang ke depannya, ini bisa maju terus, bisa berkembang, harapan saya semoga saja, dari PPSU DKI minimal bisa beli pake sapu dari sini. Gak apa-apalah kita dikenal kampung sapu, penting ini bisa berkembang, bermanfaat buat warga,” pungkasnya.
Reporter : Agustin Dwi Anggraini