Pakar UGM Soal Tokoh Senior Masuk Wantimpres: Campuran Aspek Rekognisi dan Akomodasi Politik

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:06 WIB
Pakar UGM Soal Tokoh Senior Masuk Wantimpres: Campuran Aspek Rekognisi dan Akomodasi Politik
Presiden Prabowo Subianto melantik 26 anggota Wantimpres. [Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden/Rusman]
baca 10 detik
  • Pakar politik UGM Wawan Masudi menanggapi penunjukan tokoh nasional ke Dewan Pertimbangan Presiden era Prabowo pada Senin 5 Oktober 2026.
  • Komposisi anggota dewan merupakan strategi kombinasi akomodasi politik dan pengakuan negara terhadap tokoh senior seperti Sinta Nuriyah Wahid serta Rocky Gerung.
  • Penambahan jumlah anggota dewan tersebut berkonsekuensi langsung pada peningkatan beban penggunaan anggaran publik dan keuangan negara.

Suara.com - Publik baru-baru ini ramai menyoroti penunjukan sejumlah tokoh ke dalam Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Selain Rocky Gerung ada tokoh senior, seperti Sinta Nuriyah Wahid dan Quraish Shihab dalam daftar Wantimpres era Prabowo ini.

Tak sedikit yang mempertanyakan efektivitas dan produktivitas para figur senior tersebut. Termasuk muncul persepsi bahwa Wantimpres sekadar menjadi wadah pembagian kekuasaan.

Menanggapi fenomena ini, Pakar Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), Wawan Masudi, menilai komposisi Wantimpres tidak dapat dilihat dari satu kacamata tunggal.

Melainkan merupakan kombinasi dari aspek rekognisi (pengakuan) dan akomodasi berbagai kepentingan politik.

Secara formal, Wawan menjelaskan bahwa pembentukan dewan pertimbangan merupakan amanat konstitusi untuk memberikan masukan serta pertimbangan strategis kepada presiden dalam mengambil keputusan.

Namun, di luar koridor hukum tersebut, dinamika latar belakang penunjukan para anggotanya memperlihatkan adanya perimbangan politik dan sosial yang sengaja dibangun oleh presiden.

"Kalau kita lihat memang akhirnya tidak bisa lepas dari persepsi, wantimpres ini ada elemen akomodasi. Saya kira ini akomodasi untuk banyak sekali kepentingan. Mulai dari kepentingan dalam kaitannya dengan mungkin grupnya Pak Jokowi, akomodasi tokoh-tokoh senior yang ada maupun akomodasi-akomodasi yang berhubungan dengan mereka yang telah lama sekian waktu kritis pada pemerintahan," ujar Wawan, kepada Suara.com, Senin (5/10/2026).

Menurut Wawan, penunjukan figur senior seperti Sinta Nuriyah Wahid dan Quraish Shihab memiliki dimensi yang berbeda dibanding anggota lainnya. Penunjukan ini merupakan bentuk penghormatan serta rekam jejak pengakuan negara terhadap ketokohan mereka.

"Presiden ingin memberikan penghargaan sekaligus rekognisi kepada beberapa tokoh. Penunjukan Ibu Sinta Nuriyah, kemudian Bapak Quraish Shihab, dan beberapa tokoh yang lain itu saya kira bagian dari rekognisi atas beliau-beliau yang selama ini kita kenal sebagai tokoh bangsa," tuturnya.

baca juga

Ia menambahkan, melalui pendekatan rekognisi tersebut, presiden membuka ruang untuk mendapatkan nasihat serta pandangan arif dari para tokoh bangsa.

Di sisi lain, Wawan menyebut penunjukan figur seperti Rocky Gerung lebih kental dengan nuansa kompromi dan akomodasi politik praktis antarkelompok.

"Aspek rekognisi ini tentu beda dengan penunjukan tokoh yang lain, misalkan Pak Rocky Gerung itu saya kira lebih kuat elemen akomodasi politik ya," ujarnya.

Beragamnya latar belakang keanggotaan, mulai dari kalangan profesional, tokoh agama, politisi senior, hingga pengusaha, kata Wawan menunjukkan bahwa tidak ada ukuran baku mengenai ideal atau tidaknya komposisi Wantimpres.

Hal itu sepenuhnya mencerminkan strategi presiden dalam merangkul pelbagai elemen.

"Jadi bukan soal ideal atau tidak ideal, tapi justru harus dibaca dengan cara presiden ingin mengakomodasi siapa dan presiden ingin mengakomodasi kepentingan apa dengan wantimpres ini. Itu yang paling pokok ya jadi tidak ada ukuran ideal-tidak ideal itu tidak," tegasnya.

Ia menyoroti langkah akomodasi dan rekognisi ini yang mengakibatkan jumlah anggota membengkak serta berkaitan langsung dengan penggunaan anggaran negara.

"Yang jelas kemudian membawa konsekuensi pada penggunaan anggaran publik, kan as simple as that kan, semakin banyak, jelas kemudian akan memberi beban kepada anggaran publik, keuangan negara kan karena kan pembiayaannya di negara kan," paparnya.

Pada akhirnya, ia menekankan bahwa apakah masukan dari para tokoh tersebut akan dioptimalkan atau tidak, seluruh kuncinya berada di tangan presiden sebagai pemegang kewenangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Anggota Wantimpres, Agum Gumelar Siap Beri Masukan Strategis ke Presiden Prabowo

Jadi Anggota Wantimpres, Agum Gumelar Siap Beri Masukan Strategis ke Presiden Prabowo

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Termasuk Rocky Gerung! KPK Ingatkan Pejabat Baru: Lapor LHKPN Harus Sesuai Kondisi Sebenarnya

Termasuk Rocky Gerung! KPK Ingatkan Pejabat Baru: Lapor LHKPN Harus Sesuai Kondisi Sebenarnya

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Kritik Pedas Berujung Dapat Jabatan, Pengamat Sebut Politik Indonesia Mudah Dikompromikan

Kritik Pedas Berujung Dapat Jabatan, Pengamat Sebut Politik Indonesia Mudah Dikompromikan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Sudah Punya Luhut hingga Wiranto, Kenapa Presiden Masih Butuh 26 Anggota Wantimpres?

Sudah Punya Luhut hingga Wiranto, Kenapa Presiden Masih Butuh 26 Anggota Wantimpres?

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Daftar 166 Pejabat Ring Utama Presiden Prabowo Subianto, Terbesar Sejak Era Soekarno

Daftar 166 Pejabat Ring Utama Presiden Prabowo Subianto, Terbesar Sejak Era Soekarno

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:06 WIB

Tokoh Kritis Jadi Wantimpres: Strategi 'Soft Cooptation' Prabowo yang Berisiko Jadi Bom Waktu

Tokoh Kritis Jadi Wantimpres: Strategi 'Soft Cooptation' Prabowo yang Berisiko Jadi Bom Waktu

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Masihkah Ia Seorang Pengkritik Kekuasaan?

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Terkini

Cabai Tembus Rp118 Ribu, Mentan Tak Mau Harga Pangan Lepas Kendali

Cabai Tembus Rp118 Ribu, Mentan Tak Mau Harga Pangan Lepas Kendali

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Pajak Transaksi Digital Luar Negeri Resmi Berlaku, Game Online-AI Kini Kena PPN

Pajak Transaksi Digital Luar Negeri Resmi Berlaku, Game Online-AI Kini Kena PPN

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Herman Deru Siapkan Rp10 Juta untuk Tangkap Pelaku Karhutla, Bisakah Hentikan Asap?

Herman Deru Siapkan Rp10 Juta untuk Tangkap Pelaku Karhutla, Bisakah Hentikan Asap?

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Bukan Operasi Militer Penuh, Menko Dudung Pilih Pendekatan Kultural di Papua

Bukan Operasi Militer Penuh, Menko Dudung Pilih Pendekatan Kultural di Papua

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Hybrid Sea Wall Rp10 Miliar Dikerjakan di Sayung, Giant Sea Wall Pantura Segera Menyusul

Hybrid Sea Wall Rp10 Miliar Dikerjakan di Sayung, Giant Sea Wall Pantura Segera Menyusul

Jawa Tengah | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:01 WIB

'Catatan Merah' Kontras di HUT ke-81 TNI: Ratusan Kekerasan Prajurit, Angkatan Darat Terbanyak

'Catatan Merah' Kontras di HUT ke-81 TNI: Ratusan Kekerasan Prajurit, Angkatan Darat Terbanyak

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Masuk Kabinet dan Wantimpres, Golkar Segera Surati KPU Terkait PAW Sarmuji dan Bamsoet

Masuk Kabinet dan Wantimpres, Golkar Segera Surati KPU Terkait PAW Sarmuji dan Bamsoet

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Pajak E-commerce Resmi Berlaku usai Sempat Ditunda Purbaya, Seller Shopee dkk Kena Pungutan PPh 22

Pajak E-commerce Resmi Berlaku usai Sempat Ditunda Purbaya, Seller Shopee dkk Kena Pungutan PPh 22

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

Ngaku Takut Bertemu Menteri PPPA, Pratikno Ungkap Isu Paling Berat Selama Menjabat Menko PMK

Ngaku Takut Bertemu Menteri PPPA, Pratikno Ungkap Isu Paling Berat Selama Menjabat Menko PMK

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

Prabowo Terima Kunjungan Presiden FIFA di Istana Merdeka, Apa Saja yang Dibahas?

Prabowo Terima Kunjungan Presiden FIFA di Istana Merdeka, Apa Saja yang Dibahas?

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

×