Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia Picu Alarm Wabah Black Death Sesi 2, WHO Buka Suara

Galih Prasetyo

Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:19 WIB
Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia Picu Alarm Wabah Black Death Sesi 2, WHO Buka Suara
Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]
baca 10 detik
  • Pekerja laboratorium bernama Daria Shipilova meninggal di Shelekhov akibat pneumonia dengan penyebab yang belum pasti.
  • Pemerintah Rusia melaporkan kepada WHO bahwa tidak ada kasus positif pes di wilayah Irkutsk.
  • Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan risiko penyebaran penyakit tersebut ke wilayah Eropa berada pada tingkat sangat rendah.

Suara.com - Kematian seorang pekerja laboratorium di Siberia memicu kekhawatiran mengenai kemungkinan kasus pes paru di Rusia.

Namun, hingga kini belum ada bukti resmi yang memastikan perempuan tersebut meninggal akibat infeksi bakteri Yersinia pestis.

Korban bernama Daria Shipilova bekerja di Institut Penelitian Antipes Siberia dan Timur Jauh di Irkutsk.

Daria meninggal di sebuah rumah sakit di Shelekhov setelah mengalami pneumonia dengan penyebab yang hingga kini belum diketahui secara pasti.

Kasus ini menjadi perhatian karena tempat kerja korban merupakan fasilitas yang secara khusus meneliti penyakit pes.

Otoritas Rusia juga sempat melakukan karantina terhadap rumah sakit tempat korban dirawat dan memantau orang-orang yang pernah melakukan kontak dengannya.

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia: Diduga Kebocoran Bakteri Pes, Bakal Ada Wabah Baru? [MundoEConflicto]
Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia: Diduga Kebocoran Bakteri Pes, Bakal Ada Wabah Baru? [MundoEConflicto]

Rusia Laporkan Nihil Kasus Pes kepada WHO

Kekhawatiran mengenai pes paru meningkat setelah sejumlah media melaporkan dugaan infeksi pada pekerja laboratorium tersebut.

Namun, pemerintah Rusia pada Selasa melaporkan kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa sejauh ini tidak ditemukan kasus positif pes di Irkutsk.

baca juga

Rusia menegaskan belum menemukan bukti bahwa penyakit korban disebabkan patogen yang berkaitan dengan aktivitasnya di laboratorium.

Gubernur Irkutsk, Igor Kobzev, mengatakan tidak ada pekerja lain di institut tersebut yang membutuhkan perawatan medis sejak kematian korban. Otoritas juga menyebut karantina terhadap sebagian orang yang menjalani pemeriksaan telah dicabut.

Hampir 200 Orang Sempat Dipantau

Sebelumnya, media Rusia melaporkan hampir 200 orang yang pernah melakukan kontak dengan korban berada dalam pengawasan medis.

Langkah tersebut dilakukan sebagai tindakan pencegahan sembari otoritas memastikan penyebab kematian dan kemungkinan paparan penyakit.

Pemeriksaan terhadap kontak korban menjadi penting karena pes paru memiliki masa inkubasi yang singkat dan dapat berkembang dengan cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia: Diduga Kebocoran Bakteri Pes, Bakal Ada Wabah Baru?

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia: Diduga Kebocoran Bakteri Pes, Bakal Ada Wabah Baru?

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Peneliti Meninggal Diduga Akibat Bakteri Wabah Mematikan, AS Minta Rusia Transparan

Peneliti Meninggal Diduga Akibat Bakteri Wabah Mematikan, AS Minta Rusia Transparan

Health | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:08 WIB

Rendi Apriyanto Dikontrak 6 Bulan Tentara Bayaran Rusia, 18 September Telepon, 8 Hari Kemudian Tewas

Rendi Apriyanto Dikontrak 6 Bulan Tentara Bayaran Rusia, 18 September Telepon, 8 Hari Kemudian Tewas

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Tewas di Medan Perang, Rendi Apriyanto Dikontrak Jadi Tentara Bayaran Rusia Bagian Logistik

Tewas di Medan Perang, Rendi Apriyanto Dikontrak Jadi Tentara Bayaran Rusia Bagian Logistik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Ahli Mesin Disuruh Pulang Buka Bengkel Tapi Keburu Tewas

Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Ahli Mesin Disuruh Pulang Buka Bengkel Tapi Keburu Tewas

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:27 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir

WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Terkini

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia Picu Alarm Wabah Black Death Sesi 2, WHO Buka Suara

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia Picu Alarm Wabah Black Death Sesi 2, WHO Buka Suara

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Orang-orang Ini Jadi Penentu Nasib Gibran Sebagai Wakil Presiden, Buntut Kasus Ijazah SMA

Orang-orang Ini Jadi Penentu Nasib Gibran Sebagai Wakil Presiden, Buntut Kasus Ijazah SMA

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:19 WIB

RI Impor 840 Ribu Ton Nikel dari Brasil, Filipina Hingga Turki Sepanjang 2026

RI Impor 840 Ribu Ton Nikel dari Brasil, Filipina Hingga Turki Sepanjang 2026

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Sinopsis Politica Lupin, Drama Terbaru Ishihara Satomi dan Takahashi Issei

Sinopsis Politica Lupin, Drama Terbaru Ishihara Satomi dan Takahashi Issei

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Fase Menganggur Bukan Berarti Tertinggal: Seni Menikmati Ruang Kosong Setelah Wisuda

Fase Menganggur Bukan Berarti Tertinggal: Seni Menikmati Ruang Kosong Setelah Wisuda

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia: Diduga Kebocoran Bakteri Pes, Bakal Ada Wabah Baru?

Kematian Misterius Teknisi Lab Rusia: Diduga Kebocoran Bakteri Pes, Bakal Ada Wabah Baru?

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Sahroni Bantah Surat Usul Impeachment Gibran Berasal dari NasDem: Hoaks

Sahroni Bantah Surat Usul Impeachment Gibran Berasal dari NasDem: Hoaks

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Diteror Foto Asusila Editan AI, Wanita di Gresik Menangis Histeris di Depan Kapolres

Diteror Foto Asusila Editan AI, Wanita di Gresik Menangis Histeris di Depan Kapolres

Jatim | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Alarm dari Komdigi: Misteri di Balik Ketimpangan Pemblokiran Akun Anak TikTok vs Meta

Alarm dari Komdigi: Misteri di Balik Ketimpangan Pemblokiran Akun Anak TikTok vs Meta

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Batavia Awal Abad ke-20: Menyusuri Wajah Jakarta Era Kolonial

Batavia Awal Abad ke-20: Menyusuri Wajah Jakarta Era Kolonial

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:00 WIB

×