Siapa Tonny Tesar? Anggota DPR Fraksi Nasdem Diisukan Usul Pemakzulan Gibran

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:13 WIB
Siapa Tonny Tesar? Anggota DPR Fraksi Nasdem Diisukan Usul Pemakzulan Gibran
Profil Tonny Tesar politisi Nasdem asal Papua disorot usai namanya dicatut surat pemakzulan Wapres. (Nasdem)
baca 10 detik
  • Tonny Tesar merupakan anggota DPR Fraksi Nasdem asal Papua dengan rekam jejak eks bupati.

  • Nama Tonny Tesar dicatut dalam dokumen palsu yang mengusulkan pemakzulan Wakil Presiden Gibran.

  • Partai Nasdem memastikan surat usulan pemakzulan yang beredar di media sosial adalah hoaks.

Suara.com - Nama legislator asal Papua Tonny Tesar mendadak menyita perhatian publik setelah namanya masuk dalam dokumen usulan pemberhentian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Partai Nasdem tegas melabeli kabar burung tersebut sebagai informasi palsu yang tidak berdasar.

Anggota Komisi XIII DPR RI ini menjadi satu-satunya nama pengusul yang tertera dalam wacana peninjauan kembali jabatan wapres tersebut. DPP Partai Nasdem mendesak pemanggilan internal untuk mengonfirmasi keabsahan keterlibatan kadernya dalam draf viral tersebut.

Eksistensi Tonny di panggung politik nasional membawa rekam jejak panjang dari tanah Kelautan Yapen. Pengalaman eksekutif dan legislatif menjadi modal utamanya bertugas di Senayan periode 2024–2029.

Ketua DPR RI Puan Maharani (kiri) disaksikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kanan) menyampaikan pidato Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/bay/wsj]
Ketua DPR RI Puan Maharani (kiri) disaksikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kanan) menyampaikan pidato Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/bay/wsj]

Lahir di Serui pada 6 November 1958, pria berdarah Papua ini menuntaskan pendidikan tingkat sarjananya di Universitas Cenderawasih. Karier politiknya diawali saat terpilih menjadi legislator Senator DPD RI mewakili Provinsi Papua.

Kiprahnya di lembaga senator pusat berlangsung selama dua periode berturut-turut sejak 2004 hingga pertengahan 2012. Ia kemudian memutuskan melepaskan kursi DPD demi bertarung dalam pilkada daerah di kampung halamannya.

Karier kepemimpinannya makin bersinar saat memenangi kontestasi dan menjabat Bupati Kepulauan Yapen selama dua periode penuh. Masa baktinya memimpin daerah kepulauan tersebut membentang sejak 2012 hingga berakhir pada 2022.

Keberhasilan mengelola daerah membawanya melenggang mulus menuju Senayan lewat jalur Pemilu legislatif melalui Fraksi Partai Nasdem. Saat ini ia memegang mandat di Komisi XIII yang membidangi sektor regulasi, reformasi hukum, serta hak asasi manusia.

Sebagai wakil rakyat di Komisi XIII, Tonny aktif mengawasi berbagai persoalan di bidang sosial, keagamaan, hingga kesetaraan gender. Ia dikenal vokal menyuarakan keadilan tata kelola lembaga pemasyarakatan di Indonesia.

Awal Oktober 2026 lalu, ia secara terbuka mengritik dugaan praktik keistimewaan fasilitas bagi narapidana di Lapas Kelas IIA Cibinong. Menurutnya hak seluruh warga binaan pemasyarakatan wajib disetarakan tanpa memandang status sosial maupun kekayaan.

baca juga

Sorotan publik menguat saat sebuah berkas pengajuan pemberhentian Gibran beredar luas di berbagai jejaring media sosial. Dokumen itu mencantumkan nama Tonny Tesar sebagai pemrakarsa tunggal agar pimpinan DPR segera memproses pemakzulan.

Sikap tegas langsung ditunjukkan petinggi Partai Nasdem dengan membantah keterlibatan partai maupun kadernya dalam lembaran wacana tersebut. Bendahara Umum Nasdem Ahmad Sahroni membantah keras keberadaan usulan pemakzulan dari partainya.

“Hoaks, hoaks. Enggak ada, enggak ada,” kata Sahroni di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Petinggi Nasdem Saan Mustopa menegaskan partainya masih mencermati perkembangan terkait amar putusan Mahkamah Konstitusi soal keabsahan berkas ijazah Gibran. Nasdem memilih berhati-hati sebelum menentukan arah politik dan memanggil Tonny untuk klarifikasi.

Isu pemakzulan ini berakar dari bergulirnya putusan Mahkamah Konstitusi mengenai persoalan sengketa dokumen ijazah SMA milik Gibran Rakabuming Raka. Penyebaran dokumen sepihak yang mencatut nama legislator Papua ini beredar di tengah pembahasan hukum putusan MK tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Soal Ijazah Gibran: Mundur atau Pemakzulan

PDIP Soal Ijazah Gibran: Mundur atau Pemakzulan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Alasan Foto Gibran di Turunkan di Ruangan Wakil Ketua DPRD Sukabumi

Alasan Foto Gibran di Turunkan di Ruangan Wakil Ketua DPRD Sukabumi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Istana Belum Bahas Amar Putusan MK Soal Pendidikan Gibran, Tunggu 2-3 Hari

Istana Belum Bahas Amar Putusan MK Soal Pendidikan Gibran, Tunggu 2-3 Hari

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Terkini

Siapa Tonny Tesar? Anggota DPR Fraksi Nasdem Diisukan Usul Pemakzulan Gibran

Siapa Tonny Tesar? Anggota DPR Fraksi Nasdem Diisukan Usul Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:13 WIB

Pemkot Bandung Tegaskan PKL Tetap Boleh Jualan, Tapi Ada Syaratnya

Pemkot Bandung Tegaskan PKL Tetap Boleh Jualan, Tapi Ada Syaratnya

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Komnas HAM Kritik Miskonsepsi MBG, Utamakan Jumlah Penerima Ketimbang Kualitas Gizi

Komnas HAM Kritik Miskonsepsi MBG, Utamakan Jumlah Penerima Ketimbang Kualitas Gizi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Survei Global Catat Mayoritas Perusahaan Cari Alternatif VMware

Survei Global Catat Mayoritas Perusahaan Cari Alternatif VMware

Tekno | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:05 WIB

PDIP Semprot KPU Soal Ijazah Gibran: Komisioner Bermasalah Jangan Maju Lagi

PDIP Semprot KPU Soal Ijazah Gibran: Komisioner Bermasalah Jangan Maju Lagi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:04 WIB

Temukan Sederet Pelanggaran Higienitas di 88 Seoul, Pemkot Bandung Isyaratkan Sanksi Penutupan

Temukan Sederet Pelanggaran Higienitas di 88 Seoul, Pemkot Bandung Isyaratkan Sanksi Penutupan

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Jeda dari Media Sosial: Kita Tetap Baik-baik Saja Tanpa Update Setiap Hari

Jeda dari Media Sosial: Kita Tetap Baik-baik Saja Tanpa Update Setiap Hari

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Kabut Asap Tak Hanya Ganggu Belajar, Anak-anak di Pekanbaru Terserang Demam

Kabut Asap Tak Hanya Ganggu Belajar, Anak-anak di Pekanbaru Terserang Demam

Riau | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Dua Kernet Bus Ditangkap Usai Diduga Keroyok dan Tusuk Calon Penumpang di Serang

Dua Kernet Bus Ditangkap Usai Diduga Keroyok dan Tusuk Calon Penumpang di Serang

Banten | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Fenomena Information Overload: Terlalu Banyak Informasi, Terlalu Minim Jeda

Fenomena Information Overload: Terlalu Banyak Informasi, Terlalu Minim Jeda

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:50 WIB

×