60 Kepala Daerah Berebut Kawasan Transmigrasi, Siapa Diprioritaskan?

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:01 WIB
60 Kepala Daerah Berebut Kawasan Transmigrasi, Siapa Diprioritaskan?
Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara. (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Lebih dari enam puluh kepala daerah mengajukan usulan kawasan transmigrasi baru kepada Kementerian Transmigrasi.
  • Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan seluruh usulan masuk daftar tunggu karena keterbatasan anggaran negara.
  • Pemerintah memprioritaskan wilayah Indonesia Timur berdasarkan kajian saintifik potensi ekonomi untuk mendorong pertumbuhan kawasan.

Suara.com - Kementerian Transmigrasi mencatat lebih dari 60 kepala daerah telah mengajukan usulan penetapan kawasan transmigrasi baru di wilayah masing-masing.

Menanggapi tingginya minat tersebut, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara  menyatakan seluruh usulan saat ini berada dalam daftar tunggu (waiting list) guna menyelaraskan alokasi program dengan keterbatasan anggaran negara.

Ia menekankan bahwa usulan kawasan transmigrasi hendaknya berorientasi pada pengembangan ekonomi kawasan secara menyeluruh, bukan sekadar memanfaatkan insentif pembangunan fisik perumahan maupun jalan dari pemerintah pusat.

"Saya harus jujur mengakui, lebih dari 60 kepala daerah menginginkan kawasan transmigrasi. Tapi yang saya mau sampaikan secara jujur adalah saya tidak ingin daerah-daerah itu mengusulkan kawasan transmigrasi hanya untuk mendapat insentif dari pusat dalam konteks misalkan membangun rumah, membangun jalan, karena anggaranya juga terbatas," ujar Iftitah di Batam, Jumat (9/10/2026).

Sebagai langkah efisiensi dan pemerataan, Kementerian Transmigrasi memprioritaskan alokasi pengembangan untuk wilayah Indonesia Timur. Kendati demikian, penentuan titik lokasi tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan wajib melalui kajian saintifik yang menilai kelayakan potensi ekonomi secara terukur.

"Maka kami mengapresiasi usulan dari kepala daerah tersebut dan sekarang berada di dalam daftar waiting list. Kami izin memprioritaskan terlebih dahulu teman-teman yang ada di Indonesia Timur, tapi kami lakukan secara saintifik, mana yang punya potensi ekonomi itu yang kita dahulukan," jelasnya.

Melalui pendekatan berbasis data ini, pemerintah berharap program transmigrasi yang direalisasikan benar-benar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan dan tepat sasaran.

Sebelumnya, Iftitah menjelaskan kalau skema transmigrasi saat ini dirombak mendasar demi menjamin warga lokal tidak tersingkir dari tanahnya sendiri.

Lewat strategi 'Transmigrasi Lokal', Iftitah menyebut pemerintah tak lagi mempraktikkan cara lama yang sekadar memindahkan orang, melainkan membangun kawasan permukiman terpadu yang dibentengi kepastian hukum atas tanah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skema Transmigrasi Rempang Dirombak, Pemerintah Janji Warga Lokal Tak Terusir

Skema Transmigrasi Rempang Dirombak, Pemerintah Janji Warga Lokal Tak Terusir

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Akademisi Asal Jerman dan Indonesia Rumuskan Green Design di Kawasan Transmigrasi

Akademisi Asal Jerman dan Indonesia Rumuskan Green Design di Kawasan Transmigrasi

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Perkuat Inklusi Keuangan, bank bjb Raih Anugerah Inovasi Pengembangan Ekonomi dan UMKM

Perkuat Inklusi Keuangan, bank bjb Raih Anugerah Inovasi Pengembangan Ekonomi dan UMKM

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:28 WIB

Terkini

Edan! Ayah di Asahan Rudapaksa Putri Kandung hingga Hamil

Edan! Ayah di Asahan Rudapaksa Putri Kandung hingga Hamil

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Campuran Viva Air Mawar dan Masker Bengkoang untuk Flek Hitam, Begini Caranya

Campuran Viva Air Mawar dan Masker Bengkoang untuk Flek Hitam, Begini Caranya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Sudah dari 2025, DPRD Sebut Pramono Anung Lamban Bertindak Soal Pungutan Paksa PMI

Sudah dari 2025, DPRD Sebut Pramono Anung Lamban Bertindak Soal Pungutan Paksa PMI

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:53 WIB

Valuasi OKX Tembus US$25 Miliar, Circle hingga Standard Chartered Ikut Tanam Modal

Valuasi OKX Tembus US$25 Miliar, Circle hingga Standard Chartered Ikut Tanam Modal

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Ragamu Bukan Mesin: Seni Melambat di Dunia yang Terlalu Cepat

Ragamu Bukan Mesin: Seni Melambat di Dunia yang Terlalu Cepat

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Novel Ascendance of a Bookworm Bagian 4 Diadaptasi Jadi Anime TV

Novel Ascendance of a Bookworm Bagian 4 Diadaptasi Jadi Anime TV

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Cara Membersihkan Tupperware yang Menguning, Ampuh Bisa Bikin Bening Lagi

Cara Membersihkan Tupperware yang Menguning, Ampuh Bisa Bikin Bening Lagi

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:48 WIB

Pilpres 2029, Golkar Usung Prabowo Calon Presiden

Pilpres 2029, Golkar Usung Prabowo Calon Presiden

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Persaingan Usaha Kafe Makin Ketat, CBE 2026 Buka Akses Pengetahuan dan Jejaring Usaha

Persaingan Usaha Kafe Makin Ketat, CBE 2026 Buka Akses Pengetahuan dan Jejaring Usaha

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Pramono Anung Persilakan Murid Korban Kekerasan dan Pelecehan Guru di SMKN 27 Jakarta Lapor Polisi

Pramono Anung Persilakan Murid Korban Kekerasan dan Pelecehan Guru di SMKN 27 Jakarta Lapor Polisi

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 12:45 WIB

×