Jurus Baru Urai Macet Pagi Jakarta, Dishub Sisir Sudirman hingga Area Galian

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Senin, 12 Oktober 2026 | 09:28 WIB
Jurus Baru Urai Macet Pagi Jakarta, Dishub Sisir Sudirman hingga Area Galian
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (3/9/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Dishub DKI Jakarta meluncurkan program Gebrak Pagi pada Senin, 12 Oktober 2026, untuk mengurai kemacetan pagi.
  • Sebanyak 1.420 personel gabungan diterjunkan ke 90 titik prioritas di lima wilayah kota administrasi Jakarta.
  • Program ini bertujuan memperkuat respons cepat dan koordinasi lapangan demi kelancaran perjalanan masyarakat Jakarta.

Suara.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta meluncurkan program Gerakan Bersama Atasi Kemacetan Pagi (Gebrak Pagi) guna mengurai sengkarut arus lalu lintas pada jam sibuk pagi hari mulai Senin (12/10/2026) ini.

Sebanyak 1.420 personel gabungan yang terdiri atas pejabat struktural mulai dari Kepala Dinas, jajaran eselon, staf, hingga petugas PJLP diterjunkan langsung ke jalan raya.

Aksi pemantauan lalu lintas bertajuk “Hadir di Jalan, Hadirkan Kelancaran” ini dijadwalkan bergulir rutin setiap Senin, Selasa, dan Kamis pada pukul 06.30 hingga 08.00 WIB.

Petugas disebar secara serentak di 90 titik prioritas kepadatan lalu lintas yang tersebar di lima wilayah kota administrasi Jakarta.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin menjelaskan, langkah ini bertujuan memperkuat respons cepat instansi terhadap hambatan lalu lintas melalui peninjauan langsung di lapangan.

“Kami ingin memastikan para pejabat turut melihat langsung kondisi lalu lintas, mengidentifikasi hambatan, dan memperkuat koordinasi penanganan sesuai kebutuhan di lapangan. Tujuannya mendukung perjalanan masyarakat yang lebih lancar, aman, dan nyaman,” paparnya dalam keterangan resmi.

Budi menambahkan, pelaksanaan tugas di lapangan ini telah diatur melalui pembagian jadwal yang ketat agar agenda kedinasan dan pelayanan masyarakat lainnya tidak terganggu.

Pada koridor utama Jalan Jenderal Sudirman hingga Dukuh Atas, sebanyak 24 personel disiagakan untuk menyisir dan mengurai simpul kemacetan.

Konsentrasi pengamanan juga difokuskan pada area penyempitan jalan akibat proyek galian, seperti di Jalan Cideng Timur dan Cideng Barat yang dijaga oleh 11 personel.

baca juga

Kawasan proyek galian di Jalan Tanah Abang 1 dan 2, Jalan Kesehatan, serta Jalan Abdul Muis turut diperkuat penempatannya dengan kehadiran 18 personel.

Titik galian lain di Jalan Kebon Sirih, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan Musi, Jalan Biak, hingga Jalan Tarakan juga dijaga puluhan personel guna mengantisipasi penumpukan kendaraan.

Melalui program Gebrak Pagi ini, Dishub DKI Jakarta mengimbau pengendara untuk senantiasa mematuhi rambu, menaati arahan petugas, dan tidak memarkir kendaraan secara serampangan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Naik ke Peringkat 140 Kota Dunia, Tapi Macet dan Polusi Masih Menghantui

Jakarta Naik ke Peringkat 140 Kota Dunia, Tapi Macet dan Polusi Masih Menghantui

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Penyebab Leher Kipas Angin Tidak Bisa Geleng Kanan Kiri dan Solusinya

Penyebab Leher Kipas Angin Tidak Bisa Geleng Kanan Kiri dan Solusinya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Ganjil Genap Bikin Omzet Mal di Jakarta Turun, Dishub Siapkan Evaluasi

Ganjil Genap Bikin Omzet Mal di Jakarta Turun, Dishub Siapkan Evaluasi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Terkini

Ditinggal Pemilik Keliling Jualan, 5 Rumah Kontainer di Kelapa Gading Hangus Dilalap Api

Ditinggal Pemilik Keliling Jualan, 5 Rumah Kontainer di Kelapa Gading Hangus Dilalap Api

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:24 WIB

PSPS Pekanbaru Hajar PSMS Medan 2-1, Detik Terakhir Jadi Penentu

PSPS Pekanbaru Hajar PSMS Medan 2-1, Detik Terakhir Jadi Penentu

Riau | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Senin Pagi, Pantau Saham Emas

IHSG Bergerak Dua Arah Senin Pagi, Pantau Saham Emas

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Cara Mengetahui Elemen Shio Berdasarkan Tahun Lahir dan Jam Lahir, Ini Panduannya

Cara Mengetahui Elemen Shio Berdasarkan Tahun Lahir dan Jam Lahir, Ini Panduannya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:02 WIB

OJK: Gen Z dan Milenial Problematik Kelola Uang, Paling Banyak Akses Pinjol

OJK: Gen Z dan Milenial Problematik Kelola Uang, Paling Banyak Akses Pinjol

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Tiba-tiba Keluar Mobil, Pria Asal Cilegon Nekat Terjun ke Laut di Dermaga Eksekutif Bakauheni

Tiba-tiba Keluar Mobil, Pria Asal Cilegon Nekat Terjun ke Laut di Dermaga Eksekutif Bakauheni

Lampung | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:28 WIB

Harga Kebutuhan Pokok Bikin Stres, 78 Persen Responden Minta Pemerintah Segera Bertindak

Harga Kebutuhan Pokok Bikin Stres, 78 Persen Responden Minta Pemerintah Segera Bertindak

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Harga Emas Bisa Tembus Rp2,7 Juta Pekan Ini? Ini Analisis Lengkapnya

Harga Emas Bisa Tembus Rp2,7 Juta Pekan Ini? Ini Analisis Lengkapnya

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Survei CELIOS: Skala 1-10, Kinerja Prabowo Dinilai 2,8 dan Gibran 2,2

Survei CELIOS: Skala 1-10, Kinerja Prabowo Dinilai 2,8 dan Gibran 2,2

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:10 WIB

UMKM Lokal Dapat Suntikan Rp100 Miliar, Pemerintah Ajak ASN Borong Produk Dalam Negeri

UMKM Lokal Dapat Suntikan Rp100 Miliar, Pemerintah Ajak ASN Borong Produk Dalam Negeri

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:05 WIB

×