Penyebab Leher Kipas Angin Tidak Bisa Geleng Kanan Kiri dan Solusinya

Yasinta Rahmawati

Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:10 WIB
Penyebab Leher Kipas Angin Tidak Bisa Geleng Kanan Kiri dan Solusinya
Ilustrasi kipas angin. (Freepik/jcomp)
baca 10 detik
  • Kepala kipas angin macet tidak bisa bergerak karena kebiasaan memutar paksa saat menyala.
  • Komponen gearbox dan roda gigi plastik di dalam motor mengalami keausan serta kerusakan patah.
  • Tuas swing rusak akibat tekanan kuat sehingga kipas kehilangan fungsi rotasi kanan kiri.

Suara.com - Kipas angin yang tidak bisa bergerak ke kanan dan kiri tentu membuat sirkulasi udara menjadi kurang merata, apalagi saat cuaca sedang panas-panasnya.

Saat kipas angin macet, biasanya baling-baling masih berputar normal, tetapi bagian kepala atau leher kipas hanya mengarah ke satu posisi.

Lantas, apa penyebab leher kipas angin tidak bisa geleng kanan kiri dan solusinya?

Masalah tersebut umumnya berkaitan dengan mekanisme swing atau sistem penggerak rotasi pada bagian belakang motor kipas.

Untuk lebih lengkapnya, mari simak ulasan di bawah.

1. Kepala kipas sering diputar secara paksa

Salah satu penyebab leher kipas menjadi macet adalah kebiasaan mengubah arah kepala kipas dengan tangan ketika kipas sedang menyala. Gerakan tersebut dapat memberikan tekanan berlebih pada komponen penggerak rotasi.

"Tindakan menahan atau memutar paksa kepala kipas saat mesin sedang beroperasi adalah penyebab kematian utama fitur rotasi," dikutip dari laman Sanken.

Di dalam bagian belakang motor terdapat gearbox yang berisi roda gigi, umumnya berbahan plastik. Jika kepala kipas ditahan secara paksa, roda gigi dapat mengalami keausan hingga giginya rusak atau patah.

Solusi: Hindari mengarahkan kepala kipas dengan tangan ketika kipas sedang beroperasi. Gunakan tuas swing yang memang disediakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan gerakan kanan-kiri.

baca juga

2. Gearbox mengalami kerusakan

Gearbox merupakan salah satu komponen penting yang mengatur gerakan kepala kipas. Ketika roda gigi di dalamnya sudah aus atau patah, kipas dapat kehilangan kemampuan untuk bergerak ke kanan dan kiri.

Kondisi ini biasanya ditandai dengan baling-baling yang tetap berputar, tetapi kepala kipas tidak lagi melakukan gerakan swing.

Solusi: Jika gearbox rusak, komponen tersebut perlu diperiksa dan diganti. Sanken menjelaskan bahwa gearbox dapat dilepas dengan membuka penutup plastik bagian belakang dinamo menggunakan obeng, kemudian menggantinya dengan modul yang baru.

3. Tuas swing atau bagian dalamnya patah

Penyebab lainnya adalah tuas swing yang rusak. Tuas kecil di bagian atas kepala kipas terhubung dengan komponen di dalam gearbox. Jika terlalu sering ditekan atau ditarik dengan kuat, bagian tersebut dapat retak atau patah.

Laman Sanken menjelaskan bahwa ketika tuas patah, komponen tersebut tidak lagi dapat mengunci roda gigi penggerak rotasi ke poros dinamo. Akibatnya, kipas hanya bertahan pada satu posisi.

Solusi: Periksa kondisi tuas dan mekanisme penghubungnya. Jika terdapat bagian yang patah, penggantian komponen mungkin diperlukan.

4. Gearbox perlu diganti

Jika leher kipas sudah benar-benar macet dan komponen gearbox terbukti rusak, mengganti modul gearbox dapat menjadi solusi. Namun, sebelum membongkar kipas, pastikan steker sudah dicabut dari stopkontak.

Jika tidak yakin dengan cara membongkar bagian motor atau gearbox, sebaiknya gunakan jasa teknisi untuk menghindari kerusakan komponen lain.

Pada dasarnya, mengetahui penyebab leher kipas angin tidak bisa geleng kanan kiri dan solusinya dapat membantu menentukan apakah masalahnya berasal dari kebiasaan penggunaan, tuas swing, atau gearbox. Agar tidak mudah rusak, hindari memutar kepala kipas secara paksa dan gunakan mekanisme swing sesuai fungsinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Macet 12 Km di Ketapang Berlarut-larut! Pemerintah Diminta Rombak Total Sistem Penyeberangan

Macet 12 Km di Ketapang Berlarut-larut! Pemerintah Diminta Rombak Total Sistem Penyeberangan

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:35 WIB

5 Kipas Angin Terbaik untuk Ruangan Kecil, Ringkas dan Hemat Listrik

5 Kipas Angin Terbaik untuk Ruangan Kecil, Ringkas dan Hemat Listrik

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 15:10 WIB

Kipas Angin Gantung yang Bagus Merek Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Beserta Harganya

Kipas Angin Gantung yang Bagus Merek Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Beserta Harganya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:25 WIB

Pramono Ungkap Jurus Atasi Macet ke Wali Kota New York

Pramono Ungkap Jurus Atasi Macet ke Wali Kota New York

News | Senin, 21 September 2026 | 09:26 WIB

Terkini

Geser Agus Gumiwang Jadi Menperin, Sarmuji Buka Suara Soal Posisi Anggota DPR

Geser Agus Gumiwang Jadi Menperin, Sarmuji Buka Suara Soal Posisi Anggota DPR

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:11 WIB

Impresi Vespa Sprint 180 cc Diajak untuk Perjalanan Harian

Impresi Vespa Sprint 180 cc Diajak untuk Perjalanan Harian

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Ditanya Soal Prioritas Kemenko Barunya, Bahlil: Aku Baru Dilantik Sayang!

Ditanya Soal Prioritas Kemenko Barunya, Bahlil: Aku Baru Dilantik Sayang!

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Jabat Menteri Perindustrian, Sarmuji Akan Prioritaskan Industri Padat Karya

Jabat Menteri Perindustrian, Sarmuji Akan Prioritaskan Industri Padat Karya

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Konspirasi Gagalkan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026? Sederet Kasus Wasit Nasrullo Kabirov

Konspirasi Gagalkan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026? Sederet Kasus Wasit Nasrullo Kabirov

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Dicopot Purbaya 3 Bulan Lalu, Ini Kata-kata Luky Alfirman Usai Kembali ke Kemenkeu

Dicopot Purbaya 3 Bulan Lalu, Ini Kata-kata Luky Alfirman Usai Kembali ke Kemenkeu

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Gen Z dan Rasa Bersalah saat Rehat Sejenak: Jebakan Budaya Produktivitas?

Gen Z dan Rasa Bersalah saat Rehat Sejenak: Jebakan Budaya Produktivitas?

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:00 WIB

KISI Bidik Rp2 Triliun dari Obligasi hingga Akhir 2026

KISI Bidik Rp2 Triliun dari Obligasi hingga Akhir 2026

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:55 WIB

22 Tahun DPD RI, Sultan Najamudin Tegaskan Kerja Lembaga Harus Berdampak Bagi Daerah

22 Tahun DPD RI, Sultan Najamudin Tegaskan Kerja Lembaga Harus Berdampak Bagi Daerah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Bangladesh Nasrullo Kabirov: Skandal Qatar 2024

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Bangladesh Nasrullo Kabirov: Skandal Qatar 2024

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:52 WIB

×