1.467 Kebakaran Terjadi di Jakarta Sepanjang 2026, Korsleting Listrik Jadi Penyebab Utama

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:23 WIB
1.467 Kebakaran Terjadi di Jakarta Sepanjang 2026, Korsleting Listrik Jadi Penyebab Utama
Ilustrasi Korsleting Listrik Jadi Penyebab Utama Kebakaran di Jakarta. (Unsplash/@abdurrehman_gujjar)
baca 10 detik
  • Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara melaporkan 1.467 kasus kebakaran terjadi sepanjang Januari hingga September 2026.
  • Jakarta Barat mencatat wilayah terbanyak dengan 451 kejadian, sementara korsleting listrik mendominasi penyebab utama hingga 741 kasus.
  • Sebanyak 176 insiden berhasil dipadamkan secara mandiri oleh masyarakat sebelum api membesar dan meluas di berbagai kawasan.

Suara.com - Sebanyak 1.467 prahara kebakaran melanda wilayah Provinsi DKI Jakarta sepanjang sembilan bulan di tahun 2026.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, mengungkapkan bahwa lonjakan amukan api mulai merangsek naik tajam sejak pertengahan tahun.

"Tren kejadian mulai menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan sejak memasuki pertengahan tahun, dengan puncak tertinggi terjadi pada bulan Agustus sebanyak 250 peristiwa dan September sebanyak 241 peristiwa," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (12/10/2026).

Wilayah Jakarta Barat tercatat menjadi kawasan yang paling sering membara dibandingkan wilayah kota administrasi lainnya.

"Dari sebaran wilayah administrasi, Jakarta Barat menempati urutan teratas dengan 451 kejadian (30,74 persen), disusul Jakarta Timur dengan 360 kejadian (24,54 persen), dan Jakarta Selatan 294 kejadian (20,04 persen). Karakteristik kepadatan permukiman dan aktivitas usaha di wilayah-wilayah tersebut menuntut kewaspadaan ekstra dari seluruh pihak," jelas Bayu lagi.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, gangguan korsleting listrik dan kebiasaan membakar limbah sampah menjadi biang keladi utama di balik ribuan petaka tersebut.

"Korsleting listrik masih mendominasi pemicu kebakaran di ibu kota dengan 741 kasus atau lebih dari 50 persen dari total peristiwa. Selain itu, kebiasaan membakar sampah menjadi penyebab terbanyak kedua dengan 231 kejadian (15,75 persen). Kami kembali mengingatkan masyarakat agar bijak dalam memperbarui serta merawat instalasi listrik, serta menghentikan aktivitas pembakaran sampah sembarangan yang sangat berisiko merambat," kata Bayu.

Amukan si jago merah paling getol melalap kawasan permukiman padat hunian serta bangunan tempat usaha warga.

"Bangunan perumahan masih menjadi objek yang paling rentan terdampak, yakni mencapai 412 unit atau sekitar 28,08 persen, disusul bangunan umum dan perdagangan sebanyak 265 kejadian. Hal ini menunjukkan pentingnya kepemilikan alat pemadam api ringan (APAR) serta edukasi proteksi dini kebakaran di lingkungan tempat tinggal," terang Bayu.

baca juga

Kendati demikian, ketangkasan warga terbukti mampu menjinakkan kobaran api secara mandiri pada ratusan insiden sebelum meluas.

"Kami sangat mengapresiasi kesiapsiagaan warga, di mana tercatat 176 kejadian berhasil dipadamkan secara mandiri oleh masyarakat sebelum api membesar, terutama di Jakarta Barat dengan 85 penanganan warga. Partisipasi aktif seperti ini membuktikan bahwa pelatihan penanggulangan kebakaran berbasis masyarakat yang terus kami galakkan berjalan efektif di tingkat akar rumput," ucap Bayu.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun terus menggencarkan edukasi keselamatan agar masyarakat kian waspada terhadap segala potensi marabahaya api di lingkungan masing-masing. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar 4 Negara Tetangga Ikut Kena Getah Asap Karhutla Kalimantan

Daftar 4 Negara Tetangga Ikut Kena Getah Asap Karhutla Kalimantan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Viral Bule Brasil Ngos-ngosan Ajari Gubernur Sumsel Padamkan Kebakaran Hutan

Viral Bule Brasil Ngos-ngosan Ajari Gubernur Sumsel Padamkan Kebakaran Hutan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:48 WIB

Karhutla Makin Parah, Indonesia Digunjing Media Asing

Karhutla Makin Parah, Indonesia Digunjing Media Asing

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:16 WIB

Terkini

Inflasi YoY Tembus 3,28 Persen, Tito Karnavian Ingatkan Pemda Tingkatkan Upaya Pengendalian

Inflasi YoY Tembus 3,28 Persen, Tito Karnavian Ingatkan Pemda Tingkatkan Upaya Pengendalian

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Buntut Bentrok Bulungan, Pengembang Proyek di Jakarta Kena Semprit Wajib Sediakan Lahan Parkir

Buntut Bentrok Bulungan, Pengembang Proyek di Jakarta Kena Semprit Wajib Sediakan Lahan Parkir

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Apakah Kacamata Anti Radiasi Bisa Mencegah Mata Minus? Ini Jawabannya

Apakah Kacamata Anti Radiasi Bisa Mencegah Mata Minus? Ini Jawabannya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Teknologi Mikroalga Diklaim Serap Karbon Setara 110 Pohon, Bagaimana Cara Kerjanya?

Teknologi Mikroalga Diklaim Serap Karbon Setara 110 Pohon, Bagaimana Cara Kerjanya?

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Mahfud MD Sebut Wapres Gibran Mundur Bisa Jadi Pilihan Terhormat

Mahfud MD Sebut Wapres Gibran Mundur Bisa Jadi Pilihan Terhormat

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:14 WIB

DPD RI Kaltim Serap Aspirasi Mahasiswa untuk Revisi UU Pemilu 2029

DPD RI Kaltim Serap Aspirasi Mahasiswa untuk Revisi UU Pemilu 2029

Kaltim | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:13 WIB

Perbedaan Serum Avoskin Retinol vs Somethinc Encapsulated Retinol untuk Pemula, Simak di Sini

Perbedaan Serum Avoskin Retinol vs Somethinc Encapsulated Retinol untuk Pemula, Simak di Sini

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:11 WIB

Satu dari Lima Diagnosis Kanker Tergolong Langka, Akses ke Dokter Spesialis Jadi Tantangan

Satu dari Lima Diagnosis Kanker Tergolong Langka, Akses ke Dokter Spesialis Jadi Tantangan

Health | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Apakah Air Purifier Bisa Mendinginkan Ruangan? Ini Fungsi Sebenarnya

Apakah Air Purifier Bisa Mendinginkan Ruangan? Ini Fungsi Sebenarnya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Golkar, PKB dan PAN Kunci Dukungan ke Prabowo, Demokrat Cari Celah untuk AHY?

Golkar, PKB dan PAN Kunci Dukungan ke Prabowo, Demokrat Cari Celah untuk AHY?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:09 WIB

×