Kronologi Lengkap Serangan Bandara Riyadh: Siapa Pelaku Sebenarnya?

Cesar Uji Tawakal

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:41 WIB
Kronologi Lengkap Serangan Bandara Riyadh: Siapa Pelaku Sebenarnya?
Pertahanan udara Arab Saudi berhasil menembak jatuh dua drone Houthi yang mengincar wilayah Riyadh. (anadolu)
baca 10 detik
  • Bandara Internasional King Khalid di Arab Saudi diserang empat kali sejak 8 hingga 11 Oktober 2026.
  • Serangan tersebut menewaskan 13 orang, melukai 320 orang, serta menyebabkan penutupan total operasional bandara.
  • Kelompok Houthi mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut sebagai protes terhadap intervensi militer Saudi di Yaman.

Suara.com - Gelombang serangan udara melanda Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi.

Dalam rentang lima hari terakhir, pusat penerbangan utama Paman Sam dan sekutunya di kawasan Teluk ini setidaknya telah dihantam empat kali serangan mematikan.

Insiden terbaru yang terjadi pada Minggu malam (11/10/2026) menambah panjang daftar korban jiwa serta memicu tanda tanya besar mengenai peta kekuatan di balik aksi penyerangan ini.

Kronologi Serangan dari Kamis hingga Minggu

Eskalasi kekerasan di Bandara Riyadh menunjukkan situasi keamanan yang kian tak terkendali. Berdasarkan rincian kronologi, gelombang serangan bermula dari aksi pengeboman pada Kamis (8/10/2026) yang menewaskan tiga warga negara Arab Saudi, termasuk seorang pilot.

Situasi berubah menjadi peristiwa berdarah pada Sabtu (10/10/2026) ketika sebuah rudal menghantam fasilitas bandara, menewaskan 12 orang di tempat dan melukai lebih dari 300 orang.

Angka kematian akibat serangan Sabtu tersebut membengkak menjadi 13 orang setelah seorang warga negara India mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit akibat luka berat.

Belum sempat otoritas setempat mengonsolidasikan situasi, serangan susulan kembali terjadi pada Minggu malam (11/10/2026) sekitar pukul 20.30 waktu setempat.

Al Jazeera menyebutkan bahwa sebuah proyektil tak dikenal melesat dan menghantam Terminal 4 yang melayani penerbangan domestik.

baca juga

Hantaman proyektil tepat di samping pesawat terparkir memicu kobaran api di landasan pacu dan membuat para penumpang yang sedang taxiing terpaksa dievakuasi kembali ke gerbang.

Pada saat bersamaan, sistem pertahanan udara koalisi pimpinan Arab Saudi berhasil mengintersepsi dan menghancurkan satu rudal jelajah di sekitar kawasan bandara.

Korban Tewas dan Luka Terus Bertambah

Rangkaian insiden bertubi-tubi ini menelan korban jiwa dan luka yang sangat besar. Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) mengonfirmasi bahwa serangan pada Minggu (11/10/2026) menyebabkan satu warga negara Pakistan tewas dan 11 orang lainnya mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Jika diakumulasikan dari serangan Sabtu (10/10/2026) dan Minggu (11/10/2026), total korban mencapai 13 orang tewas dan 320 orang luka-luka.

Korban tewas mencakup warga lokal Arab Saudi serta warga negara asing asal Bangladesh, Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, Sudan, India, hingga Pakistan.

Rudal Houthi Serang Riyadh, Negara Arab Ramai-Ramai Bela Arab Saudi Desak DK PBB Bertindak [Istimewa]
Rudal Houthi Serang Riyadh, Negara Arab Ramai-Ramai Bela Arab Saudi Desak DK PBB Bertindak [Istimewa]

Houthi Mengaku Serang Bandara dan Fasilitas Aramco

Pertanyaan mengenai siapa aktor utama di balik aksi penyerangan ini mengarah pada kelompok Houthi atau Ansar Allah di Yaman.

Dikutip dari Sputnik Globe, juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, secara terbuka mengklaim bahwa pihaknya melancarkan tiga gelombang serangan sejak Jumat (9/10/2026) menggunakan kombinasi rudal balistik, rudal jelajah, dan armada drone.

Selain menargetkan Bandara Riyadh, Houthi mengklaim telah menyerang bandara di Dammam serta dua fasilitas vital milik perusahaan minyak raksasa Saudi Aramco.

Meskipun demikian, terdapat dinamika menarik pada serangan Minggu (11/10/2026). Kelompok Houthi tidak secara langsung mengajukan klaim tanggung jawab atas hantaman proyektil di Terminal 4 tersebut.

Namun, mereka merilis peringatan keras kepada seluruh maskapai penerbangan dan calon penumpang agar segera menghentikan penggunaan seluruh bandara di Arab Saudi.

Pihak Houthi menegaskan bahwa gempuran akan terus memburuk selama Riyadh tidak menghentikan campur tangan militernya dalam konflik internal di Yaman.

Dampak ke Penerbangan, Minyak Dunia hingga Konflik Regional

Dampak dari rangkaian gempuran ini merembet luas ke berbagai sektor penting. Efek langsung yang paling dirasakan adalah penutupan total operasional Bandara Internasional King Khalid sejak Sabtu (10/10/2026) demi pemeriksaan keamanan dan penilaian kerusakan.

Di ranah geopolitik, eskalasi ini memicu serangan udara balasan dari koalisi pimpinan Saudi yang menjatuhkan lebih dari 124 bom di kawasan Sanaa dan Saada.

Dampak global dari ketegangan ini turut mengancam stabilitas pasokan serta harga minyak dunia. Jalur pelayaran komersial di Selat Bab al-Mandeb, jalur krusial selain Selat Hormuz, kini berada dalam bahaya nyata akibat kontrol wilayah oleh Houthi.

Kondisi ini semakin memanas seiring pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mempertimbangkan intervensi langsung militer Amerika Serikat untuk membendung kekuatan Houthi, sebuah langkah yang dikhawatirkan dapat memicu penutupan total lalu lintas kapal tanker minyak di kawasan Teluk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rudal Houthi Mengincar Khamis Mushait Sebelum Mampu Menembus Pertahanan Udara Arab Saudi

Rudal Houthi Mengincar Khamis Mushait Sebelum Mampu Menembus Pertahanan Udara Arab Saudi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Jamaah Umrah Jadi Korban Serangan Rudal di Bandara Internasional King Khalid Riyadh Arab Saudi

Jamaah Umrah Jadi Korban Serangan Rudal di Bandara Internasional King Khalid Riyadh Arab Saudi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Serangan Houthi Hantam Bandara Riyadh Hingga Penumpang Panik Berlarian

Serangan Houthi Hantam Bandara Riyadh Hingga Penumpang Panik Berlarian

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:13 WIB

KBRI Riyadh Pastikan Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban Serangan Bandara King Khalid

KBRI Riyadh Pastikan Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban Serangan Bandara King Khalid

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Jet Tempur AS Lumpuhkan Kapal Kargo Misterius, Situasi Teluk Oman di Luar Kendali

Jet Tempur AS Lumpuhkan Kapal Kargo Misterius, Situasi Teluk Oman di Luar Kendali

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Terkini

Kronologi Lengkap Serangan Bandara Riyadh: Siapa Pelaku Sebenarnya?

Kronologi Lengkap Serangan Bandara Riyadh: Siapa Pelaku Sebenarnya?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:41 WIB

Mahfud MD: Peradaban Bernegara Dirusak Hanya Karena Meng-Gibran-kan Aturan

Mahfud MD: Peradaban Bernegara Dirusak Hanya Karena Meng-Gibran-kan Aturan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:41 WIB

Tak Hanya Bersihkan Wajah, Perlindungan dari Sinar UV Juga Penting untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Tak Hanya Bersihkan Wajah, Perlindungan dari Sinar UV Juga Penting untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:37 WIB

RI Punya 465 Juta Benih Lobster per Tahun, Pemerintah Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan

RI Punya 465 Juta Benih Lobster per Tahun, Pemerintah Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Bantah Selundupkan Pasal Demi Loloskan Gibran, Hasyim: PKPU Berlaku untuk Semua!

Bantah Selundupkan Pasal Demi Loloskan Gibran, Hasyim: PKPU Berlaku untuk Semua!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Blackout Batam, Sinyal Internet Ikut Lenyap di Tanjungpinang dan Bintan

Blackout Batam, Sinyal Internet Ikut Lenyap di Tanjungpinang dan Bintan

Batam | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Skin Booster untuk Apa? Ketahui Manfaat Treatment yang Bikin Wajah Glowing Natural Ini

Skin Booster untuk Apa? Ketahui Manfaat Treatment yang Bikin Wajah Glowing Natural Ini

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Air RO dan Kesehatan Tubuh, Apa yang Perlu Diketahui?

Air RO dan Kesehatan Tubuh, Apa yang Perlu Diketahui?

Health | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Manfaatkan Fitur Lifestyle BRImo: Diskon Ultra Voucher Tembus 40 Persen!

Manfaatkan Fitur Lifestyle BRImo: Diskon Ultra Voucher Tembus 40 Persen!

Bri | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:31 WIB

RI Kehilangan Potensi US$1 Miliar per Tahun Gegara Benih Lobster Diselundupkan

RI Kehilangan Potensi US$1 Miliar per Tahun Gegara Benih Lobster Diselundupkan

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:30 WIB

×