Kritik Militerisasi Ruang Sipil, Todung: Perbedaan Pendapat Disingkirkan atas Nama Komando

Muhamad Yasir

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:29 WIB
Kritik Militerisasi Ruang Sipil, Todung: Perbedaan Pendapat Disingkirkan atas Nama Komando
Pakar hukum Todung Mulya Lubis mengkritik doktrin komando militer yang dinilai kian merambah ranah kerja sipil.saat berdiskusi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (15/10/2026). [Suara.com/Alif]
baca 10 detik
  • Pakar hukum Todung Mulya Lubis mengkritik militerisasi yang telah merambah ke ranah sipil.
  • Doktrin komando militer dalam ranah sipil dikhawatirkan dapat mengikis budaya kritik serta mematikan inovasi negara.
  • Proses legislasi kilat dan pergantian Kapolri cepat dinilai menunjukkan rendahnya partisipasi publik dalam tata kelola.

Suara.com - Pakar hukum Todung Mulya Lubis mengkritik doktrin komando militer yang dinilai kian merambah ranah kerja sipil. Ia memperingatkan, pola pikir militarization of mind atau militerisasi cara berpikir dapat mengikis budaya kritik, mematikan inovasi, dan membahayakan tata kelola negara yang demokratis.

Menurut Todung, cara kerja sipil seharusnya membuka ruang bagi perbedaan pendapat, evaluasi, dan pembaruan gagasan.

Namun, doktrin komando yang diterapkan secara keliru justru mendorong kepatuhan satu arah dan membuat kritik dipandang sebagai ancaman.

"Saya kira memang militarization of mind itu membuat kita tunduk pada komando militer," katanya dalam diskusi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Todung menilai, budaya komando yang menempatkan instruksi atasan sebagai hal yang harus dipatuhi berisiko menumbuhkan sikap antikritik. Padahal, kritik diperlukan untuk menguji kebijakan sekaligus mendorong lahirnya inovasi dalam penyelenggaraan negara.

"Karena memang ada militerisasi, sikap antidemokratis, tidak visioner dan antikritik. Kalau anda mengkritik, anda dibilang antek asing," jelas Todung.

Ia mencontohkan persoalan tersebut melalui proses pengesahan undang-undang di parlemen yang dinilai kerap berlangsung kilat tanpa partisipasi publik yang memadai.

Proses legislasi yang minim pelibatan masyarakat, menurutnya, berisiko menjauhkan kebijakan dari kebutuhan warga.

Pendiri Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta itu juga menyoroti keputusan presiden terkait pergantian Kapolri yang disebutnya dapat berlangsung hanya dalam satu hari.

baca juga

Ia mempertanyakan kualitas keputusan strategis apabila proses pengambilan keputusan dilakukan terlalu cepat.

"Mau jadi dapat kualitas Kapolri seperti apa dengan mekanisme semacam ini? Kalau kita lihat pembuatan legislasi itu bisa dibuat satu hari, dua hari, tiga hari atau satu bulan. Hanya di Indonesia hal itu bisa dilakukan," ungkapnya.

Bagi Todung, persoalan tersebut menunjukkan perlunya perubahan mendasar dalam tata kelola negara. Tanpa pembenahan sistem, ruang bagi kritik dan partisipasi publik dikhawatirkan terus menyempit, sehingga semakin sulit melahirkan pemimpin dengan komitmen yang jelas.

"Kalau sistem ini tidak diubah, ya, memang agak sulit untuk bisa mencari pemimpin yang bisa punya komitmen yang jelas," pungkasnya.

Reporter: Alif Bintang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Kritik Bakom: Jangan Cuma Jadi Corong Pemerintah, Dengar Kritik Rakyat!

Pengamat Kritik Bakom: Jangan Cuma Jadi Corong Pemerintah, Dengar Kritik Rakyat!

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:38 WIB

Bukan Cuma Peradilan Militer, MK Juga Bakal Putuskan Uji Materiil UU Pemilu, Ciptaker, dan KUHP

Bukan Cuma Peradilan Militer, MK Juga Bakal Putuskan Uji Materiil UU Pemilu, Ciptaker, dan KUHP

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:58 WIB

Masyarakat Sipil Dorong Pemakzulan Gibran Usai Putusan MK, PKS Siap Jadi Jembatan Aspirasi

Masyarakat Sipil Dorong Pemakzulan Gibran Usai Putusan MK, PKS Siap Jadi Jembatan Aspirasi

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Terkini

JARR-PGUN Jadi Agunan Saham, Begini Alasan Analis Kenapa Bank Mandiri Tetap Berani Terima

JARR-PGUN Jadi Agunan Saham, Begini Alasan Analis Kenapa Bank Mandiri Tetap Berani Terima

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:26 WIB

Serangan Houthi Sasar Bandara Riyadh, Kemlu Gerak Cepat Lindungi WNI di Arab Saudi

Serangan Houthi Sasar Bandara Riyadh, Kemlu Gerak Cepat Lindungi WNI di Arab Saudi

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:26 WIB

5 Tahapan Acne Care, Karena Kulit Berjerawat Tak Cukup Diatasi dengan Skincare

5 Tahapan Acne Care, Karena Kulit Berjerawat Tak Cukup Diatasi dengan Skincare

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Punya Paspor Indonesia dan Berdarah Karawang, Diego Ananda Pitt Dipanggil Timnas Inggris

Punya Paspor Indonesia dan Berdarah Karawang, Diego Ananda Pitt Dipanggil Timnas Inggris

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Pansus Ijazah Gibran: Siapa yang Diuntungkan Jika Kursi Wapres Kosong?

Pansus Ijazah Gibran: Siapa yang Diuntungkan Jika Kursi Wapres Kosong?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Cushion Pixy untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini Pilihannya agar Warna Makeup Menyatu

Cushion Pixy untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini Pilihannya agar Warna Makeup Menyatu

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Mendagri Tegaskan Pengawalan Regulasi Daerah agar Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Pengawalan Regulasi Daerah agar Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:18 WIB

3 Rekomendasi Peeling Serum Terbaik In This Economy, Harga Murah Rp20 Ribuan

3 Rekomendasi Peeling Serum Terbaik In This Economy, Harga Murah Rp20 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Tak Ketemu Hayoung di The Trauma Code 2, Yuk Intip 5 Dramanya yang Lain!

Tak Ketemu Hayoung di The Trauma Code 2, Yuk Intip 5 Dramanya yang Lain!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:15 WIB

75 Persen Rakyat Stres, Sosiolog: Wajar, Pemimpinnya Ambil Kebijakan Tanpa Kajian!

75 Persen Rakyat Stres, Sosiolog: Wajar, Pemimpinnya Ambil Kebijakan Tanpa Kajian!

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:11 WIB

×