- PT PLN bersama Ditresnarkoba Polda Metro Jaya memutus aliran listrik ilegal di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Kamis (15/10/2026).
- Petugas mendapati sambungan kabel langsung tanpa meteran serta menemukan sabu, timbangan, dan senjata tajam di lokasi tersebut.
- Operasi melibatkan 210 personel gabungan dan menghasilkan penangkapan tujuh orang yang seluruhnya positif amfetamin.
Suara.com - PT PLN memutus aliran listrik ilegal di sebuah kontrakan yang diduga menjadi tempat aktivitas narkoba di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat. Pemutusan dilakukan setelah petugas menemukan sambungan kabel langsung dari tiang listrik utama tanpa meteran.
Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Ardyan Yudo Setyantono mengatakan, pemutusan dilakukan bersama petugas PLN saat polisi menggelar operasi penggerebekan pada Kamis (15/10/2026).
"Betul (ada pencurian listrik), bersama dengan PLN juga kita tadi (melakukan) pemutusan aliran listrik,” kata Ardyan.
Menurut Ardyan, petugas awalnya mencoba mematikan MCB. Namun, lampu dan pendingin ruangan di kontrakan tersebut tetap menyala. Setelah diperiksa, petugas menemukan kabel yang terhubung langsung dari tiang listrik utama ke kontrakan.
"Jadi, yang diduga-duga tempat sarang narkotika tersebut, dan memang dari hasil pengecekan PLN bahwa dia nyolong listrik," ujarnya.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tujuh orang. Hasil pemeriksaan urine menunjukkan ketujuhnya positif mengonsumsi amfetamin.
Polisi juga menemukan barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkoba, antara lain sabu dalam plastik klip kecil, timbangan, dan sejumlah senjata tajam.
Polisi menduga senjata tajam itu disiapkan untuk menyerang petugas. Namun, upaya tersebut disebut berhasil dicegah.
“Dugaan ada untuk melakukan penyerangan, akan tetapi kami untuk mencegahnya kami amankan,” ujarnya.
Sebanyak 210 personel gabungan dikerahkan dalam operasi tersebut. Ardyan mengatakan, polisi masih menemukan aktivitas penjualan narkoba meski kawasan Kampung Ambon telah beberapa kali dirazia dalam sepekan terakhir.