PBB Tak Punya Taring, Guru Besar UGM Desak Indonesia Turun Tangan Redam Konflik Yaman-Arab Saudi

Galih Prasetyo, Hiskia Andika Weadcaksana

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:54 WIB
PBB Tak Punya Taring, Guru Besar UGM Desak Indonesia Turun Tangan Redam Konflik Yaman-Arab Saudi
Pemberontak Houthi berhasil menguasai Pelabuhan Mocha dan mengancam ekspor minyak Arab Saudi. (CNA)
baca 10 detik
  • Guru Besar UGM Siti Muti'ah Setiawati menyatakan PBB gagal menghentikan kekerasan dan pelanggaran hukum internasional di Timur Tengah.
  • Siti mendesak Indonesia memanfaatkan posisinya di OKI untuk segera menginisiasi sidang darurat demi mendamaikan konflik kawasan tersebut.
  • Pemerintah Indonesia diminta meninggalkan sikap pasif dan aktif berdiplomasi mewujudkan perdamaian dunia tanpa masuk aliansi militer.

Suara.com - Guru Besar Bidang Geopolitik Timur Tengah Universitas Gadjah Mada (UGM), Siti Muti'ah Setiawati, menyoroti kegagalan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam menjamin kepatuhan hukum Internasional maupun menghentikan kekerasan di kawasan Timur Tengah.

Ketidakmampuan lembaga global dalam menghentikan aksi saling serang antarnegara itu, menuntut Indonesia sebagai negara berpopulasi Muslim terbesar untuk menghentikan sikap pasif dan mengambil alih inisiatif diplomasi kawasan.

"Siapa yang mau menghukum, siapa yang mau mengendalikan, atau siapa yang mau menegur terhadap pelanggaran itu? Karena PBB sendiri sudah seperti tidak berdaya," kata Siti, Sabtu (17/10/2026).

Menurut dia, ketiadaan taji dari lembaga internasional membuat pelanggaran kedaulatan terus berulang tanpa adanya mekanisme penegakan hukum yang memadai.

Laporan gambar dan rekaman asap yang membumbung dari fasilitas-fasilitas di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh setelah serangan rudal balistik [Ist]
Laporan gambar dan rekaman asap yang membumbung dari fasilitas-fasilitas di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh setelah serangan rudal balistik [Ist]

Kondisi geopolitik ini kian rumit akibat dinamika aliansi strategis serta kalkulasi ekonomi-politik negara-negara besar, termasuk keterbatasan respons Amerika Serikat dalam melindungi Arab Saudi meskipun kedua negara terikat kerja sama ekonomi dan persenjataan yang erat.

Siti mendesak Pemerintah Indonesia untuk memanfaatkan posisi strategisnya di Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) guna menginisiasi langkah konkret penghentian pertikaian.

Sebagai anggota yang memiliki hubungan baik dengan seluruh pihak berkonflik, Indonesia dinilai berada pada posisi ideal untuk menjadi penengah yang netral tanpa harus condong pada salah satu kubu.

"Kita yang mayoritas beragama Islam dan anggota OKI, keduanya juga anggota OKI. Makanya, kita harus aktif mendamaikan. Kita mendesak OKI untuk melaksanakan atau menyelenggarakan sidang darurat untuk mengatasi masalah Yaman dan Arab Saudi," tegasnya.

Langkah diplomasi aktif ini, kata Siti, sekaligus menjadi koreksi atas kecenderungan pemaknaan politik luar negeri Indonesia yang sering kali terjebak dalam prasangka netralitas pasif atau sekadar menyampaikan keprihatinan tanpa tindakan nyata.

baca juga

Menurut Siti, sikap independen dalam berdiplomasi harus dipertahankan Indonesia dengan menolak segala bentuk ajaran bergabung ke dalam aliansi militer tertentu. Termasuk untuk berani mengambil sikap tegas dalam menciptakan ketertiban dunia.

"Berada di tengah itu bukan berarti netral, tetapi kita tetap terus aktif untuk berjuang mewujudkan perdamaian internasional, ikut melaksanakan ketertiban dunia, kemudian menghapuskan penjajahan di muka bumi," ungkapnya.

Pemerintah Indonesia diminta tidak lagi berdiam diri di tengah kelumpuhan tata kelola global. Optimalisasi forum multilateral seperti OKI merupakan ujian nyata bagi konsistensi diplomasi bebas aktif Indonesia dalam menghentikan pertumpahan darah di kawasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timur Tengah Memanas, Timnas Indonesia Terancam Batal Lawan Yordania?

Timur Tengah Memanas, Timnas Indonesia Terancam Batal Lawan Yordania?

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Houthi Hantam Arab Saudi, Harga Minyak Dunia dan Penerbangan Umrah dalam Ancaman

Houthi Hantam Arab Saudi, Harga Minyak Dunia dan Penerbangan Umrah dalam Ancaman

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Jelang Piala Asia, Indonesia Lakoni 2 Laga Uji Coba Lawan Tim Timur Tengah

Jelang Piala Asia, Indonesia Lakoni 2 Laga Uji Coba Lawan Tim Timur Tengah

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Piala Asia 2027 Dihantui Teror, Arab Saudi Buka Suara soal Nasib Turnamen

Piala Asia 2027 Dihantui Teror, Arab Saudi Buka Suara soal Nasib Turnamen

Bola | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Guru Besar UGM soal Karhutla: Jujur Saja, Kita Tak Mampu Tangani Sendiri!

Guru Besar UGM soal Karhutla: Jujur Saja, Kita Tak Mampu Tangani Sendiri!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Perang Dekat Arab Saudi Pecah, Houthi Rudal Istana Presiden Yaman

Perang Dekat Arab Saudi Pecah, Houthi Rudal Istana Presiden Yaman

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Terkini

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran Kondusif Saat Penerapan Ganjil Genap Pengisian BBM di Bali

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran Kondusif Saat Penerapan Ganjil Genap Pengisian BBM di Bali

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:47 WIB

IHSG Era Prabowo Ambruk 11,6%, Membayangi Kejatuhan Saham di Zaman Soeharto

IHSG Era Prabowo Ambruk 11,6%, Membayangi Kejatuhan Saham di Zaman Soeharto

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Pembangunan Gazebo Picu Konflik di Coatesville Kota Wisata, Warga Mengeluh Nilai Properti Anjlok

Pembangunan Gazebo Picu Konflik di Coatesville Kota Wisata, Warga Mengeluh Nilai Properti Anjlok

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Persita vs Persija Jakarta Malam Ini: Mantan Siap Bikin Macan Kemayoran Terluka

Persita vs Persija Jakarta Malam Ini: Mantan Siap Bikin Macan Kemayoran Terluka

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:23 WIB

Polisi Mulai Masuk ke Masjid-masjid Lewat Program Subuh Keliling

Polisi Mulai Masuk ke Masjid-masjid Lewat Program Subuh Keliling

Bekaci | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Bukan Sekadar Cari Cuan, BRILINKERS Semarang A.Yani Perkuat Solidaritas dan Berbagi Peluang Usaha

Bukan Sekadar Cari Cuan, BRILINKERS Semarang A.Yani Perkuat Solidaritas dan Berbagi Peluang Usaha

Jawa Tengah | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Gods With Badges: Game Taktis di Mana Kamera Polisi Menentukan Nasibmu!

Gods With Badges: Game Taktis di Mana Kamera Polisi Menentukan Nasibmu!

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah

Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Motor Cruiser Murah Harley-Davidson Siap Meluncur: Intip Desain, Spesifikasi, dan Bocoran Harganya

Motor Cruiser Murah Harley-Davidson Siap Meluncur: Intip Desain, Spesifikasi, dan Bocoran Harganya

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:01 WIB

×