Amnesty Soroti Cara Prabowo Merespons Kritik, Aktivis Disebut Antek Asing hingga Teroris

Bella, Lilis Varwati

Senin, 19 Oktober 2026 | 17:29 WIB
Amnesty Soroti Cara Prabowo Merespons Kritik, Aktivis Disebut Antek Asing hingga Teroris
Presiden Prabowo Subianto (instagram/prabowo)
baca 10 detik
  • Amnesty International Indonesia menyatakan pemerintahan Prabowo sering menggunakan retorika permisif yang menormalisasi masalah.
  • Direktur Usman Hamid menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin, 19 Oktober 2026.
  • Hasilnya, pemerintah dinilai sering melabeli aktivis secara negatif, menyangkal fakta, serta menghapus ratusan konten digital.

Suara.com - Amnesty International Indonesia menyebut pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kerap menggunakan gaya komunikasi retorika permisif selama dua tahun berkuasa.

Retorika permisif merupakan gaya komunikasi yang membiarkan atau menormalisasi pernyataan maupun tindakan bermasalah, termasuk dengan melabeli kritik sebagai ancaman, menyangkal persoalan, atau menggunakan narasi yang tidak sejalan dengan kondisi di lapangan.

Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid mengatakan, pola tersebut terlihat dari pernyataan Presiden yang berulang kali menyudutkan aktivis dan warga yang menyampaikan kritik dengan berbagai label negatif.

“Pernyataan-pernyataan, terutama Presiden, mengulang-ulang terus pernyataan yang mengkambinghitamkan para aktivis, suara-suara kritis dari warga masyarakat dengan label antek asing, londo ireng, ndasmu, makar, teroris,” kata Usman dalam konferensi pers rapor dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Senin (19/10/2026).

Usman juga menyoroti pernyataan Presiden yang mengklaim kebakaran hutan dan lahan (karhutla) turun drastis. Sementara itu, menurut dia, kondisi di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan masih menunjukkan kebakaran yang mengkhawatirkan.

Menurut Usman, pola komunikasi serupa juga terlihat pada sejumlah pejabat pemerintah. Ia menuding Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan menyangkal fakta pelanggaran HAM, sementara Menteri Kebudayaan menyangkal terjadinya perkosaan massal pada 1998.

Ia turut mengkritik klaim Menteri Agama mengenai tingkat kerukunan yang tertinggi dengan menyoroti kasus-kasus pelanggaran kebebasan beragama. Usman menyebut Setara Institute mencatat 221 kasus pada 2025, termasuk penolakan gereja di Surabaya dan GKPI di Tangerang.

Selain pernyataan pejabat, Usman menyinggung tindakan Kementerian Komunikasi dan Digital yang disebutnya menghapus ratusan konten terkait peristiwa Agustus. Ia menyebut Menteri Komunikasi dan Digital mengakui adanya takedown terhadap 486 konten.

Usman juga menyoroti penghapusan video kekerasan yang merenggut nyawa pedagang kaca bernama Bambang Setiawan. Menurut dia, penghapusan konten tersebut menjadi bagian dari persoalan komunikasi dan penanganan informasi oleh pemerintah.

baca juga

Kritik lainnya diarahkan kepada Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BAKOM), yang menurut Usman menyampaikan pernyataan tidak pantas saat menanggapi kritik warga di Malaysia dan Singapura terkait asap lintas batas.

“Ketika dikritik oleh sejumlah warga di Malaysia, di Singapura, itu mengatakan bahwa kami tidak hanya mengirimkan asap tapi juga ketika tidak ada asap kami mengirimkan oksigen,” kata Usman.

Ia menilai pernyataan tersebut menunjukkan sikap arogan sekaligus ketidakmampuan pejabat dalam merespons kritik secara tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Konferensi Republik Beri Rapor Merah: Pemerintah Inkompeten!

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Konferensi Republik Beri Rapor Merah: Pemerintah Inkompeten!

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Tak Penuhi Panggilan KPK, Nusron Wahid Diduga Pergi ke Malaysia Tanpa Izin Presiden

Tak Penuhi Panggilan KPK, Nusron Wahid Diduga Pergi ke Malaysia Tanpa Izin Presiden

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:16 WIB

Bahaya Karhutla Mengintai, Prabowo Panggil Menko Polkam hingga Mendagri ke Istana

Bahaya Karhutla Mengintai, Prabowo Panggil Menko Polkam hingga Mendagri ke Istana

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:21 WIB

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla, Siapa Saja yang Hadir?

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla, Siapa Saja yang Hadir?

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:42 WIB

Setop Impor Beras: Prestasi Nyata atau Beban Baru?

Setop Impor Beras: Prestasi Nyata atau Beban Baru?

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Survei: Mayoritas Publik Setuju Prabowo Rombak Kabinet

Survei: Mayoritas Publik Setuju Prabowo Rombak Kabinet

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Prabowo Didukung Hampir Semua Partai di DPR, Pengamat Ingatkan Pentingnya Kontrol Publik

Prabowo Didukung Hampir Semua Partai di DPR, Pengamat Ingatkan Pentingnya Kontrol Publik

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:42 WIB

Prabowo Sambut Sekjen PBB Antnio Guterres di Hambalang

Prabowo Sambut Sekjen PBB Antnio Guterres di Hambalang

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Vladimir Putin Kirim Ucapan Selamat Ultah untuk Presiden Prabowo, Singgung Soal Komitmen

Vladimir Putin Kirim Ucapan Selamat Ultah untuk Presiden Prabowo, Singgung Soal Komitmen

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Bakom Bantah Tak Ada Pesta, Media Rusia Sebut Ada Perayaan Ultah Presiden Prabowo

Bakom Bantah Tak Ada Pesta, Media Rusia Sebut Ada Perayaan Ultah Presiden Prabowo

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Terkini

Mental Juang Kiandra Ramadhipa Pastikan Podium Kedua di Misano

Mental Juang Kiandra Ramadhipa Pastikan Podium Kedua di Misano

Otomotif | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Karyawati SPPG Palembang Laporkan Atasan ke Polda Sumsel, Dugaan Pelecehan Diusut

Karyawati SPPG Palembang Laporkan Atasan ke Polda Sumsel, Dugaan Pelecehan Diusut

Sumsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:24 WIB

Beri Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran, Bivitri Susanti: Ikan Busuk dari Kepala

Beri Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran, Bivitri Susanti: Ikan Busuk dari Kepala

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Indonesia Masuk Nominasi Grassroots dari AFC, Bukti Majunya Pembinaan Lokal

Indonesia Masuk Nominasi Grassroots dari AFC, Bukti Majunya Pembinaan Lokal

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Mau Ikut Asiang Run 2026 Lebih Murah? Begini Cara Dapat Tiket Diskon di BRImo!

Mau Ikut Asiang Run 2026 Lebih Murah? Begini Cara Dapat Tiket Diskon di BRImo!

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Polisi Tembak Polisi, Pengacara Sebut Pelaku Kerap Dibully Teman Seangkatan Korban

Polisi Tembak Polisi, Pengacara Sebut Pelaku Kerap Dibully Teman Seangkatan Korban

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Kenapa Zodiak Scorpio Suka Silent Treatment? Ini 6 Cara Meluluhkan Hatinya

Kenapa Zodiak Scorpio Suka Silent Treatment? Ini 6 Cara Meluluhkan Hatinya

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Merek Jepang Kuasai Penjualan Mobil Hybrid di Indonesia September 2026

Merek Jepang Kuasai Penjualan Mobil Hybrid di Indonesia September 2026

Otomotif | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Torehkan Sejarah, Rosatom dan Indonesia Sepakati Ekspor Listrik Nuklir Terapung Perdana di Dunia

Torehkan Sejarah, Rosatom dan Indonesia Sepakati Ekspor Listrik Nuklir Terapung Perdana di Dunia

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:14 WIB

Isu MSCI Guncang Bursa, Bos OJK hingga Menteri Ekonomi Kompak Merapat ke Istana

Isu MSCI Guncang Bursa, Bos OJK hingga Menteri Ekonomi Kompak Merapat ke Istana

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:11 WIB

×