Siasat Pramono Atasi Potensi Krisis Kuburan di Jakarta: dari Relokasi Warga hingga Cari Lahan Baru

Bella, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:18 WIB
Siasat Pramono Atasi Potensi Krisis Kuburan di Jakarta: dari Relokasi Warga hingga Cari Lahan Baru
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (16/10/2026). [Suara.com/Adiyoga]
baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons ancaman krisis liang lahat yang diperkirakan terjadi sebelum pertengahan 2027.
  • Pemerintah daerah menata ulang area TPU di ibu kota yang beralih fungsi menjadi permukiman warga untuk membuka petak makam baru.
  • DPRD DKI Jakarta sebelumnya mengungkapkan 69 dari 80 TPU telah penuh dan mendesak eksekutif segera menyediakan lahan pemakaman baru.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara merespons ancaman krisis liang lahat di ibu kota yang diproyeksikan bakal terjadi sebelum pertengahan 2027.

Saat ditemui di Balai Kota pada Selasa (20/10/2026), Pramono mengungkapkan bahwa pemerintah daerah kini tengah menata kembali area tempat pemakaman umum (TPU) yang beralih fungsi menjadi permukiman warga demi membuka petak makam baru.

"Pemerintah DKI Jakarta sekarang ini sedang berupaya menata masyarakat yang tinggal di taman pemakaman umum, yang sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk makam-makam baru," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa relokasi warga dari area pemakaman sejatinya telah dilakukan di sejumlah titik pemakaman di ibu kota.

"Di beberapa tempat, sudah kami lakukan dan termasuk yang ada di Menteng Pulo, Menteng Atas. Kemudian kami pindahkan ke Jagakarsa dan sebagainya," lanjut Pramono.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga telah menyiapkan rencana penyediaan lahan yang lebih luas untuk pemakaman baru.

Peringatan mengenai krisis liang kubur ini sebelumnya mencuat setelah sejumlah fraksi di DPRD DKI Jakarta membeberkan kondisi darurat kapasitas pemakaman dalam rapat pemandangan umum terhadap Raperda APBD 2027 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (19/10/2026).

Fraksi Partai Demokrat-Perindo melalui juru bicaranya, Lazarus Simon Ishak, mengungkapkan bahwa mayoritas TPU di Jakarta kini telah mencapai titik jenuh.

"Dari 80 TPU di Jakarta, 69 sudah penuh dan hanya melayani makam tumpang. Dengan rata-rata 100 pemakaman setiap hari, petak makam yang siap pakai diperkirakan hanya cukup sekitar sembilan bulan, atau habis sebelum pertengahan 2027," kata Lazarus Simon Ishak saat membacakan pandangan fraksi.

baca juga

DPRD juga menyoroti tidak adanya alokasi belanja tanah pemakaman dalam dokumen Raperda APBD 2027 sehingga mendesak pihak eksekutif segera mengambil langkah preventif.

Melalui relokasi warga yang bermukim di kawasan pemakaman serta perencanaan penyediaan lahan baru untuk jangka panjang, Pemprov DKI Jakarta berupaya menjamin hak warga untuk mendapatkan tempat pemakaman yang layak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Jakarta Barometer Nasional, Wakil Ketua KPK Juluki Pramono 'Presiden Kecil'

Sebut Jakarta Barometer Nasional, Wakil Ketua KPK Juluki Pramono 'Presiden Kecil'

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Gaji ASN Mau Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Sikap Pramono Anung

Gaji ASN Mau Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Sikap Pramono Anung

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Greenpeace Pasang Spanduk Kritik di Bundaran HI, Pramono Wanti-wanti Ketertiban Jakarta

Greenpeace Pasang Spanduk Kritik di Bundaran HI, Pramono Wanti-wanti Ketertiban Jakarta

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Gubernur Jakarta Tak Marah Greenpeace Bentangkan Spanduk Kritik Prabowo-Gibran di Bundaran HI

Gubernur Jakarta Tak Marah Greenpeace Bentangkan Spanduk Kritik Prabowo-Gibran di Bundaran HI

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:21 WIB

Tak Cukup Cabut KJP, DPRD DKI Usul Bansos Seluruh Keluarga Pelaku Tawuran Disetop

Tak Cukup Cabut KJP, DPRD DKI Usul Bansos Seluruh Keluarga Pelaku Tawuran Disetop

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:53 WIB

Jakarta Darurat Liang Lahat, Makam di Ibu Kota Tersisa 9 Bulan Lagi

Jakarta Darurat Liang Lahat, Makam di Ibu Kota Tersisa 9 Bulan Lagi

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Jakarta Naik Dua Tingkat, Kini Masuk 15 Kota dengan Transportasi Terbaik Dunia

Jakarta Naik Dua Tingkat, Kini Masuk 15 Kota dengan Transportasi Terbaik Dunia

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Duka Mendalam Marsha Aruan: Sang Ibunda Berpulang, Kini Jadi Yatim Piatu

Duka Mendalam Marsha Aruan: Sang Ibunda Berpulang, Kini Jadi Yatim Piatu

Entertainment | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Jakarta Timur Kini Punya Dua 'Penampung Banjir' Raksasa

Jakarta Timur Kini Punya Dua 'Penampung Banjir' Raksasa

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:39 WIB

Pramono Soroti Truk Besar Kerap Tabrak Separator Transjakarta, Minta Sopir Patuh Aturan

Pramono Soroti Truk Besar Kerap Tabrak Separator Transjakarta, Minta Sopir Patuh Aturan

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Terkini

Apa Motif Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel?

Apa Motif Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel?

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:15 WIB

4 Hydrating Micellar Water, Andalan Kulit Kering dan Sensitif Tanpa Ketarik

4 Hydrating Micellar Water, Andalan Kulit Kering dan Sensitif Tanpa Ketarik

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Buntut Ancaman MSCI, CFA Society Soroti Integritas Pasar Modal RI

Buntut Ancaman MSCI, CFA Society Soroti Integritas Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:13 WIB

PBB, PPP, dan Partai Elang Gugat UU Pemilu ke MK, Minta Suara Partai Kecil Tetap Dihitung

PBB, PPP, dan Partai Elang Gugat UU Pemilu ke MK, Minta Suara Partai Kecil Tetap Dihitung

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Krisis Air Bersih Meluas di 12 Kecamatan Cianjur

Krisis Air Bersih Meluas di 12 Kecamatan Cianjur

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Kepala Dinas di Lebong Ditahan Usai Diduga Cabuli Siswi SMK yang Sedang PKL

Kepala Dinas di Lebong Ditahan Usai Diduga Cabuli Siswi SMK yang Sedang PKL

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Pupuk Indonesia Transformasi Tata Kelola Pupuk demi Petani

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Pupuk Indonesia Transformasi Tata Kelola Pupuk demi Petani

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:07 WIB

BBRI Siap Buyback Saham Hingga Akhir 2026, Target Harga Rp4.050

BBRI Siap Buyback Saham Hingga Akhir 2026, Target Harga Rp4.050

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:05 WIB

BGN Nonaktifkan Kepala SPPG dan Korwil Purwakarta Usai Terlibat Perkelahian

BGN Nonaktifkan Kepala SPPG dan Korwil Purwakarta Usai Terlibat Perkelahian

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:05 WIB

3 Bedak Padat SPF 50 di Bawah Rp100 Ribu, Praktis Bantu Kulit Halau Sinar UV

3 Bedak Padat SPF 50 di Bawah Rp100 Ribu, Praktis Bantu Kulit Halau Sinar UV

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:05 WIB

×