9 Fakta Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel, Bharada Andika Jadi Tersangka

Ruth Meliana

Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:12 WIB
9 Fakta Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel, Bharada Andika Jadi Tersangka
Kolase foto Bhayangkara Satu Laurentius Valdo Fernandez Lawai (kiri) dan Bharada Andika Rahmadani (kanan). [Suara.com/Istimewa)
baca 10 detik
  • Bharada Andika Rahmadani menembak seniornya, Bharatu Laurentius Valdo, hingga tewas di Mako Polairud pada 16 Oktober 2026.
  • Pelaku yang menyerahkan diri setelah kejadian kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Polda Metro Jaya.
  • Penyelidikan kasus ini mencakup pendalaman motif perundungan, pemeriksaan kejiwaan tersangka, serta evaluasi pengawasan senjata api kepolisian.

Asal-usul senjata masih didalami penyidik. Barang bukti yang diamankan meliputi selongsong, senjata tajam, dan barang pribadi.

5. Dugaan Motif

Laporan awal menyebut persoalan pribadi. Andika merasa sering disalahkan dan mengalami perundungan. Keterangan penyidik yang disampaikan kuasa hukum keluarga korban menyebut pelaku melampiaskan kemarahan karena teman-teman seangkatan korban sering membullynya, bukan korban sendiri yang melakukan bullying secara langsung. Motif pasti masih digali.

6. Andika Menyerahkan Diri

Usai kejadian, Andika menyerahkan diri ke Unit Provos Ditpoludara. Personel piket mengamankannya dan meminta keterangan awal sebelum proses hukum dilanjutkan.

7. Status Tersangka dan Penahanan

Polda Metro Jaya menetapkan Bharada Andika Rahmadani sebagai tersangka dugaan pembunuhan (termasuk indikasi berencana). Ia ditahan di Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Penyidikan dilakukan secara profesional, objektif, dan akuntabel.

8. Pemeriksaan Psikologis dan Proses Etik

Selain proses pidana, Andika menjalani pemeriksaan kejiwaan/psikologis untuk mendalami kondisi mental saat kejadian. Proses etik internal juga berjalan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan pemeriksaan kejiwaan membutuhkan waktu.

baca juga

9. Respons Pejabat dan Sorotan Publik

Menko Polkam Dudung Abdurachman menekankan pengendalian emosi dan evaluasi rekrutmen serta pembinaan. Kompolnas akan berkoordinasi untuk memastikan objektivitas penyidikan. Anggota Komisi III DPR meminta pengusutan tuntas dan antisipasi perundungan.

Pengacara keluarga korban, Petrus Bala Pattyona, mendesak pengusutan menyeluruh, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain karena banyaknya luka, serta mempertanyakan pengawasan senjata. Pengamat kepolisian menyoroti kultur organisasi dan evaluasi psikologis personel.

Kasus polisi tembak polisi menjadi pengingat pentingnya pengawasan senjata api, penanganan masalah interpersonal, serta pembinaan mental di lingkungan kepolisian. Penyidik terus mendalami fakta agar proses hukum berjalan adil dan transparan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Bharada Andika, Tersangka Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel

Profil Bharada Andika, Tersangka Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kronologi Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel

Kronologi Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:31 WIB

Tembak Mati Senior di Markas Polisi, Kondisi Kejiwaan Bharada Andika Didalami Psikiater

Tembak Mati Senior di Markas Polisi, Kondisi Kejiwaan Bharada Andika Didalami Psikiater

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:15 WIB

Terkini

Harga iQOO Pad Ultra dan iQOO Pad Pro: Tablet Gaming Monster Berlayar 165Hz dan Berpendingin Kipas

Harga iQOO Pad Ultra dan iQOO Pad Pro: Tablet Gaming Monster Berlayar 165Hz dan Berpendingin Kipas

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:13 WIB

9 Fakta Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel, Bharada Andika Jadi Tersangka

9 Fakta Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel, Bharada Andika Jadi Tersangka

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Gagasan Batik-Style Diplomacy: Saatnya Indonesia Bawa Resolusi Konflik Baru ke PBB

Gagasan Batik-Style Diplomacy: Saatnya Indonesia Bawa Resolusi Konflik Baru ke PBB

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Comeback dengan Birthday Wish, NMIXX Maknai Pertemuan Pertama Penuh Harapan

Comeback dengan Birthday Wish, NMIXX Maknai Pertemuan Pertama Penuh Harapan

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:10 WIB

3 Smartwatch Suunto Terbaik untuk Lari, GPS Akurat dan Fitur Komplet

3 Smartwatch Suunto Terbaik untuk Lari, GPS Akurat dan Fitur Komplet

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Tolito Aguirre Meriahkan Superstar Series Vol. 3, Ada Diskon Tiket Rp100.000 via BRImo

Tolito Aguirre Meriahkan Superstar Series Vol. 3, Ada Diskon Tiket Rp100.000 via BRImo

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Langit Palembang Sempat Cerah, Kabut Asap Kembali Pekat, BMKG Ungkap Faktor Pemicu

Langit Palembang Sempat Cerah, Kabut Asap Kembali Pekat, BMKG Ungkap Faktor Pemicu

Sumsel | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Mediasi Sengketa Lahan di Gunung Sindur, PT SIR Ajukan Tuntutan Ganti Rugi ke Natura City

Mediasi Sengketa Lahan di Gunung Sindur, PT SIR Ajukan Tuntutan Ganti Rugi ke Natura City

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Soal Kondisi WNI di Prancis, Menlu Terus Pantau Situasi Eropa

Soal Kondisi WNI di Prancis, Menlu Terus Pantau Situasi Eropa

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Ikut Demo Paris, Seorang Koki Divonis 8 Bulan Penjara Usai Ketahuan Lempar Bom Molotov

Ikut Demo Paris, Seorang Koki Divonis 8 Bulan Penjara Usai Ketahuan Lempar Bom Molotov

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:03 WIB

×