Respons 2 Tahun Prabowo-Gibran, Politisi PDIP Singgung Gelombang Protes hingga Asap Karhutla

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:57 WIB
Respons 2 Tahun Prabowo-Gibran, Politisi PDIP Singgung Gelombang Protes hingga Asap Karhutla
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Komarudin Watubun. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Politisi PDIP Komarudin Watubun menyerahkan evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran kepada penilaian masyarakat.
  • Unjuk rasa mahasiswa dan pemuda di Jakarta mencerminkan keresahan publik terhadap kinerja pemerintah selama dua tahun terakhir.
  • Komarudin menyoroti masalah lingkungan seperti asap kebakaran hutan serta penurunan ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat daerah.

Suara.com - Dua tahun perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendulang sorotan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa dan pemuda di Bundaran HI hingga Tugu Tani, Jakarta.

Menanggapi refleksi dua tahun kepemimpinan nasional tersebut, Ketua DPP PDI Perjuangan Komarudin Watubun memilih untuk menyerahkan penilaian sepenuhnya kepada masyarakat.

Menurutnya, situasi dan kondisi hari ini sudah mengekspresikan pandangan publik secara nyata.

Ilustrasi Kebakaran Hutan (Pexels/K)
Ilustrasi Kebakaran Hutan (Pexels/K)

"Ya, penilaian itu sudah terekspresi lewat demo-demo di ribut-ribut di mana-mana, jadi saya tidak usah komentar. Anda bisa lihat sendiri, kan? Dan termasuk kau sendiri merasakan apa yang ada hari ini. Itu yang penting," ujar Komarudin di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Komarudin menuturkan bahwa sebagai politisi di luar pemerintahan, pernyataan atau kritik yang dilontarkannya kerap dicap sarat kepentingan oposisi.

Oleh karena itu, ia enggan banyak berkomentar dan menyerahkan evaluasi kinerja pemerintah kepada rakyat yang merasakan dampaknya secara langsung.

"Kalau saya ini politisi, apalagi orang di luar pemerintah, kalau saya ngomong pasti bilang, 'Oh itu karena oposisi, jadi ngomongnya begitu.' Jadi biarlah rakyat yang menilai sendiri," tuturnya.

Ketika ditanya mengenai kegelisahan di tengah masyarakat, legislator asal Papua ini mencontohkan persoalan lingkungan seperti bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang menurutnya kerap berulang tanpa antisipasi matang dari negara.

"Tidak gelisah bagaimana? Sekarang saya kemarin ke Ambon tidak bisa mendarat karena asap dari Kalimantan masih penuh di sana. Padahal itu setiap tahun peristiwa seperti begitu, masa negara tidak punya antisipasi mengatasi hal-hal itu?" kata Komarudin.

baca juga

Selain masalah lingkungan, ia juga menyinggung dampak penurunan ekonomi yang dirasakan secara riil oleh masyarakat luas di daerah.

"Iya pasti, kalau itu semua orang merasakan. Tuh kan penerbangan juga semakin berkurang, itu pasti ada dampaknya. Tapi sekali lagi kalau saya ngomong pasti dibilang, ngomong apa pun pasti kita di luar pemerintahan... biarlah rakyat sendiri yang menilai," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hutan Terbakar, Korporasi Harus Diusut, Pemerintah Jangan Berkelit

Hutan Terbakar, Korporasi Harus Diusut, Pemerintah Jangan Berkelit

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Sudah Diingatkan Hati-hati, Cerita PDIP Sebelum Bupati Klaten Terjaring OTT KPK dan Dipecat

Sudah Diingatkan Hati-hati, Cerita PDIP Sebelum Bupati Klaten Terjaring OTT KPK dan Dipecat

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:46 WIB

PDIP Tepis Jokowi Soal Operasi Politik Isu Pemakzulan Gibran: Tak Usah Sandiwara Terlalu Panjang!

PDIP Tepis Jokowi Soal Operasi Politik Isu Pemakzulan Gibran: Tak Usah Sandiwara Terlalu Panjang!

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:26 WIB

Karpet Merah untuk Danantara dan BUMN, Prabowo Setuju Ubah Definisi Kerugian Negara Bukan Korupsi?

Karpet Merah untuk Danantara dan BUMN, Prabowo Setuju Ubah Definisi Kerugian Negara Bukan Korupsi?

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Terkini

Perbedaan Sunscreen Scora Pink dan Kuning, Ketahui Sebelum Checkout

Perbedaan Sunscreen Scora Pink dan Kuning, Ketahui Sebelum Checkout

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:05 WIB

IHSG Kembali Lesu di Sesi I, Terperangkap di Level 5.200

IHSG Kembali Lesu di Sesi I, Terperangkap di Level 5.200

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Bedak Padat Marina Apakah Bagus? Intip Klaim dan Review Pembeli

Bedak Padat Marina Apakah Bagus? Intip Klaim dan Review Pembeli

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Dinilai Arogan, Sikap Ajudan Gubernur Disebut Cerminkan Karakter Rudy Mas'ud

Dinilai Arogan, Sikap Ajudan Gubernur Disebut Cerminkan Karakter Rudy Mas'ud

Kaltim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Persija Dihantui Ancaman Pengurangan Poin, Nadeo Argawinata Tak Menyangka Ada Kericuhan Suporter

Persija Dihantui Ancaman Pengurangan Poin, Nadeo Argawinata Tak Menyangka Ada Kericuhan Suporter

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Darmawangsyah Muin Tidak Hadiri Peresmian Jalan, Gubernur Sulsel: Wah, Pelanggaran Ini

Darmawangsyah Muin Tidak Hadiri Peresmian Jalan, Gubernur Sulsel: Wah, Pelanggaran Ini

Sulsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Mengapa Kekayaan Alam Tak Cukup untuk Membawa Indonesia Berlayar Mandiri?

Mengapa Kekayaan Alam Tak Cukup untuk Membawa Indonesia Berlayar Mandiri?

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Pemerintah Bidik Target Devisa Sektor Pariwisata 24 Miliar Dolar AS di 2026, Setara Ekspor Sawit

Pemerintah Bidik Target Devisa Sektor Pariwisata 24 Miliar Dolar AS di 2026, Setara Ekspor Sawit

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Respons 2 Tahun Prabowo-Gibran, Politisi PDIP Singgung Gelombang Protes hingga Asap Karhutla

Respons 2 Tahun Prabowo-Gibran, Politisi PDIP Singgung Gelombang Protes hingga Asap Karhutla

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Hutan Terbakar, Korporasi Harus Diusut, Pemerintah Jangan Berkelit

Hutan Terbakar, Korporasi Harus Diusut, Pemerintah Jangan Berkelit

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:50 WIB

×