AI hingga Perubahan Iklim Masuk Agenda Prioritas HAM Nasional 2026

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:09 WIB
AI hingga Perubahan Iklim Masuk Agenda Prioritas HAM Nasional 2026
Menteri HAM Natalius Pigai. (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Kementerian HAM menyelenggarakan Musrenbang HAM 2026 di Jakarta pada Rabu, 21 Oktober 2026.
  • Menteri HAM Natalius Pigai membahas isu teknologi, perubahan iklim, dan pemenuhan hak dasar warga.
  • Forum ini menerapkan enam tahapan siklus kebijakan serta melibatkan partisipasi aktif kelompok masyarakat rentan.

Suara.com - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) memasukkan perkembangan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI), hak-hak terkait teknologi saraf (neurorights), perubahan iklim, dan transisi energi sebagai isu yang dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) HAM 2026.

Menteri HAM Natalius Pigai mengatakan, forum tersebut juga membahas dinamika demografi dan diarahkan untuk menyepakati prioritas HAM nasional yang akan ditindaklanjuti secara konkret.

Dalam sambutannya, Pigai mengatakan kalau keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari kebijakan yang dibuat, tetapi juga dari perubahan yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

"Keberhasilan pembangunan bukan sekadar kebijakan, tetapi perubahan nyata yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Pembangunan harus memastikan setiap warga merasakan manfaatnya melalui pemenuhan hak dasar secara adil dan merata," kata Pigai dalam pembukaan Musrenbang HAM 2026 di Jakarta, Rabu (21/10/2026). 

Pigai menyoroti sejumlah aspek pemenuhan hak dasar, mulai dari akses pendidikan bagi anak, pelayanan kesehatan, perlindungan pekerja, hingga akses layanan publik yang inklusif bagi penyandang disabilitas.

Ia juga menekankan pentingnya memberikan perhatian kepada kelompok rentan dan masyarakat yang kesulitan menjangkau layanan publik.

"Ukuran kemajuan pembangunan HAM adalah membaiknya kehidupan masyarakat, termasuk mereka yang paling sulit menjangkau pelayanan. Pembangunan HAM juga harus memastikan kelompok yang paling jarang didengar suaranya mendapat perhatian dan perlindungan," ujarnya.

Berbeda dari tahun sebelumnya, Musrenbang HAM 2026 diselenggarakan sebagai siklus kebijakan yang mencakup enam tahapan, yakni pemetaan masalah (sensing), penetapan prioritas (prioritising), perumusan aksi (responding), pengukuran target (measuring), akuntabilitas (accountability), dan pembelajaran (learning).

Kementerian HAM juga membuka ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan melalui forum tersebut. Penggerak HAM bertugas membawa aspirasi warga di daerah terpencil, kelompok rentan, serta masyarakat yang menghadapi kesulitan menjangkau layanan publik secara utuh dan aman.

baca juga

"Tetapkan prioritas berdasarkan dampaknya terhadap manusia, rumuskan tindak lanjut yang dapat dikerjakan, dan ukur perubahan nyata yang dialami masyarakat," katanya.,

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komnas HAM Pantau Dampak Karhutla di Kalimantan, Soroti Hak Kesehatan hingga Pendidikan

Komnas HAM Pantau Dampak Karhutla di Kalimantan, Soroti Hak Kesehatan hingga Pendidikan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Tunggu Tanda Tangan Presiden, Pigai Janji Tuntaskan Hak 7.000 Korban HAM Berat

Tunggu Tanda Tangan Presiden, Pigai Janji Tuntaskan Hak 7.000 Korban HAM Berat

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Survei Matriks: Natalius Pigai dan Nusron Wahid Menteri Terburuk

Survei Matriks: Natalius Pigai dan Nusron Wahid Menteri Terburuk

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Terkini

AI hingga Perubahan Iklim Masuk Agenda Prioritas HAM Nasional 2026

AI hingga Perubahan Iklim Masuk Agenda Prioritas HAM Nasional 2026

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:09 WIB

Anggota Parlemen Malaysia Sindir Presiden Prabowo Pakai Bahasa Jawa Soal Kabut Asap

Anggota Parlemen Malaysia Sindir Presiden Prabowo Pakai Bahasa Jawa Soal Kabut Asap

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Indeks CFX10 Lagi Tren Penguatan, XRP Naik Tinggi

Indeks CFX10 Lagi Tren Penguatan, XRP Naik Tinggi

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:07 WIB

Perang Survei Pilpres 2029, Sains Politik atau Jualan Framing?

Perang Survei Pilpres 2029, Sains Politik atau Jualan Framing?

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Wamensos Agus Jabo Dorong Penguatan Perlindungan Lansia Lewat Ekonomi Perak

Wamensos Agus Jabo Dorong Penguatan Perlindungan Lansia Lewat Ekonomi Perak

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Kartu As Honda untuk Tarung di Segmen Motor Listrik: Jual Fitur Penting Ini ke Kompetitor

Kartu As Honda untuk Tarung di Segmen Motor Listrik: Jual Fitur Penting Ini ke Kompetitor

Otomotif | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Orang Miskin Dituntut Tahu Diri, Orang Kaya Bebas Mengejar Ambisi

Orang Miskin Dituntut Tahu Diri, Orang Kaya Bebas Mengejar Ambisi

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam

Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam

Entertainment | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Komnas HAM Pantau Dampak Karhutla di Kalimantan, Soroti Hak Kesehatan hingga Pendidikan

Komnas HAM Pantau Dampak Karhutla di Kalimantan, Soroti Hak Kesehatan hingga Pendidikan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Harga Gas Industri Sempat Tembus US$23, PGN Amankan 20 Kargo LNG

Harga Gas Industri Sempat Tembus US$23, PGN Amankan 20 Kargo LNG

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:55 WIB

×