Pigai Bantah Dino Patti Djalal Soal Presiden Dewan HAM PBB: Mana Ada Kerja Kemlu!

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:16 WIB
Pigai Bantah Dino Patti Djalal Soal Presiden Dewan HAM PBB: Mana Ada Kerja Kemlu!
Menteri HAM Natalius Pigai. (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Menteri HAM Natalius Pigai di Jakarta pada hari Rabu membantah klaim Dino Patti Djalal terkait capaian diplomasi Indonesia.
  • Pigai menegaskan bahwa terpilihnya Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB merupakan hasil kerja keras Kementerian HAM semata.
  • Pihak Kementerian HAM menyatakan bahwa lembaganya adalah yang pertama kali memperjuangkan posisi kepemimpinan multilateral tersebut selama sejarah kemerdekaan RI.

Suara.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, membantah pernyataan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal yang menyinggung capaian diplomasi Indonesia, termasuk terpilihnya Indonesia sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pigai menegaskan, pencapaian Indonesia memimpin Dewan HAM PBB merupakan hasil kerja Kementerian HAM.

Ia bahkan menyebut kementeriannya sebagai pihak yang pertama kali memperjuangkan Indonesia untuk menjadi pemimpin dalam forum multilateral tersebut.

"Semua aktivis gabung di Kementerian Hak Asasi Manusia. Maka tidak heran dunia bisa kita genggam melalui presiden Dewan HAM PBB. Batu dalam sejarah RI karena Kementerian HAM jadi Presiden Dewan HAM PBB," kata Pigai saat membuka acara Musrembang Kementerian HAM di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dino Patti Djalal mengajak siapa pun yang berniat memberinya hadiah ulang tahun untuk menggantinya dengan satu aksi kebaikan acak kepada orang lain, lalu membagikan ceritanya di kolom komentar. [Instagram]
Dino Patti Djalal. [Instagram]

Pigai juga membantah pandangan yang mengaitkan capaian tersebut dengan kerja kementerian lain, termasuk Kementerian Luar Negeri.

"Tidak seperti Dino Patti Djalal menyatakan itu kerja kementerian lain, enggak ada, mana ada," ujarnya.

Menurut Pigai, selama 80 tahun Indonesia merdeka, belum ada pihak lain yang memperjuangkan Indonesia menjadi pemimpin dalam forum multilateral seperti yang dilakukan Kementerian HAM.

"80 tahun Indonesia merdeka mana ada yang lain memperjuangkan Indonesia menjadi pemimpin multilateral, baru Kementerian HAM yang memulai," katanya.

Pernyataan Pigai tersebut menanggapi komentar Dino Patti Djalal mengenai kiprah Sugiono selama menjabat Menteri Luar Negeri. Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, Dino menyampaikan apresiasi atas pengabdian Sugiono di tengah situasi dunia yang dinamis dan penuh tantangan.

baca juga

Dino menyinggung sejumlah capaian diplomasi Indonesia selama Sugiono menjabat Menlu, salah satunya terpilihnya Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB.

Namun, menurut Pigai, posisi itu berhasil dicapai Indonesia berkat kerja dari Kementerian HAM, bukan Kementerian Luar Negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pigai Pertanyakan Rapor Merah Amnesty untuk 2 Tahun Prabowo-Gibran: Aspek Apa yang Dinilai?

Pigai Pertanyakan Rapor Merah Amnesty untuk 2 Tahun Prabowo-Gibran: Aspek Apa yang Dinilai?

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Pigai Klaim Indonesia Surplus Demokrasi, Sebut Hanya Prabowo yang Berani Kecam Teror Aktivis

Pigai Klaim Indonesia Surplus Demokrasi, Sebut Hanya Prabowo yang Berani Kecam Teror Aktivis

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Kritik Pusham UII: Punya Kementerian HAM tapi Kasus HAM Berat Mandek!

Kritik Pusham UII: Punya Kementerian HAM tapi Kasus HAM Berat Mandek!

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:18 WIB

Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS

Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Terkini

Pigai Bantah Dino Patti Djalal Soal Presiden Dewan HAM PBB: Mana Ada Kerja Kemlu!

Pigai Bantah Dino Patti Djalal Soal Presiden Dewan HAM PBB: Mana Ada Kerja Kemlu!

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:16 WIB

Apakah Tablet Android Bisa Pakai Microsoft Office? Ini Cara Mudah Install

Apakah Tablet Android Bisa Pakai Microsoft Office? Ini Cara Mudah Install

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Jihyo TWICE Keluar dari JYP Entertainment Usai 21 Tahun, Dirikan EMITHAUS

Jihyo TWICE Keluar dari JYP Entertainment Usai 21 Tahun, Dirikan EMITHAUS

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya

Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Rusia Siapkan 2 Reaktor Nuklir di Indonesia, Ini Lokasi Detailnya: Targetnya 5 Tahun Lagi

Rusia Siapkan 2 Reaktor Nuklir di Indonesia, Ini Lokasi Detailnya: Targetnya 5 Tahun Lagi

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:06 WIB

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Mencerahkan Wajah Harga Rp30 Ribuan

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Mencerahkan Wajah Harga Rp30 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Orang Tua Ungkap Detik-detik Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Diduga Keracunan Susu MBG

Orang Tua Ungkap Detik-detik Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Diduga Keracunan Susu MBG

Jabar | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Ferry Paulus Singgung Larangan Seumur Hidup untuk Jakmania, Persija Juga Terancam Pengurangan Poin

Ferry Paulus Singgung Larangan Seumur Hidup untuk Jakmania, Persija Juga Terancam Pengurangan Poin

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Rela Antre Berjam-jam di Tempat Viral: Ketika FOMO Mengalahkan Logika

Rela Antre Berjam-jam di Tempat Viral: Ketika FOMO Mengalahkan Logika

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Hubungkan Investor Global dan Ekosistem Bisnis Indonesia, BRI Optimalkan One BRI Solution

Hubungkan Investor Global dan Ekosistem Bisnis Indonesia, BRI Optimalkan One BRI Solution

Sulsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:57 WIB

×