Viral Menteri Haji Gus Irfan Diduga Angkat 2 Anaknya Jadi Tenaga Ahli Menhaj

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:51 WIB
Viral Menteri Haji Gus Irfan Diduga Angkat 2 Anaknya Jadi Tenaga Ahli Menhaj
Dua putra Menteri Haji Gus Irfan diduga masuk daftar tenaga ahli kementerian hingga memicu sorotan publik.
baca 10 detik
  • Dua putra Menteri Haji Gus Irfan masuk dalam daftar pengangkatan tenaga ahli kementerian.

  • Beredarnya dokumen rekrutmen tersebut memicu kritik keras publik terkait dugaan praktik nepotisme birokrasi.

  • Keaslian dokumen dan keabsahan mekanisme pengangkatan masih menunggu pernyataan resmi dari pihak kementerian.

Suara.com - Langkah rekrutmen di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah mendadak menjadi sorotan publik akibat munculnya dugaan praktik nepotisme. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan, diterpa isu hangat usai dua putra kandungnya ditunjuk mengisi posisi posisi penting sebagai tenaga ahli.

Penunjukan tersebut memantik kritik tajam dari masyarakat yang meragukan transparansi serta objektivitas dalam pengisian jabatan di instansi pemerintah. Keputusan ini dinilai berpotensi kuat memicu konflik kepentingan di jajaran birokrasi kementerian.

Bocornya dokumen internal ke ruang publik langsung mengurai benang kusut rekrutmen pembantu menteri tersebut. Nama Barbarossa Muhammad Farros dan Gibran Muhammad Fawwaz mendadak ramai diperbincangkan setelah masuk dalam deretan pejabat non-organik yang diangkat.

Dokumen yang menghebohkan publik tersebut berupa lampiran Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pengangkatan Tenaga Ahli Menteri Haji dan Umrah. Dalam berkas resmi tersebut, tercantum sembilan nama tenaga ahli yang ditetapkan untuk mendampingi kinerja menteri.

Unggahan akun Instagram @perspektiv.idn menjadi salah satu pemicu utama meledaknya isu ini di media sosial. Akun tersebut menyoroti secara tajam indikasi masuknya kerabat dekat sang menteri ke dalam jajaran pejabat strategis instansi.

"Dua anak Menteri Haji, Mochamad Irfan Yusuf, tercantum dalam daftar tenaga ahli di kementerian yang dipimpinnya. Pengangkatan ini memunculkan pertanyaan soal potensi konflik kepentingan dan transparansi dalam pengisian jabatan publik," tulis akun itu.

Gelombang tanggapan warganet langsung membanjiri kolom komentar media sosial dengan nada sindiran tajam. Publik menyayangkan kemudahan akses pekerjaan bagi keluarga pejabat di tengah sulitnya masyarakat umum mendapat lapangan kerja.

"Saking susahnya nyari kerja di negara kita, sampe bapaknya ikut nyariin kerjaan buat anaknya ," tulis salah satu warganet.

Kritik bernada satire lain juga terus mengalir deras menanggapi situasi rekrutmen internal tersebut. Warganet menilai praktik seperti ini mencederai prinsip keadilan dalam tata kelola birokrasi pemerintahan.

baca juga

"Pak kenapa ga satu keluarga sampe tujuh turunan aja diangkat semuanya. Mumpung bapak menjabat lho," sindir pengguna internet lainnya.

Bahkan, sebagian publik mengaitkan fenomena penunjukan kerabat menteri ini dengan tren kepemimpinan politik nasional. Mereka menuntut lembaga pengawas resmi untuk turun tangan menyelidiki prosedur rekrutmen tersebut secara menyeluruh.

"sejak era presiden Jokowi dan di warisi regim Prabowo, Yang namanya nepotisme di birokrasi itu sudah legal2 aja tuh ,kalau ga parsercaya coba Ombusman melakukan investigasi ." tumpah warganet di kolom komentar.

Hingga saat ini, keaslian dokumen serta mekanisme formal pengangkatan kedua putra Gus Irfan masih menunggu klarifikasi resmi kementerian. Publik mendesak adanya penjelasan terbuka guna memastikan tidak ada aturan hukum atau etika birokrasi yang dilanggar.

Sorotan publik ini mencerminkan tingginya sensitivitas masyarakat terhadap isu transparansi rekrutmen di lembaga publik. Kasus ini sekaligus menjadi ujian awal tata kelola birokrasi di Kementerian Haji dan Umrah yang baru terbentuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dana Haji Rp185,73 Triliun Jadi Sorotan, Kemenhaj Dorong Penguatan BPKH

Dana Haji Rp185,73 Triliun Jadi Sorotan, Kemenhaj Dorong Penguatan BPKH

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Panggil Menteri dan Wamen ke Istana, Prabowo Bahas Biaya Perjalanan Haji

Panggil Menteri dan Wamen ke Istana, Prabowo Bahas Biaya Perjalanan Haji

News | Senin, 28 September 2026 | 15:09 WIB

Muthowwif Sindir Jemaah Lansia, Kemenhaj Pikirkan Sanski Blacklist

Muthowwif Sindir Jemaah Lansia, Kemenhaj Pikirkan Sanski Blacklist

News | Senin, 28 September 2026 | 15:00 WIB

Terkini

AI Bikin Pengguna Tak Perlu Klik Berita, Media Online Hadapi Tantangan Traffic

AI Bikin Pengguna Tak Perlu Klik Berita, Media Online Hadapi Tantangan Traffic

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Viral Menteri Haji Gus Irfan Diduga Angkat 2 Anaknya Jadi Tenaga Ahli Menhaj

Viral Menteri Haji Gus Irfan Diduga Angkat 2 Anaknya Jadi Tenaga Ahli Menhaj

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Hapus Pasal Kerugian Negara Bukan Solusi!  Pukat UGM Minta Pemerintah Adopsi 4 Delik Korupsi UNCAC

Hapus Pasal Kerugian Negara Bukan Solusi! Pukat UGM Minta Pemerintah Adopsi 4 Delik Korupsi UNCAC

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:49 WIB

Pemerintah Genjot Industri Komik Nasional lewat Pemerataan Distribusi IP

Pemerintah Genjot Industri Komik Nasional lewat Pemerataan Distribusi IP

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:49 WIB

Haji Isam dan Kedekatannya dengan Para Petinggi Bank Mandiri

Haji Isam dan Kedekatannya dengan Para Petinggi Bank Mandiri

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:47 WIB

Apa Makna Kayon Wayang? Simbol Budaya Jawa yang Dikaitkan dengan Refleksi Diri

Apa Makna Kayon Wayang? Simbol Budaya Jawa yang Dikaitkan dengan Refleksi Diri

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:46 WIB

BPJS Kesehatan Perkuat Akses Layanan JKN bagi Warga di Kepulauan Nias

BPJS Kesehatan Perkuat Akses Layanan JKN bagi Warga di Kepulauan Nias

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Pilihan Mobil Bekas Rp 50 Jutaan yang Pas untuk Keluarga

Pilihan Mobil Bekas Rp 50 Jutaan yang Pas untuk Keluarga

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:40 WIB

IHSG Naik Betah di Level 5.400 pada Sesi I, Saham BYAN hingga AMMN Jadi Pendorong

IHSG Naik Betah di Level 5.400 pada Sesi I, Saham BYAN hingga AMMN Jadi Pendorong

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Andi Sudirman Masuk Daftar 10 Gubernur Berkinerja Baik Versi Anak Muda

Andi Sudirman Masuk Daftar 10 Gubernur Berkinerja Baik Versi Anak Muda

Sulsel | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:36 WIB

×