- Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyatakan laboratorium narkoba di Pidie, Aceh, dikendalikan jaringan internasional.
- Tim gabungan menggerebek laboratorium di Pidie pada Jumat, 23 Oktober 2026, dan menyita sabu-sabu seberat 1,2 ton.
- Penggerebekan tersebut berhasil menangkap 11 tersangka serta menyelamatkan sekitar 6 juta jiwa dari ancaman narkoba.
Dalam penindakan tersebut, tim gabungan menangkap 11 orang, dua orang di antaranya warga negara China.
Tim gabungan juga masih mengejar sejumlah nama lainnya, di antaranya Z yang diduga pengatur lapangan, ES, Z, BR, serta SS.
Suyudi menambahkan penindakan laboratorium produksi 1,2 ton sabu-sabu tersebut menyelamatkan sekitar 6 juta jiwa serta menghemat uang negara sebesar Rp120 triliun untuk proses rehabilitasi pengguna narkoba.
"Ancaman narkoba ini begitu nyata sehingga dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan menjadi benteng mencegah narkoba. Kasus ini menjadi alarm bahwa Indonesia bukan lagi sekadar pasar, tetapi juga target memproduksi narkoba," kata Suyudi.