Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB
Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga
Rans Carnival. [Instagram/@ranscarnivalofficial]
baca 10 detik
  • Pesan berantai di Threads mengklaim Kapolresta Sleman membagikan uang belanja demi meramaikan Bazar UMKM di Stadion Maguwoharjo.
  • Kapolresta Sleman AKBP Dhimas Prasetyo menegaskan institusinya tidak terlibat dalam pengerahan massa maupun pembagian uang tunai tersebut.
  • Polisi hanya menyediakan personel pengamanan resmi berdasarkan permohonan pihak penyelenggara acara untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Suara.com - Sebuah tangkapan layar pesan berantai yang mengklaim adanya pembagian uang belanja sebesar Rp50.000 dari Kapolresta Sleman tersebar di media sosial Threads.

Pesan tersebut mengimbau warga di wilayah Kapanewon Mlati untuk menghadiri acara Bazar UMKM di Stadion Maguwoharjo pada Sabtu malam pukul 18.00 hingga 20.00 WIB.

Dalam narasinya, setiap kalurahan diminta mengumpulkan kuota hingga 100 orang dengan mengajak anggota keluarga maupun kerabat.

Pesan itu turut mencantumkan bahwa uang tunai dapat diambil langsung melalui Kasat Binmas Polresta Sleman di lokasi acara berbarengan dengan pengisian daftar hadir.

Pesan itu mencuat di tengah sorotan tajam publik terhadap gelaran Rans Carnival Jogja yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 di Area Parkir Stadion Maguwoharjo.

Acara milik Raffi Ahmad tersebut tengah diterpa gelombang pembatalan dari para pengisi acara utama seperti Tipe-X dan Guyon Waton sebagai bentuk solidaritas atas isu sosial politik yang berkembang di masyarakat.

Aksi pengunduran diri serentak para musisi tersebut memicu seruan cancel-culture dan gerakan boikot di media sosial.

Hingga kemudian beredar dugaan bahwa pesan pembagian uang tunai merupakan upaya mobilisasi massa demi meramaikan lokasi acara yang terancam sepi pengunjung.

Pencatutan nama pejabat kepolisian dalam skema insentif kehadiran warga tersebut langsung direspons oleh pihak kepolisian.

baca juga

Kapolresta Sleman, AKBP Dhimas Prasetyo, menepis informasi simpang siur yang terlanjur meluas tersebut.

Ia menegaskan bahwa institusinya tidak pernah terlibat dalam skema pengerahan massa maupun pembagian uang tunai sebagaimana yang dituduhkan dalam pesan viral tersebut.

"Pada prinsipnya kami dari Polresta Sleman memberikan pelayanan terhadap semua kegiatan masyarakat dengan perbantuan pengamanan dari personil Polresta Sleman bukan dengan pengerahan massa dalam bentuk apapun," kata Dhimas saat dikonfirmasi Suara.com, Sabtu (31/10/2026).

Disampaikan Dhimas, penyiapan kekuatan personel di lapangan sepenuhnya didasarkan pada permohonan resmi dari pihak penyelenggara acara.

Kepolisian bertindak profesional untuk memastikan setiap kegiatan publik berjalan tertib tanpa keterlibatan langsung dalam substansi maupun dinamika internal penyelenggaraan acara.

"Pengamanan dalam hal ini ada penempatan personil untuk pengamanan berdasarkan permintaan dari penyelenggara acara dan dari Polresta memberikan pelayanan kepada setiap permintaan pengamanan," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Trafik Internet JogjaSolo Tumbuh 17 Persen Sleman Catat Kenaikan Tertinggi

Trafik Internet JogjaSolo Tumbuh 17 Persen Sleman Catat Kenaikan Tertinggi

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Jelang Persebaya vs PSS Sleman, Bonek Punya Misi Kemanusiaan untuk Korban Karhutla

Jelang Persebaya vs PSS Sleman, Bonek Punya Misi Kemanusiaan untuk Korban Karhutla

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Dukungan Dana Bergulir LPDB Koperasi Topang KDKMP Tamanmartani Tetap Eksis dan Berkembang

Dukungan Dana Bergulir LPDB Koperasi Topang KDKMP Tamanmartani Tetap Eksis dan Berkembang

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Baru Dilantik, Kapolresta Sleman Dimutasi Kurang dari 24 Jam, JPW: Bisa Masuk MURI

Baru Dilantik, Kapolresta Sleman Dimutasi Kurang dari 24 Jam, JPW: Bisa Masuk MURI

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Menanti Kejelasan Laporan Insiden Prambanan, PSHT Minta Adil dan Transparan

Menanti Kejelasan Laporan Insiden Prambanan, PSHT Minta Adil dan Transparan

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:11 WIB

Terkini

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Bagaimana Cara Daftar Nikah Online? Ini Dokumen yang Perlu Disiapkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

×