Kasus Penyadapan Seret Eks Kapolri, Akademisi Sebut Ini Ujian Supremasi Hukum dan Netralitas Polri

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 04 November 2026 | 12:54 WIB
Kasus Penyadapan Seret Eks Kapolri, Akademisi Sebut Ini Ujian Supremasi Hukum dan Netralitas Polri
Pakar UGM Agustinus Subarsono. (Dok. ist)
baca 10 detik
  • Tiga tersangka ditetapkan dalam kasus peretasan yang melibatkan mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan mencerminkan lemahnya pengawasan internal.
  • Dosen Fisipol Agustinus Subarsono menyatakan skandal tersebut memanaskan suhu politik nasional dan meruntuhkan persepsi publik terhadap netralitas Polri.
  • Para tersangka terancam jeratan hukum pidana serta kewajiban menjalani sidang etik kepolisian untuk menegakkan supremasi hukum yang adil.

Suara.com - Penetapan tiga tersangka dalam kasus penyadapan ilegal dan peretasan data yang melibatkan mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (LSP) dan sejumlah pihak lainnya dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan internal di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Pengusutan kasus ini pun menjadi pertaruhan bagi kepemimpinan Polri baru dalam menegakkan supremasi hukum.

Dosen Manajemen dan Kebijakan Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Agustinus Subarsono, menilai eskalasi skandal penyadapan yang menyeret jenderal polisi tersebut semakin memanaskan atmosfer politik nasional yang sebelumnya sudah menghangat.

Suhu politik dinilai meningkat menyusul dinamika putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA) terkait isu keabsahan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Tentu saja orang akan menghubungkan ini sebagai wujud pertarungan antar elite politik tahun 2029 untuk saling mengetahui strategi dan kelemahan kompetitor atau kandidat lain," kata Subarsono kepada Suara.com, Rabu (4/11/2026).

Menurut Subarsono, dampak paling berbahaya dari peristiwa ini adalah runtuhnya persepsi publik terhadap netralitas dan integritas Korps Bhayangkara.

Ia memperingatkan, legitimasi Polri sebagai pelindung masyarakat dan penjaga demokrasi berpotensi memudar akibat kasus tersebut.

"Pada tataran yang serius, publik berpendapat bahwa selama ini ternyata institusi Polri tidak netral, namun hidup dalam bayang-bayang intervensi para aktor politik," tandasnya.

Kendati demikian, Subarsono menilai peristiwa ini dapat menjadi momentum bagi Kapolri baru untuk melakukan pembenahan menyeluruh dan mengembalikan independensi institusi.

baca juga

Menurutnya, keberanian pimpinan Polri untuk menindak anggotanya tanpa pandang bulu kini tengah diuji di hadapan publik.

"Prinsip equality before the law, atau setiap orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum diuji betul saat ini ketika yang dihadapi adalah para perwira tinggi," tegasnya.

Subarsono menilai penanganan perkara secara adil dan transparan dapat memulihkan kepercayaan terhadap supremasi hukum di Indonesia. Sebaliknya, jika kepolisian memberikan perlindungan kepada pejabat tertentu, publik akan semakin meyakini bahwa hukum hanya tajam ke bawah, tetapi tumpul ke atas.

Ia juga menilai kasus tersebut menunjukkan bahwa sistem pengawasan internal Polri tidak berjalan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance.

"Peristiwa di atas juga membuktikan sistem pengawasan internal dalam tubuh Polri tidak berjalan dalam kerangka good governance atau tata kelola yang baik. Namun lebih pada mengabdi pada kepentingan personal elite/pimpinan di tubuh Polri," ucapnya.

Selain menyoroti aspek kelembagaan, Subarsono menjelaskan bahwa perbuatan para tersangka berpotensi dijerat dengan sejumlah ketentuan hukum. Di antaranya KUHP Nasional, Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, hingga Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Ahrie Sonta Tersangka Penyadapan: Orang Kepercayaan Listyo Sigit, Pernah Jadi Ajudan Prabowo

Profil Ahrie Sonta Tersangka Penyadapan: Orang Kepercayaan Listyo Sigit, Pernah Jadi Ajudan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:37 WIB

Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo

Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:24 WIB

Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt

Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:22 WIB

Terkini

Kasus Penyadapan Seret Eks Kapolri, Akademisi Sebut Ini Ujian Supremasi Hukum dan Netralitas Polri

Kasus Penyadapan Seret Eks Kapolri, Akademisi Sebut Ini Ujian Supremasi Hukum dan Netralitas Polri

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:54 WIB

Respons Istana soal Desakan Pencabutan Tanda Kehormatan Listyo Sigit Prabowo

Respons Istana soal Desakan Pencabutan Tanda Kehormatan Listyo Sigit Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:53 WIB

Toshiyuki Morikawa, Pengisi Suara Hokage ke-4 Jadi Doctor Doom Versi Jepang

Toshiyuki Morikawa, Pengisi Suara Hokage ke-4 Jadi Doctor Doom Versi Jepang

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 12:51 WIB

Manga Mashle: Magic and Muscles Umumkan Adaptasi Film Live Action 2027

Manga Mashle: Magic and Muscles Umumkan Adaptasi Film Live Action 2027

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 12:50 WIB

Viral Fuji Jadi Nasabah BCA Solitaire, Minimal Saldonya Harus Berapa Miliar?

Viral Fuji Jadi Nasabah BCA Solitaire, Minimal Saldonya Harus Berapa Miliar?

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 12:48 WIB

Persib Cuma Butuh Hasil Imbang Lawan Melbourne Victory untuk Lolos 16 Besar ACL 2, Ini Skenarionya

Persib Cuma Butuh Hasil Imbang Lawan Melbourne Victory untuk Lolos 16 Besar ACL 2, Ini Skenarionya

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 12:48 WIB

Viral Video Detik-detik Foto Wapres Gibran Diturunkan, Massa Bergemuruh Teriakkan Allahu Akbar

Viral Video Detik-detik Foto Wapres Gibran Diturunkan, Massa Bergemuruh Teriakkan Allahu Akbar

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:47 WIB

Daftar 10 Jenderal Polri yang Pernah Tersandung Kasus Hukum, Terbaru Listyo Sigit

Daftar 10 Jenderal Polri yang Pernah Tersandung Kasus Hukum, Terbaru Listyo Sigit

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:47 WIB

Media Luar Negeri Ikut Soroti Penangkapan Listyo Sigit Prabowo

Media Luar Negeri Ikut Soroti Penangkapan Listyo Sigit Prabowo

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 12:46 WIB

Banjir Aceh Selatan Meluas, 205 Warga Mengungsi dan 794 Jiwa Terdampak

Banjir Aceh Selatan Meluas, 205 Warga Mengungsi dan 794 Jiwa Terdampak

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 12:43 WIB

×