Soal Isu Ketum Partai Terlibat Sadap Presiden, Golkar Kaitkan Kasus Lama: Ujungnya Hoaks!

Muhamad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 06 November 2026 | 18:13 WIB
Soal Isu Ketum Partai Terlibat Sadap Presiden, Golkar Kaitkan Kasus Lama: Ujungnya Hoaks!
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar M Sarmuji.
baca 10 detik
  • Sekjen Partai Golkar M. Sarmuji meminta publik mengabaikan spekulasi terkait keterlibatan ketua umum partai besar di balik penyadapan Presiden Prabowo.
  • Sarmuji menyebut mengaitkan ketua umum partai besar dengan isu negatif bukan kali pertama terjadi.
  • Bareskrim Polri menetapkan empat jenderal, termasuk mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, sebagai tersangka dalam kasus ini.

Suara.com - Partai Golkar merespons spekulasi yang menyeret nama ketua umum partai politik dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo dan sejumlah pejabat negara.

Golkar meminta publik tidak mudah percaya pada isu yang belum jelas dasar dan kebenarannya, terlebih jika hanya mengaitkan perkara tersebut dengan pimpinan partai besar.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, menilai spekulasi tanpa bukti yang dapat dipertanggungjawabkan tidak perlu ditanggapi. Menurutnya, isu yang tidak bisa dikonfirmasi dan diverifikasi justru berpotensi menyesatkan publik.

"Sesuatu yang tidak bisa dikonfirmasi, sebenarnya tidak perlu dihiraukan," ujar Sarmuji di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Sarmuji menyebut, mengaitkan ketua umum partai besar dengan isu negatif bukan kali pertama terjadi.

Ia mencontohkan spekulasi lama mengenai dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan yang kala itu turut menyeret nama pimpinan partainya.

Saat itu, spekulasi berkembang dengan mengarah kepada ketua umum salah satu dari tiga partai besar peraih suara terbanyak dalam pemilu. Sarmuji menyebut tiga partai yang dimaksud adalah PDIP, Golkar, dan Gerindra.

"Padahal partai besar itu kan, kalau kita boleh ngomong ada tiga saja. PDI, pemenang pemilu, Partai Golkar nomor dua, Partai Gerindra nomor tiga. Kalau ketua umum partai besar yang menganiaya pacarnya itu, harusnya satu dari tiga itu, ya," katanya.

Namun, menurut Sarmuji, tuduhan tersebut belakangan terbukti tidak benar. Sosok yang disebut dalam kasus penganiayaan itu ternyata bukan berasal dari tiga partai besar yang sebelumnya menjadi sasaran spekulasi.

baca juga

"Yang kemungkinan waktu itu spekulasinya kan ketua umum Partai Golkar, partai besar. Ternyata kan hoax. Ternyata yang menganiaya waktu itu, ternyata adalah partai yang tidak lolos dalam parlemen. Nah, bayangkan itu, dianggap partai besar," imbuhnya.

Berangkat dari pengalaman tersebut, Sarmuji meminta masyarakat tidak mengulang pola serupa dalam menyikapi kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden dan sejumlah pejabat negara.

Ia menegaskan, penyebutan istilah partai besar tanpa kejelasan identitas maupun bukti sebaiknya tidak menjadi bahan spekulasi.

"Nah, sekarang jangan-jangan juga gitu, 'Partai besar'. Partai besarnya siapa, kita enggak tahu. Dan sebenarnya hal yang seperti itu di-skip saja, karena tidak terkonfirmasi dan kebenarannya tidak bisa diverifikasi," tegasnya.

Listyo Sigit Praboao, Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso
Listyo Sigit Praboao, Ahrie Sonta dan Eko Hadi Santoso

4 Jenderal Tersangka

Kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap telepon Presiden dan sejumlah pejabat negara menyeret sejumlah perwira tinggi Polri.

Mabes Polri sebelumnya menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Irjen Ahrie Sonta dan Irjen Eko Hadi Santoso.

Terbaru, Bareskrim Polri juga menetapkan Irjen Slamet Uliandi sebagai tersangka baru dalam perkara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reaksi Jokowi Soal Penyadapan Presiden Prabowo Disorot Media Internasional

Reaksi Jokowi Soal Penyadapan Presiden Prabowo Disorot Media Internasional

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:24 WIB

Bukan Cuma Prabowo, Ini Jejak Penyadapan Tokoh Penting di Indonesia dari Masa ke Masa

Bukan Cuma Prabowo, Ini Jejak Penyadapan Tokoh Penting di Indonesia dari Masa ke Masa

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:23 WIB

Kepala BIN Sebut Penyadapan Prabowo Mengarah ke Makar

Kepala BIN Sebut Penyadapan Prabowo Mengarah ke Makar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:59 WIB

Terkini

Belajar dari Ubud, I Made Gunarta Dorong Ekosistem Wellness di JCWF 2026

Belajar dari Ubud, I Made Gunarta Dorong Ekosistem Wellness di JCWF 2026

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 18:12 WIB

Pembalap Muda Astra Honda Siap Bertarung di Seri Penutup Moto4 Asia Cup Qatar

Pembalap Muda Astra Honda Siap Bertarung di Seri Penutup Moto4 Asia Cup Qatar

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 18:10 WIB

Resmi Mulai Bertugas, 11 Dubes Baru Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Prabowo

Resmi Mulai Bertugas, 11 Dubes Baru Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:05 WIB

Selamat Kevin Diks! Istri Melahirkan Anak Kedua, Pelatih Gladbach: Dia Kurang Tidur

Selamat Kevin Diks! Istri Melahirkan Anak Kedua, Pelatih Gladbach: Dia Kurang Tidur

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 18:02 WIB

Siap-siap, Harga Pangan Melonjak di Awal 2027 Karena Rupiah Semakin Tak Berharga

Siap-siap, Harga Pangan Melonjak di Awal 2027 Karena Rupiah Semakin Tak Berharga

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:59 WIB

Final Round Mandalika Racing Series 2026, Pertamina Perkuat Dukungan bagi Pembalap Muda Indonesia

Final Round Mandalika Racing Series 2026, Pertamina Perkuat Dukungan bagi Pembalap Muda Indonesia

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:54 WIB

Here We Go! Kevin Diks Kembali ke Skuad Gladbach, Peluang Jadi Starter Lawan Hamburg?

Here We Go! Kevin Diks Kembali ke Skuad Gladbach, Peluang Jadi Starter Lawan Hamburg?

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 17:52 WIB

Jenderal Listyo Sadap Prabowo, Eks Kepala BAIS TNI: Sekarang Makar Tak Pakai Tank tapi Data

Jenderal Listyo Sadap Prabowo, Eks Kepala BAIS TNI: Sekarang Makar Tak Pakai Tank tapi Data

News | Jum'at, 06 November 2026 | 17:48 WIB

Piep Raih Penghargaan Bronze Stevie Award di Ajang International Business Awards 2026

Piep Raih Penghargaan Bronze Stevie Award di Ajang International Business Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:48 WIB

Raja Nikel Arif Kurniawan Terlacak di Luar Negeri

Raja Nikel Arif Kurniawan Terlacak di Luar Negeri

News | Jum'at, 06 November 2026 | 17:47 WIB

×