Jenderal Listyo Sadap Prabowo, Eks Kepala BAIS TNI: Sekarang Makar Tak Pakai Tank tapi Data

Dwi Bowo Raharjo, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 06 November 2026 | 17:48 WIB
Jenderal Listyo Sadap Prabowo, Eks Kepala BAIS TNI: Sekarang Makar Tak Pakai Tank tapi Data
Soleman Ponto. (Ist)
baca 10 detik
  • Mantan Kepala BAIS TNI Soleman Ponto menyatakan penyadapan Presiden Prabowo oleh Jenderal Listyo sebagai bentuk pengkhianatan negara.
  • Tindakan peretasan komunikasi Kepala Negara beserta lingkar utamanya tersebut dinilai memiliki agenda politik tingkat tinggi yang berdimensi makar.
  • Penyidikan atas skandal peretasan komunikasi di kepolisian tersebut ditegaskan tidak boleh berhenti hanya pada empat tersangka yang sudah ditetapkan.

Suara.com - Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Soleman Ponto, menyoroti skandal penyadapan ilegal terhadap Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Cs.

Menurutnya hal tersebut tidak bisa disederhanakan sebagai pelanggaran hukum biasa.

Kejahatan peretasan oleh pucuk pimpinan kepolisian tersebut dipandang sebagai bentuk pengkhianatan terhadap kedaulatan negara yang berdimensi makar.

"Sekarang makar tidak pakai tank, tapi pakai data," kata Soleman saat dihubungi Suara.com, Jumat (6/11/2026).

Menurut Soleman, tindakan peretasan oleh pejabat nomor satu di kepolisian tidak mungkin dilakukan sekadar untuk kepentingan jabatan belaka, melainkan bertumpu pada agenda politik tingkat tinggi.

Prabowo Subianto dan Listyo Sigit Prabowo
Jenderal Listyo Sigit Prabowo jadi tersangka penyadapan Presiden Prabowo Subianto. (Ist)

"Kapolri, kapolri itu apa sih yang dicari? Kalau untuk dia naik pangkat, enggak mungkin. Berarti di atasnya dia kan apa? Politik kan. Nah, itu dia, apalagi dihubungkan dengan kawan-kawan," ujarnya.

"Jadi kalau bagi saya, ini sudah ada bau-bau politik. Kalau politik, maka baunya adalah makar kalau politik, kan gitu," tambahnya.

Soleman menyebut tindakan penyadapan oleh pucuk pimpinan kepolisian terhadap Presidennya sendiri sebagai bentuk kejahatan berat yang tak terampuni.

"Kalau yang nyadap Watergate itu yang nyadap pengusaha, itu biasa. Tapi kalau Kapolri yang nyadap, waduh, berarti Kapolri ini pengkhianat negara jadinya. Jadi tidak hanya sekadar pelanggaran hukum, enggak bisa," tegasnya.

baca juga

Menurutnya target utama operasi penyadapan yang menyasar aktivitas Kepala Negara beserta lingkar utamanya.

Soleman membeberkan bahwa peretasan sarana komunikasi Presiden yang dilakukan oleh seorang perwira tinggi kepolisian memiliki sasaran informasi yang sangat luas.

"Banyak yang dicari yang jelas tuh yang dicari kegiatan presiden lah. Itu satu dan jangan lupa, jangan hanya dilihat presiden, presiden dan kawan-kawan segitu banyak itu tuh," tuturnya.

Penyidikan skandal peretasan komunikasi ini ditegaskan tidak boleh dihentikan hanya pada deretan perwira yang telah ditetapkan sebagai tersangka di tingkat kepolisian.

"Wah, tidak mungkin berhenti di empat tersangka. Enggak bisa. Itu mengecilkannya itu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cukup Pasal Penyadapan, Polri Didesak Dalami Dugaan Makar dalam Kasus Listyo Sigit Cs

Tak Cukup Pasal Penyadapan, Polri Didesak Dalami Dugaan Makar dalam Kasus Listyo Sigit Cs

News | Jum'at, 06 November 2026 | 17:36 WIB

Reaksi Jokowi Soal Penyadapan Presiden Prabowo Disorot Media Internasional

Reaksi Jokowi Soal Penyadapan Presiden Prabowo Disorot Media Internasional

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:24 WIB

Pimpinan DPR Serahkan Kasus Penyadapan Ilegal ke Polri, Komisi III Diminta Pantau Berkala

Pimpinan DPR Serahkan Kasus Penyadapan Ilegal ke Polri, Komisi III Diminta Pantau Berkala

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:05 WIB

Terkini

Jenderal Listyo Sadap Prabowo, Eks Kepala BAIS TNI: Sekarang Makar Tak Pakai Tank tapi Data

Jenderal Listyo Sadap Prabowo, Eks Kepala BAIS TNI: Sekarang Makar Tak Pakai Tank tapi Data

News | Jum'at, 06 November 2026 | 17:48 WIB

Piep Raih Penghargaan Bronze Stevie Award di Ajang International Business Awards 2026

Piep Raih Penghargaan Bronze Stevie Award di Ajang International Business Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:48 WIB

Raja Nikel Arif Kurniawan Terlacak di Luar Negeri

Raja Nikel Arif Kurniawan Terlacak di Luar Negeri

News | Jum'at, 06 November 2026 | 17:47 WIB

Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender

Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 17:46 WIB

Ria Ricis Sebut Karhutla Wahana Kidzania: Etika Menguap Demi Konten?

Ria Ricis Sebut Karhutla Wahana Kidzania: Etika Menguap Demi Konten?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 17:45 WIB

Antam Memang Diminta ESDM Ambil Alih Tambang di Nabire

Antam Memang Diminta ESDM Ambil Alih Tambang di Nabire

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:39 WIB

MilkLife Kickers Raih Dua Kemenangan di Hari Kedua Singa Cup 2026

MilkLife Kickers Raih Dua Kemenangan di Hari Kedua Singa Cup 2026

Surakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 17:38 WIB

Pemerintah Tetapkan PT DSI Sebagai Perantara Tunggal Ekspor SDA Strategis, Berlaku 1 Januari 2027

Pemerintah Tetapkan PT DSI Sebagai Perantara Tunggal Ekspor SDA Strategis, Berlaku 1 Januari 2027

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:37 WIB

Keluarga Hartono Modal Rp 7 T, Ambisi Besar Mirwan Suwarso: Bawa Como 1907 Jadi Klub Elite Dunia

Keluarga Hartono Modal Rp 7 T, Ambisi Besar Mirwan Suwarso: Bawa Como 1907 Jadi Klub Elite Dunia

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 17:36 WIB

Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI

Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 17:36 WIB

×