Warga Tewas Ditembak Saat Maulid di Aceh, KontraS Duga Terjadi Pembunuhan di Luar Hukum

Bella

Jum'at, 06 November 2026 | 19:34 WIB
Warga Tewas Ditembak Saat Maulid di Aceh, KontraS Duga Terjadi Pembunuhan di Luar Hukum
penembakan di Aceh
baca 10 detik
  • KontraS mengecam dugaan penembakan oleh anggota TNI yang menewaskan seorang warga Aceh di Pidie pada November 2026.
  • Tragedi penembakan dalam acara Maulid Nabi tersebut juga mengakibatkan sembilan warga sipil lainnya mengalami luka-luka.
  • KontraS mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum segera menginvestigasi secara transparan serta mengevaluasi institusi TNI.

Suara.com - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengecam keras dugaan penembakan oleh anggota TNI yang mengakibatkan seorang warga Aceh berinisial AR (20) meninggal dunia dalam acara Maulid Nabi di Desa Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, pada 4 November 2026.

Wakil Koordinator KontraS Jane Rosalina mengatakan tindakan tersebut mencederai prinsip hak asasi manusia (HAM) dan melukai asas keadilan bagi masyarakat Aceh.

"Tindakan tersebut melanggar hak asasi manusia serta mencederai rasa keadilan, keamanan, dan perdamaian di Aceh sehingga menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka tembakan," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (6/11/2026).

Menurut data yang dihimpun KontraS, setidaknya sembilan orang lainnya turut menjadi korban dalam tragedi tersebut. Enam di antaranya berinisial BH (46), MU (48), MS (40), MT (38), DK (52), dan JCR (62).

"Dan 3 orang lainnya yang belum dapat diidentifikasi mengalami luka-luka," tambah Jane.

Menurut Jane, tragedi itu diduga terjadi akibat pengerahan aparat dalam jumlah berlebihan serta penggunaan kekuatan yang melampaui batas.

Bahkan, KontraS mencurigai adanya pembunuhan di luar hukum atau extrajudicial killing yang dilakukan oleh anggota TNI.

"Terduga pelaku yang berasal dari institusi TNI telah melakukan pembunuhan di luar hukum," tegas Jane.

Tak hanya itu, militer juga diduga melanggar Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik (ICCPR) yang diratifikasi melalui Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2005 terkait hak untuk hidup para korban.

baca juga

"Selain itu, tindakan ini juga bertentangan dengan Komentar Umum Nomor 36 Komite HAM PBB tentang Hak atas Hidup. Dalam paragraf 19, Komite HAM PBB menegaskan bahwa perampasan nyawa oleh otoritas negara merupakan persoalan yang sangat serius sehingga hukum harus secara ketat mengendalikan dan membatasi setiap keadaan yang memungkinkan tindakan tersebut terjadi," terangnya.

Padahal, menurut Jane, penggunaan simbol bendera bulan bintang merupakan bentuk ekspresi warga Aceh atas identitas kedaerahannya.

"Pengibaran bendera Bulan Bintang tidak dapat dilepaskan dari sejarah konflik dan proses perdamaian Aceh, termasuk pengakuan terhadap kekhususan Aceh dalam kerangka hukum nasional. Secara konstitusional, pengakuan terhadap kekhususan daerah diatur dalam Pasal 18B ayat (1) UUD 1945, yang kemudian dijabarkan melalui UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh," imbuhnya.

"Hal ini juga berkaitan dengan jaminan kebebasan berekspresi dan berkumpul sebagaimana diatur dalam Pasal 28E ayat (3) UUD 1945, Pasal 19 ICCPR, dan Pasal 21 ICCPR," sambung Jane.

Atas dasar tersebut, Jane mengatakan pihaknya menyampaikan tujuh poin desakan kepada pemerintah agar segera menindaklanjuti dugaan pelanggaran HAM tersebut.

Pertama, meminta Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi tata kelola TNI agar budaya kekerasan terhadap masyarakat sipil tidak terulang kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Bentrok Berdarah di Pidie Aceh, Yusril Persilakan Komnas HAM Selidiki

Geger Bentrok Berdarah di Pidie Aceh, Yusril Persilakan Komnas HAM Selidiki

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:23 WIB

Rayuan India Bujuk Presiden Prabowo Mau Pelabuhan Sabang Dijadikan Pusat Logistik

Rayuan India Bujuk Presiden Prabowo Mau Pelabuhan Sabang Dijadikan Pusat Logistik

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 08:45 WIB

Jadi Produsen Cabai, Aceh Malah Pimpin Inflasi Sumatera

Jadi Produsen Cabai, Aceh Malah Pimpin Inflasi Sumatera

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:56 WIB

Brantas Abipraya Bersama Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir di Aceh

Brantas Abipraya Bersama Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir di Aceh

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:40 WIB

Detik-detik Warga Pidie Aceh Tiarap Dihujani Peluru, Teriakan Allahu Akbar Pecah

Detik-detik Warga Pidie Aceh Tiarap Dihujani Peluru, Teriakan Allahu Akbar Pecah

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:51 WIB

Video Bentrok TNI-Warga Aceh Viral, Penertiban Bendera Bulan Bintang Berujung 1 Orang Tewas

Video Bentrok TNI-Warga Aceh Viral, Penertiban Bendera Bulan Bintang Berujung 1 Orang Tewas

News | Kamis, 05 November 2026 | 15:09 WIB

Temui Prabowo di Istana, Gubernur Aceh Muzakir Manaf Bahas Bendera Aceh hingga Dana Abadi Eks GAM

Temui Prabowo di Istana, Gubernur Aceh Muzakir Manaf Bahas Bendera Aceh hingga Dana Abadi Eks GAM

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:24 WIB

Kronologi Penertiban Bendera Bulan Bintang di Aceh Berujung Penembakan: 1 Tewas, 13 Luka

Kronologi Penertiban Bendera Bulan Bintang di Aceh Berujung Penembakan: 1 Tewas, 13 Luka

News | Kamis, 05 November 2026 | 08:30 WIB

Fenomena Sinkhole di Aceh Tengah, Tanah Seluas 3 Hektare Amblas

Fenomena Sinkhole di Aceh Tengah, Tanah Seluas 3 Hektare Amblas

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 09:00 WIB

Setahun Pascabencana, Pembangunan Jalan dan Jembatan di Aceh Tengah Dikebut

Setahun Pascabencana, Pembangunan Jalan dan Jembatan di Aceh Tengah Dikebut

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Dari Jalanan ke Piala Wali Kota, Anak-anak Liga Aspal Siap Unjuk Gigi

Dari Jalanan ke Piala Wali Kota, Anak-anak Liga Aspal Siap Unjuk Gigi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:31 WIB

Gandeng Kader Posyandu, Taj Yasin Genjot Pendataan Perlinsos Digital di Jateng

Gandeng Kader Posyandu, Taj Yasin Genjot Pendataan Perlinsos Digital di Jateng

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:30 WIB

Wagub Taj Yasin Minta Baznas-Lazismu Sinergi Ikut Entaskan Kemiskinan

Wagub Taj Yasin Minta Baznas-Lazismu Sinergi Ikut Entaskan Kemiskinan

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 19:24 WIB

Geger Bentrok Berdarah di Pidie Aceh, Yusril Persilakan Komnas HAM Selidiki

Geger Bentrok Berdarah di Pidie Aceh, Yusril Persilakan Komnas HAM Selidiki

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:23 WIB

Maraknya Demonstrasi Mahasiswa Hari Ini dan Kenangan Masa Lalu Saya

Maraknya Demonstrasi Mahasiswa Hari Ini dan Kenangan Masa Lalu Saya

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 19:20 WIB

Sistem Portal Ekspor SDA Milik DSI Mulai Diuji Coba, Begini Mekanismenya

Sistem Portal Ekspor SDA Milik DSI Mulai Diuji Coba, Begini Mekanismenya

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:19 WIB

4 Cara Cek KTP Disalahgunakan untuk Pinjol atau Tidak

4 Cara Cek KTP Disalahgunakan untuk Pinjol atau Tidak

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 19:15 WIB

Polemik Spanduk Karhutla Oki Rengga: Riuh Simbolis, Korban Malah Terlupakan

Polemik Spanduk Karhutla Oki Rengga: Riuh Simbolis, Korban Malah Terlupakan

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 19:15 WIB

Mangkrak Sejak Era Ahok, Pramono Targetkan JLNT Muara Karang Tuntas Dalam 3 Bulan

Mangkrak Sejak Era Ahok, Pramono Targetkan JLNT Muara Karang Tuntas Dalam 3 Bulan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 19:14 WIB

Siasat Inalum Atasi Biaya Produksi Alumium yang Tinggi

Siasat Inalum Atasi Biaya Produksi Alumium yang Tinggi

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 19:14 WIB

×