NTB.Suara.com- Target Persebaya Surabaya untuk finish di empat besar dengan menguntit Persib Bandung, Persija Jakarta dan PSM Makassar makin berat.
Persib Bandung dan Persija Jakarta yang terus bersaing di papan atas kini makin sulit dikejar usai tim Persebaya Surabaya racikan Aji Santoso ini ditundukkan PSM Makassar.
Target dua laga terakhir yang tidak tercapai membuat skuat berjuluk Bajul Ijo ini makin sulit menempel Persib Bandung, dan Persija Jakarta di posisi empat besar klasemen Liga 1.
Persebaya dalam dua laga terakhir melawan PSM dan Bali United menargetkan empat poin, namun dalam dua laga ini justru skuat kebanggaan Bonek ini gagal total lantaran tak bisa mengantongi poin satupun.
Namun demikian pelatih Persebaya Aji Santoso menyebut jika peluang empat besar untuk menempel Persib Bandung dan Persija Jakarta di empat besar masih terbuka, meskipun itu kata dia berat.
"Masih ada peluang Persebaya masuk tiga besar, tetapi lebih berat," kata Aji di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, dilansir dari ANTARA, Sabtu (25/2).
Awalnya Aji sangat optimistis skuatnya bisa menempel posisi empat besar mengunitit Persib dan Persija, namun hasil dua laga yang harus tanpa poin membuat target itu makin berat.
Kekalahan telak dari Bali United kemudian ditambah kekalahan tipis dari PSM membuat poinnya makin menjauh dari posisi empat besar.
Seperti diketahui saat ini penghuni tiga besar adalah Persija, Persib Bandung dan PSM Makassar.
Baca Juga: 7 Lagu Jawa yang Akrab di Telinga Penikmat Musik Indonesia, Bikin Ambyar!
PSM miliki poin 56 di urutan pertama klasemen Liga 1, kemudian disusul Persib Bandung 52 poin, Persija 50, sedangkan posisi empat ada Bali United dengan poin 43.
Dilanjut kemudian Borneo FC memiliki poin 41, poin sama dengan penghuni enam klasemen sementara Madura United.
Baru kemudian Persebaya Surabaya yang memiliki poin 37. Jarak Persebaya dengan penghuni posisi empat adalah empat poin. ***