NTB.Suara.com – Pernikahan Indah Permatasari dengan Arie Kriting sampai saat ini belum mendapat restu dari ibu dari Indah, Nursyah. Padahal, mereka sudah menikah sejak 2021 dan sudah dikaruniai anak.
Lantas, bagaimana kisah cinta mereka bersemi hingga menikah tanpa restu daru Nursyah?
Perjuangan Arie Kriting mendapatkan cinta Indah Permatasari ternyata tidak mudah. Arie mengaku, mereka bertemu pertama kali karena menjadi pemeran di film Stip & Pensil dengan penulis skenario Joko Anwar.
“Kita berdua main. Di situ dia jadi anak SMA, saya jadi Pak RT. Di situlah bertam pertama,” kata Arie kepada Onadio Leonardo dalam kanal Youtube The Leonardo’s, dikutip Sabtu (11/3/2023).
Tapi, saat itu Arie dan Indah tidak berbagi nomor kontak telepon. Sehingga tidak ada komunikasi pada waktu itu. Film Stip & Pensil tayang pada 2017.
Lantas, dia sekitar tahun 2016 syuting lagi dalam film Jomblo (2017). Saat itu, Arie dan Indah berperan sebagai anak kuliahan.
Arie pun mengatakan, saat itu sudah ada love story antara dirinya dengan Indah. Arie mengaku naksir Indah, namun cintanya bertepuk sebelah tangan.
“Saya suka sama dia, dia nggak sama saya. Cinta bertepuk sebelah banget,” ucapnya lantas tertawa.
Indah mengakui, saat itu dia masih biasa-biasa saja. Ngobrol-ngbrol saja. Sampai selesai syuting masih biasa-biasa saja.
Baca Juga: Arie Kriting Buat Rumah Tiga Lantai, Ibu Indah Permatasari Ngejek: Baru DP, Bukan Kontan!
Indah pun mengungkapkan bagaimana benih-benih cinta keduanya mulai tumbuh. Itu karena dia sering ngobrol dengan Arie Kriting.
“Kebetulan dia Makassar (Sulawesi Selatan), saya Baubau (Sulawesi Tenggara). Dialognya kan kurang lebih sama. Karena sama-sama Sulawesi, ngobrolnya nyambung,” tandas Arie.
“Bercandanya juga nyambung. Akrab banget iya, tapi belum benihnya ya,” timpal Indah.
Saat pertengahan promo, kata Indah, Arie syuting ke Sumba, NTT. Saat itu, Indah mengaku kesepian. Tidak ada teman seakrab itu lagi.
“Terus aku mulai nge-chat dia,” tandas dia.
Hari kedua, Indah mengirim pesan lagi. Indah memberi pesan agar Arie jangan banyak makan mie.