NTB.Suara.com - Perseteruan yang melibatkan Arie Kriting dan mertuanya, Nursyah hingga saat ini masih berlanjut.
Bagaimana tidak, hingga saat ini Nursyah masih kerap menyindir suami dari anaknya yang bernama Indah Permatasari tersebut.
Nursyah masih kerap melontarkan sindirian pedas kepada menantunya melalui akun instagram resminya.
Lantas, bagaimana cara menghadapi mertua? Berikut adalah 8 cara menghadapi mertua dikutip dari purbalingga.kemenag.go.id.
1. Ketulusan hati
Cara pertama yang bisa dilakukan yaitu menghadapinya dengan ketulusan hati. Sikap tersebut bisa mendatangkan kemurahan Allah untuk melunakan harti mertua dengan rasa kasih sayang kepada sang mertua.
2. Komunikasi dari kedalaman hati
Langkah kedua yaitu dengan berkomunikasi dari kedalaman hati. Komunikasi yang sehat itu didasarkan pada saling percaya, mau mendengar, menghormati pendapat, lapang dada dan terbuka.
3. Jangan tersinggung dengan ucapan mertua
Berikutnya adalah Anda jangan terlalu dalam perkataan-perkataan mertua yang menjelekan anda.
Anda disarankan menganggap ucapan mertua yang berkata jelek sebagai angin lewat.
Jangan terlalu dimasukan ke dalam hati. Karena akan menjadi beban pikiran anda sendiri.
Sebab, pikiran anda akan lebih tenang dan emosi lebih stabil ketika tidak memasukan dalam hati apa yang dikatakan mertua.
4. Selalu doakan mertua
Saran berikutnya adalah tetap mendoakan sang mertua agar diberikan hidayah dan tak lagi berbuat jahat kepada Anda.
5. Tetaplah berlaku baik
Anda disarankan tetap menahan emosi meski mertua berperilaku tidak baik. Maka, dengan cara tetap berlaku baik terhadap mertua.
Memang awalnya akan terasa sulit. Akan tetapi. jika sama-sama berbuat jahat maka tidak akan pernah ada hasilnya.
6. Memberinya hadiah
Sebagai menantu harus mencari tahu apa yang diingingkan atau disukai oleh sang mertua, dengan begitu kita akan lebih memahami tentang karakter mertua kita.
Anda bisa memberikan kado atau hadiah kepada mertua dengan penuh ketulusan hati.
7. Membantu kerepotannya
Jangan segan untuk ikut membantu pekerjaan rumah di rumah mertua. Sebab, mertua tidak menyukai menantunya yang hanya tiduran di rumah.
8. Memasrahkan semuanya kepada Allah
Langkah berikutnya adalah memasrahkan kepada Tuhan dan berdoa. Sebab, dengan bersabar anda akan lebih merasa tenang dan hati dilapangkan.(*)