NTB.Suara.com - Pengakuan artis Soimah baru-baru ini mengejutkan publik terkait urusannya dengan petugas pajak pada 2015 silam.
Pesinden yang populer disapa Ma'e ini mengaku pernah didatangi petugas pajak dengan menuduh dirinya melakukan pencucian uang.
Tuduhan yang tanpa bukti tersebut membuat Soimah merasa diintimidasi. Pasalnya, petugas pajak datang ke rumah membuka pagar tanpa adanya permisi.
Hal ini Soimah akui, para petugas pajak tersebut memperlakukan dirinya seperti seorang koruptor.
"Saya ini sudah dianggap seperti seorang koruptor," beber Soimah dilansir dari Sumedang.suaracom, Sabtu (8//2023).
Pengakuan pesinden yang dikutip sumedang.suara.com tersebut akhirnya menghebohkan publik setelah pemberitaan para pejabat pajak yang ditangkap oleh KPK.
Ia mengungkapkan perlakuan tidak mengenakan yang dilakukan petugas pajak itu sempat membuatnya trauma.
Pasalnya, pesinden yang serba bisa itu mencari rezeki dengan hasil jerih payah dan proses panjangnya, namun malah dianggap selayaknya koruptor yang mencuri uang rakyat.
Setelah diketahui, petugas pajak memanfaatkan karakter Soimah sebagai orang sombong dan orang kaya di televisi.
Mereka memanfaatkan karakter yang diperankan Soimah dengan memerasnya untuk membayar pajak.
Meskipun Soimah telah berupaya berkoordinasi dengan baik, namun menurutnya, petugas pajak masih mencari-cari celah agar bisa memeras pajak lebih banyak.
Segala cara petugas pajak lakukan, seperti mewajibkan segala transaksi harus ada nota, mengukur tanah bangunan yang dimiliki Soimah.
Bagi Soimah, perlakuan petugas pajak itu sudah seperti menginterogasi para pelaku kejahatan. (*/Haryo)