NTB.Suara.com - Rumah tanggah YouTuber Ria Ricis dan suami Teuku Ryan belakangan sedang dikabarkan tidak baik-baik saja.
Hal tersebut lantaran unggahan Ria Ricis belum lama ini pada instagram pribadinya. Isi dari unggahan Ria Ricis tersebut mengenai hal-hal yang dapat membuat rumah tangga hancur.
Selain itu, banyak netizen yang menyorot jika akhir-akhir ini Ricis jarang mengunggah momen kebersamaannya dengan sang suami. Belum lama ini beredar sebuah video yang menyebutkan bahwa Ricis telah resmi melepas cincin pernikahannya dengan Teuku Ryan.
Video tersebut diunggah oleh akun YouTube CCTV Seleb dan sudah ditonton lebih dari dua ribu kali. Sang pengunggah memberi judul videonya dengan 'Hari ini Ricis resmi lepas cincin pernikahan setelah Teuku Ryan dihipnotis Uya Kuya?'.
Dengan melihat judul video di atas pasti banyak netizen yang langsung berspekulasi tidak baik mengenai kondisi rumah tangga Ria Ricis dan Teuku Ryan. Namun apakah berita dari video tersebut benar adanya?
Setelah melihat video dan melakukan penelusuran oleh Tim Suara NTB lebih dalam, ternyata unggahan video tersebut tidak benar.
Pasalnya isi dari video tersebut adalah sebuah potongan video yang telah diunggah lebih dari satu tahun yang lalu ketika Ricis dan Ryan belum resmi menikah.
Konten video tersebut merupakan konten saat Teuku Ryan dihipnotis oleh Uya Kuya yang diunggah pada kanal YouTube Trans7 Official pada 17 Oktober 2021.
Benar dalam acara tersebut Ricis sempat melepas cincin yang ia kenakan namun itu adalah cincin pertunangan bukan cincin pernikahan. Ricis melepas cincin pertunangannya karena mendengar pernyataan Teuku Ryan yang mengatakan bahwa dirinya tidak mencintai Ricis dan hanya ingin pansos saja.
Baca Juga: Hasil Liga Spanyol: Nacho Fernandez dan Marco Asensio Bawa Real Madrid Kalahkan Cadiz
Namun, pernyataan Teuku Ryan dalam video tersebut pun ternyata hanya prank belaka.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan diatas, klaim yang menyebutkan bahwa Ria Ricis melepas cincin pernikahannya dengan Teuku Ryan setelah dihipnotis Uya Kuya adalah klaim yang tidak benar alias hoax.(M.Iqbal*)