NTB.Suara.com – Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri memiliki momen manis saat bertanding di Kamboja jelang SEA Games 2023.
Ia sukses mengantarkan Timnas Indonesia U-22 menjuarai Piala AFF U-22 pada tahun 2019 lalu di venue yang sama.
Saat itu Indra Sjafri berhasil membawa Timnas Indonesia U-22 menjadi juara usai menekuk Thailand di partai puncak.
Kembali berlaga di Kamboja bersama Timnas Indonesia U-22 di ajang SEA Games 2023.
Hal serupa ingin kembali diulang Indra Sjafri yang diberi tugas mengakhiri dahaga medali emas di ajang SEA Games sejak 1991 lalu.
Peluang tersebut cukup besar bagi skuad Garuda Muda karena mereka terhindar dari grup neraka.
Bersaing di Grup A bersama Kamboja, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste yang di atas kertas merupakan lawan yang cukup ringan bagi Timnas Indonesia U-22.
“SEA Games ini untuk saya adalah yang kedua dan kami datang ke sini (Kamboja) dengan kekuatan 20 pemain sesuai regulasi dan kita siap menghadapi turnamen ini,” kata Indra Sjafri dikutip pada Sabtu (29/4).
“Pertama saya sangat terkesan dengan Kamboja, setelah pertama saya datang pada 2019 di mana di situ ada turnamen Piala AFF U-22 dan waktu itu kami juara,” imbuh eks pelatih Bali United itu.
Baca Juga: Dinamika Politik Usai PDIP Deklarasi Ganjar Capres: Para Tokoh Bermanuver, Sandiaga Hengkang
Meski berada di grup yang relatif ringan tetapi Indra Sjafri mengatakan masing-masing tim menunjukkan perubahan yang patut diwaspadai oleh timnya.
Ia juga senang dengan fasilitas yang diberikan oleh Kamboja sebagai tuan rumah dengan memberikan fasilitas terbaik kepada Timnas Indonesia U-22.
“Yang membedakan adalah lapangan sangat bagus yang dulunya sintetis sekarang sudah lapangan yang saya pikir tadi kami berkunjung ke lapangan sangat baik. Dan juga terima kasih untuk panitia yang di sini,” pungkas Indra Sjafri. (Mf Ifta/*)