NTB.Suara.com - Media Vietnam memberikan pesan khusus pada Timnas U-22 Indonesia. Diminta lebih hati-hati karena ada indikasi oknum wasit untungkan tim tuan rumah.
Media Vietnam, Soha.vn menyoroti kinerja wasit saat Kamboja bertemu Timor Leste.
Pada babak pertama pertandingan berjalan normal tidak ada kontroversi.
Tapi memasuki babak kedua, ada satu kejadian yang membuat pemain Timor Leste memprotes wasit secara keras.
Berawal di menit ke-60 saat pemain Timor Leste, Mouzinho melakukan akselerasi dengan cepat ke gawang Kamboja.
Karena tidak ada yang bisa membendung gerakan Mouzinho, kiper Kamboja, Reth Lyheng memutuskan keluar dari sarangnya.
Tapi keputusan akhir Reth Lyheng dinilai melakukan pelanggaran fatal oleh para pemain Timor Leste.
Menurut mereka Reth menghalau bola dengan kedua tangannya, padahal posisi penjaga gawang tersebut berada di luar area penjaga gawang.
Sontak saja pemain Timor Leste memprotes wasit, karena wasit tidak menggap sebagai pelanggaran.
Baca Juga: Dituding Biarkan Perselingkuhan Virgoun, Rekan di Band: Mari Sama-Sama Dewasa
Sehingga permainan terus berlanjut, dan Timor Leste tidak mendapatkan hadiah tendangan bebas.
Media Vietnam, Soha mengomentari hal tersebut dengan mengatakan wasit telah berbuat kesalahan karena dalam tayangan ulang jelas Reth menghalau bola dengan kedua tangannya.
"Melihat tayangan ulang, sangat jelas wasit melakukan kesalahan dengan tidak memberikan tendangan bebas kepada Timor Leste," tulis Soha.vn.
"Dan menunjukkan kartu kepada kiper Kamboja. Entahlah, wasit menangani kesalahan karena masalah teknis atau masalah psikologis."
Jika melihat kasus serupa di Liga 1, maka kiper Kamboja seharusnya mendapatkan kartu merah dan harus bermain dengan 10 pemain.
Kontroversi inilah yang dinilai oleh media Vietnam harus diwaspadai oleh calon lawan Kamboja di SEA Games 2023.