NTB.Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menegaskan bahwa Indra Sjafri tidak akan bertugas kembali sebagai direktur teknik Timnas Indonesia.
Seiring dengan keberhasilan Indra Sjafri membawa Timnas Indonesia U-22 merebut medali emas SEA Games 2023, Erick Thohir memberi tugas baru kepada pelatih berusia 53 tahun itu, yakni menangani Timnas Indonesia U-23.
Sebagai gantinya, Erick Thohir mengaku saat ini pihaknya tengah menjalin komunikasi dengan beberapa kandidat direktur teknik yang baru. Kemungkinan akan diisi oleh direktur teknik asing karena Menteri BUMN itu menyebut Jerman dan Jepang.
“Salah satunya yang saya sudah bicara dengan Jepang nanti kita kerja sama mengenai bench marking liga dan wasit,” kata Erick Thohir dikutip NTB.Suara.com dari laman Suara.com, Sabtu (20/5/2023).
“Dengan Jerman kita juga akan tanda tangan untuk bench marking liga dan juga salah satunya mencari direktur teknik,” sambungnya.
Diketahui Indra Sjafri menjabat sebagai Direktur Teknik PSSI sejak 2020, menggantikan posisi Danurwindo, ketika Ketua Umum PSSI dipegang oleh Mochammad Iriawan atau Iwan Bule.
Jabatan tersebut dipegang Indra Sjafri setelah Shin Tae-yong difokuskan menyiapkan tim untuk Piala Dunia U-20 yang batal digelar di Indonesia.
Indra Sjafri turun gunung menangani Timnas Indonesia U-22 di ajang SEA Games 2023 Kamboja dan sukses merebut medali emas yang kali terakhir diraih Indonesia pada SEA Games 1991.
Penunjukkan direktur tekning asing bagi Erick Thohir adalah upaya yang dilakukan PSSI untuk melakukan regenerasi pelatih di Indonesia.
Baca Juga: Pilih Liburan Tanpa Arya Saloka, Putri Anne Tampil Semakin Berani dengan Melepas Jilbabnya
“Iya dong (direktur teknik asing) dan Coach Indra senang saya lihat. Banyak coach-coach muda, Coach Shin Tae-yong juga harus punya coach-coach muda dari Indonesia, regenerasi lah,” jelas Erick Thohir.
Padatnya jadwal event sepakbola internasional yang akan dihadapi Timnas Indonesia tentu penunjukkan direktur teknik yang baru harus segera diputuskan dalam waktu dekat. (Riadin Asy/*)