NTB.Suara.com - Para jemaah haji yang berasal dari Indonesia yang saat ini sudah tiba di Kota Madinah, Arab Saudi, mendapat imbauan untuk tetap waspada karena di sana sedang berlangsung cuaca yang sangat panas dengan suhu udara mencapai lebih dari 40 derajat celsius. Mereka juga diminta untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah.
"Ibadah haji memerlukan fisik yang prima, jemaah haji agar selalu memperhatikan aspek kesehatan selama di perjalanan, di Arab Saudi, hingga kembali ke tanah air. Jangan memaksakan diri beraktivitas, termasuk beribadah sunnah, terlebih jika merasa kesehatannya tidak memadai," kata Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas, dilansir NTB.Suara.com dari Instagram @informasihaji dan @kemenag_ri, Kamis (1/6/2023).
Menjaga kesehatan untuk para jemaah haji adalah hal yang paling penting mengingat suhu udara yang ada di Kota Madinah sangat tinggi berbeda dengan yang ada di Indonesia.
Liliek Marhaendro Susilo yang bertugas sebagai Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI menghimbau untuk para jemaah haji dari Indonesia terutama para lansia supaya menghindari aktivitas di luar ruangan mengingat kondisi sekarang ini yang tak memungkinkan.
"Jemaah juga bisa menunaikan shalat di pemondokan, untuk menghindari kelelahan," ucap Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI dikutip dari kemenag.go.id pada Kamis (1/6/2023).
Para jemaah haji juga diminta untuk lebih pintar ketika menghemat tenaga sehingga bisa kuat jasmaninya ketika menjalankan ibadah wukuf di Arafah nantinya.
Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI juga mengingatkan para jemaah Indonesia jangat terlalu memaksakan diri untuk melakukan arbain atau sholat berjemaah sebesar 40 waktu.
Mereka perlu menjaga kondisi tubuh jika sedang tidak mampu atau tengah tidak enak badan yang justru sangat membahayakan diri Anda sendiri.
10 Tips yang perlu dilakukan Jemaah untuk menghadapi cuaca ekstrim ketika melakukan ibadah haji diantaranya:
Baca Juga: 4 Hal Asyik yang Bisa Kita Lakukan Ketika Musim Panas
1. Tertib dan patuh dengan peraturan yang ada selama melakukan ibadah di Masjid Nabawi
2. Jemaah haji wajib mencatat kembali mengenai nomor kamar yang hendak dipakai dan perlu mengetahui nama tempat pemondokan sebelum menjalankan ibadah di Masjid Nabawi.
3. Mencatat kembali beberapa nomor telepon yang dibutuhkan dan jika Anda ada keperluan terkait sesuatu hal silahkan segera konvirmasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) pada lokasi pemondokan jika akan berangkat ke masjid.
4. Makan secara tepat waktu dan beristirahatlah yang cukup agar tubuh selalu berstamina selama menjalankan ibadah haji di tanah suci.
5. Ketika melakukan kegiatan Sebaiknya pergi dan pulang kegiatan dilakukan dengan berkelompok supaya tetap aman dan terhindar dari tindak kejahatan.
6. Untuk menghindari terjadinya kaki melepuh maka pergunakan alas kaki yang dapat digunakan dan usahakan menggunakan kaus kaki. Jika Anda kehilangan alas kaki yang Anda miliki hubungi seorang petugas yang menjalankan tugasnya di sekitar jemaah yang ada dan jangan memaksakan diri untuk pulang kembali ke hotel tanpa menggunakan alas kaki di siang hari.