Bukan Paul Munster, Pelatih Persebaya Pengganti Uston Nawawi Disebut Eks Kiper, Bonek: Panic Transfer?

Suara NTB

Senin, 11 September 2023 | 16:17 WIB
Bukan Paul Munster, Pelatih Persebaya Pengganti Uston Nawawi Disebut Eks Kiper, Bonek: Panic Transfer?
Bukan Paul Munster, Pelatih Persebaya Pengganti Uston Nawawi Disebut Eks Kiper, Bonek: Panic Transfer? (Instagram @odishafc)

NTBSuara.com - Persebaya Surabaya dirumorkan telah sepakat menggaet pelatih kepala yang baru untuk menggantikan pelatih carataker Uston Nawawi. Pelatih kepala yang baru itu bukan Paul Munster, melainkan Josep Gombau, yang merupakan mantan pemain dengan posisi kiper.

Kabar Persebaya Surabaya merekrut Josep Gombau itu diunggah dalam akun instagram fanbase @persebayafans.27.

"RUMOR! Persebaya dirumorkan sudah mencapai kata sepakat dengan Josep Gombau. Persebaya telah mengirim pesan pengesahan kepada PSSI," tulis akun tersebut, Senin (11/9/2023).

Disebut pula Josep Gombau merupakan pelatih asal Spanyol. Pelatih berusia 47 tahun itu memiliki pengalaman panjang sepak bola Spanyol.

Dari penelusuran lebih lanjut di laman transfermarkt, Josep Gombau saat ini memang bestatus without club alias tanpa klub.

Terakhir dia melatih klub Odisha FC yang berlaga di Liga 1 India selama hampir setahun. Setahun sebelumnya dia menjadi penasihat strategis di klub tersebut.

Perjalanannya sebagai pelatih bermula dengan menukangi CF Amposta sebagai pelatih tim junior pada 1993 hingga 2000, sebuah klub di Spanyol.

Kemudian dia hijrah ke klub Espanyol pada 2000 sebagai pelatih tim junior, lalu jadi pemandu baka pada 2001, hingga direktur teknis pada 2002 sampai 2003.

Perjalanan kariernya berlanjut ke klub Barcelona pada 2003 dengan posisi sebagai pemandu bakat pemain muda, lalu adi asisten pelatih Barca Muda pada 2005.

baca juga

Dari sana, dia mulai melakukan pengembaraan ke luar Spanyol. Persisnya ketika dia menerima tawaran sebagai pelatih klub Kitchee yang berlaga di liga primer Hong Kong pada 2009-2013.

Pada 2016, dia hijrah ke Australia melatih klub Adelaide United selama 3 tahun.

Yang menarik, dia sempat menjadi pelatih kepala tim Australia pada 2016-2017, kemudian tim Australia U23 selama setahun. Masih di Australia, pada 2017, Josep Gombau menjadi pelatih kepala klub Western Sydney.   

Persisnya pada 2 Agustus 2018, Gombau melanjutkan karier ke Liga di Inia dengan menjadi pelatih kepala Delhi Dynamos (2018). Selanjutnya, dia jadi pelatih kepala klub Queenboro FC di Amerika Serikat, kemudian jadi  sebagai direktur olahraga di sana.

Klub terakhir yang dipolesnya adalah Odisha FC sejak 2021 sebaga penasehat strategis, kemudian pada musim 2022/2023 jadi pelatih kepala.

Sepanjang kariernya sebagai pelatih, dia meraih juara Australian Cup, dua kali Juara Hong Kong, 2 kali juara Hong Kong Cup, dan juara Liga Hong Kong.  

Yang menarik, saat masih menjadi pemain sepak bola, Josep Gombau bukan berposisi sebagai pemain depan, tengah atau belakang. Bukan striker, gelandang, sayap, atau pun bek. 

Karier Josep Gombau sebagai pemain adalah berposisi jadi penjaga gawang alias kiper CF Amposta. Setelah berhenti dari pemain, dia melatih tim junior klub itu.

Rumor ini pun mendapat banyak perhatian dari netizen atau Bonek. Sebagian dari mereka mempertanyakan rekam jejaknya.

"Duh pelatih tidak ada statistiknya kah? Melatih di mana sebelumnya? Semoga bukan panic transfer," kata @edhensheten

"Intine nggolek seng murah Yahya," tuding @yosibenayoen

"Kok koyok meragukan ngene wong iki, mugo-mugo ae bukan panic transfer (Kok seperti meraguan begini orang ini. Semoga saja bukan panic transfer," ujarnya. 

Persebaya Surabaya memang harus menunjuk pelatih kepala baru dalam laga selanjutnya. Setelah Aji Santoso didepak sebulan lalu, Persebaya diasuh pelatih carataker Uston Nawawi. Jika sebulan setelah itu harus tunjuk pelatih kepala yang sesuai kualifikasi yakni berlisensi AFC Pro atau yang setara. Jika tidak, maka Persebaya didenda Rp100 juta. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waduh! Skuad Persebaya Malah Latihan Tinju Jelang Lawan Madura United dan Arema FC, Siap Baku Hantam?

Waduh! Skuad Persebaya Malah Latihan Tinju Jelang Lawan Madura United dan Arema FC, Siap Baku Hantam?

Ntb | Senin, 11 September 2023 | 15:25 WIB

Persebaya Surabaya vs Madura United, Pertarungan Sengit di Tengah Gelora

Persebaya Surabaya vs Madura United, Pertarungan Sengit di Tengah Gelora

Ntb | Senin, 11 September 2023 | 09:47 WIB

Timnas Indonesia U23 Benamkan Taiwan, Eks Wonderkid Persebaya Cetak 2 Gol, Pengantin Baru Tutup Skor 9-0

Timnas Indonesia U23 Benamkan Taiwan, Eks Wonderkid Persebaya Cetak 2 Gol, Pengantin Baru Tutup Skor 9-0

Ntb | Sabtu, 09 September 2023 | 23:54 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×