NTB.suara.com - Meski sudah berusia 20 tahun lebih. Namun, pamor Toyota Great Corolla masih banyak menjadi pilihan pecinta otomotif di tanah air. Namanya tak pudar oleh zaman. Sebab, mobil ini terbilang memiliki banyak kelebihan dan juga menjadi bahan mantaf untuk modifikasi. Jadi, kendati sudah lawas. Toyota Great Corolla harganya terbilang sangat stabil di pasaran.
Perlu diingat, mobil satu ini bukannya tanpa kekurangan. Namanya juga mobil tua. Salah satu kelemahan yang harus diperhatikan saat membeli Great Corolla bekas adalah kaki-kaki yang sudah lemah akibat usia. Seperti kebanyakan mobil klasik, masalah pada kaki-kaki seringkali menjadi masalah utama pada Toyota Great Corolla yang sudah berusia. Ketika mempertimbangkan pembelian mobil bekas ini, sangat penting untuk memeriksa kondisi kaki-kaki dengan seksama.
Mobil ini sering mengalami bunyi-bunyi aneh di area kaki-kaki, terutama ketika melintasi jalan yang rusak. Bunyi seperti gluduk-gluduk mungkin disebabkan oleh kerusakan pada bagian ball joint. Selain itu, bushing rem juga rentan mengalami masalah. Karet bushing yang rusak dapat menyebabkan bunyi gluduk saat mobil direm, bahkan bisa menghasilkan bunyi kreot-kreot.
Untuk mengatasi masalah ini, penggantian bagian yang aus diperlukan. Biaya penggantian ball joint, misalnya, berkisar antara Rp 200 ribu. Sementara itu, harga untuk penggantian link stabilizer mulai dari Rp 150 ribuan.
Tak hanya itu, masih terkait faktor usia. Beberapa Great Corolla mungkin terasa kurang bertenaga dibandingkan dengan mobil-mobil modern. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk masalah pada pasokan bahan bakar ke ruang pembakaran. Injektor yang tersumbat, kebocoran di saluran bahan bakar, atau melemahnya fuel pump dapat menjadi penyebabnya.
Selain itu, knalpot yang berletup-letup atau berasap dapat menandakan campuran bahan bakar yang tidak optimal. Gejala ini juga bisa disebabkan oleh busi yang lemah. Jika Anda merasa bahwa performa mobil Anda menurun akibat masalah-masalah ini, segera periksakan mobil Anda ke bengkel terdekat.
Salah satu masalah yang sering terjadi pada Great Corolla adalah kebocoran pada distributor (delco). Delco adalah salah satu komponen penting dalam sistem pengapian mobil, yang berfungsi untuk mendistribusikan tegangan tinggi ke busi sesuai dengan urutan pengapian mesin.
Pada Great Corolla, kebocoran pada delco seringkali terjadi dan dapat mengakibatkan masalah seperti mogok. Untuk menangani masalah ini, disarankan untuk mengganti komponen delco yang bocor. Penggantian dapat dilakukan dengan menggunakan komponen baru atau copotan. Namun, perlu diingat bahwa penggantian dengan komponen baru mungkin memerlukan biaya sekitar Rp 9 jutaan.
Kebocoran pada delco biasanya terjadi karena posisi delco sejajar dengan mesin. Ketika mesin panas, seal pada delco dapat bocor, sehingga terjadi kebocoran. Ini berbeda dengan delco pada mobil Kijang yang posisinya berdiri. Kebocoran pada delco dapat mengakibatkan oli merembes ke distributor, sehingga terjadi kebocoran.
Toyota Great Corolla adalah salah satu mobil klasik yang memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan. Kelebihan termasuk desain timeless, ketersediaan suku cadang yang melimpah, handling yang nyaman, dan mesin yang bandel. Namun, pemilik Great Corolla bekas harus memperhatikan masalah kaki-kaki yang rentan lemah, performa yang mungkin kurang bertenaga, dan masalah yang sering terjadi pada delco.
Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Toyota Corolla Lawas Langka Dipasaran
Dengan pemeliharaan yang tepat, Great Corolla bekas tetap bisa menjadi kendaraan yang dapat diandalkan dan berdaya tahan lama. Jadi, jika Anda adalah seorang penggemar mobil klasik, Great Corolla bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dimiliki. (*)