70 Anak Indonesia Terpapar Komunitas Kekerasan TCC, Komisi X DPR: Tentu Ini Jadi Persoalan Serius

Bella | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 05 Februari 2026 | 14:53 WIB
70 Anak Indonesia Terpapar Komunitas Kekerasan TCC, Komisi X DPR: Tentu Ini Jadi Persoalan Serius
Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. [Dok.Ist]
  • Siswa kelas IX SMPN 3 Kubu Raya terlibat peledakan molotov, tergabung komunitas terpapar konten kekerasan.
  • Densus 88 mengidentifikasi 70 anak terpapar grup yang sama, termasuk pelaku dari Jakarta.
  • DPR mendesak Kemendikdasmen berkoordinasi dengan polisi untuk mencegah penyebaran paham kekerasan di sekolah.

Suara.com - Insiden peledakan bom molotov yang terjadi di SMPN 3 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat pada Selasa (3/2/2026) mengungkap fakta yang mengkhawatirkan. Terduga pelaku yang merupakan siswa kelas IX di sekolah tersebut, teridentifikasi tergabung dalam komunitas TCC (The Core Community) yang juga berisi puluhan anak terpapar konten kekerasan.

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Mayndra Eka Wardhana, mengungkapkan sedikitnya ada 70 anak yang tergabung dalam grup tersebut, termasuk satu grup dengan seorang siswa pelaku peledakan dari SMAN 72 Jakarta

Menanggapi fenomena ini, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendesak adanya langkah konkret dari pemerintah.

Lalu menyatakan keprihatinan mendalam atas temuan tersebut dan meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) segera bergerak cepat melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.

"Ya, tentu pertama kami prihatin ini, prihatin mendengar informasi seperti ini. Kami melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, meminta agar ada koordinasi dengan aparat penegak hukum," kata Lalu di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Ia menyoroti adanya pergeseran pola penyebaran paham kekerasan yang kini secara terang-terangan mulai menyasar kelompok usia sekolah. 

Menurutnya, kondisi ini merupakan ancaman serius bagi masa depan dunia pendidikan nasional.

"Karena kalau sudah mulai satu, dua, tiga, dan seterusnya, itu tentu akan menjadi persoalan serius. Apalagi target, kalau saya lihat sekarang ada pengalihan target ini, yang tadinya menggunakan orang biasa-biasa, orang dewasa, yang artinya di luar usia sekolah, sekarang targetnya menyasar anak-anak sekolah," jelasnya.

Ia menambahkan, pergeseran target ini harus diwaspadai oleh semua pihak. 

"Nah, ini yang menjadi kekhawatiran bagi dunia pendidikan kita," lanjutnya.

Sebagai tindak lanjut, Komisi X DPR RI telah mengagendakan pertemuan khusus dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah pada pekan depan untuk membahas strategi pencegahan agar penyebaran paham kekerasan di lingkungan sekolah tidak semakin meluas.

"Kami di Komisi X insyaallah minggu depan akan bertemu dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah untuk membahas ini, melakukan pencegahan, dan tentu kami juga meminta tidak hanya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, orang tua, guru, kemudian seluruh stakeholder pendidikan yang ada di daerah, tidak hanya di pusat, ikut serta-merta bekerja bersama-sama menuntaskan masalah ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Baru! Siswa SMP Pelaku Molotov di Kalbar Satu Komunitas dengan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

Fakta Baru! Siswa SMP Pelaku Molotov di Kalbar Satu Komunitas dengan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 11:57 WIB

Berkaca dari Ledakan SMAN 72 dan Molotov Kalbar, Pengamat: Monster Sesungguhnya Bukan Siswa

Berkaca dari Ledakan SMAN 72 dan Molotov Kalbar, Pengamat: Monster Sesungguhnya Bukan Siswa

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 11:41 WIB

Anak Marah Gawainya Dilihat? Densus 88 Ungkap 6 Ciri Terpapar Ekstremisme Berbahaya

Anak Marah Gawainya Dilihat? Densus 88 Ungkap 6 Ciri Terpapar Ekstremisme Berbahaya

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 20:29 WIB

Miris! Densus 88 Ungkap 70 Anak Indonesia Terpapar Radikalisme, Pemicunya Tak Terduga

Miris! Densus 88 Ungkap 70 Anak Indonesia Terpapar Radikalisme, Pemicunya Tak Terduga

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 18:48 WIB

Seorang Remaja di Rusia Serang Sekolah Usai Terinspirasi Aksi Bom SMA 72

Seorang Remaja di Rusia Serang Sekolah Usai Terinspirasi Aksi Bom SMA 72

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 16:56 WIB

Densus 88: 70 Anak Terjerat Grup 'True Crime', Berawal dari Bullying dan Broken Home

Densus 88: 70 Anak Terjerat Grup 'True Crime', Berawal dari Bullying dan Broken Home

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 15:50 WIB

Banyak Anak Indonesia Terpapar Paham Neo-Nazi, Densus 88 Antiteror: Kurang Filter dari Negara

Banyak Anak Indonesia Terpapar Paham Neo-Nazi, Densus 88 Antiteror: Kurang Filter dari Negara

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 14:49 WIB

Komisi X DPR RI: John Herdman Harus Bawa Arah Baru dan Fondasi Kuat bagi Timnas Indonesia

Komisi X DPR RI: John Herdman Harus Bawa Arah Baru dan Fondasi Kuat bagi Timnas Indonesia

News | Senin, 05 Januari 2026 | 16:37 WIB

Densus 88: Ideologi Neo Nazi dan White Supremacy Menyasar Anak Lewat Game Online!

Densus 88: Ideologi Neo Nazi dan White Supremacy Menyasar Anak Lewat Game Online!

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 12:31 WIB

Komisi X DPR Respons Kabar 700 Ribu Anak Papua Tak Sekolah: Masalah Serius, Tapi Perlu Cross Check

Komisi X DPR Respons Kabar 700 Ribu Anak Papua Tak Sekolah: Masalah Serius, Tapi Perlu Cross Check

News | Kamis, 18 Desember 2025 | 17:48 WIB

Terkini

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB