UMKM Perempuan Masih Hadapi Tantangan, Pendampingan Jadi Kunci Keberlanjutan

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 05 Februari 2026 | 14:51 WIB
UMKM Perempuan Masih Hadapi Tantangan, Pendampingan Jadi Kunci Keberlanjutan
Ilustrasi jualan online (Pexels/Kampus Production)
baca 10 detik
    • Banyak ibu rumah tangga memulai usaha dari kebutuhan membantu ekonomi keluarga, namun terhambat akses pelatihan, literasi digital, dan permodalan.
    • Pendampingan dan penguatan kapasitas menjadi faktor penting agar UMKM perempuan dapat bertahan dan tumbuh secara berkelanjutan.
    • Upaya membangun ekosistem yang inklusif membuka ruang bagi UMKM perempuan untuk meningkatkan daya saing di era ekonomi digital.

Suara.com - Bagi banyak ibu rumah tangga, keinginan untuk berwirausaha sering kali berangkat dari kebutuhan sederhana: membantu ekonomi keluarga.

Namun, keterbatasan akses pelatihan, minim literasi digital, hingga sulitnya permodalan kerap membuat langkah itu terhenti sebelum benar-benar dimulai. Di titik inilah dukungan ekosistem menjadi penting—bukan hanya memberi modal, tetapi juga kepercayaan diri dan ruang untuk tumbuh.

Berangkat dari realitas tersebut, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk kembali memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui workshop peningkatan kapasitas bagi ibu rumah tangga pelaku usaha di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

UMKM Perempuan. (Dok. Istimewa)
UMKM Perempuan. (Dok. Istimewa)

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Kampung Wirausaha Garudafood, program inkubasi pemberdayaan masyarakat yang berada di bawah payung Garudafood Sehati dan telah berjalan sejak 2017, serta dilaksanakan berkolaborasi dengan Daarut Tauhiid (DT) Peduli.

Data UN Women mencatat, satu dari tiga perempuan di dunia merupakan pelaku usaha mikro. Di Indonesia, Kementerian Koperasi dan UKM bersama BPS melaporkan bahwa 64,5 persen UMKM dimiliki dan dipimpin oleh perempuan.

Meski demikian, tantangan struktural masih membayangi, mulai dari akses pelatihan yang terbatas, rendahnya literasi digital, hingga kendala permodalan yang menghambat keberlanjutan usaha.

Melalui Kampung Wirausaha Garudafood, perusahaan berupaya membuka akses sumber daya dan pengembangan kapasitas bagi UMKM ultra mikro, khususnya perempuan ibu rumah tangga, agar mampu membangun usaha yang berkelanjutan dan berdaya saing.

“Pemberdayaan UMKM binaan agar adaptif dan kompetitif menjadi prioritas kami. Bersama tenaga ahli mitra Garudafood, kami memberikan pendampingan intensif, pelatihan kewirausahaan, akses pasar, hingga permodalan. Ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat ekosistem UMKM perempuan yang tangguh,” ujar Dian Astriana di sela kegiatan workshop Kampung Wirausaha Garudafood.

Workshop peningkatan kapasitas ini diikuti oleh lebih dari 100 pelaku UMKM perempuan ibu rumah tangga dari berbagai wilayah di Jawa Barat. Selain mendapatkan pendampingan langsung dari narasumber ahli dan praktisi bisnis, para peserta juga membangun jejaring mandiri dan saling berbagi pengalaman.

baca juga

Memasuki tahun 2026, mereka juga berkomitmen untuk terus mengakselerasi transformasi digital bagi anggota Kampung Wirausaha melalui penyediaan dukungan kasir digital. Inisiatif ini diwujudkan melalui kerja sama dengan DT Peduli sebagai mitra strategis, sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses teknologi yang lebih inklusif.

Melalui langkah ini, UMKM binaan diharapkan dapat mengelola transaksi secara lebih efisien, meningkatkan literasi digital, dan memperluas daya saing di era ekonomi digital.

Salah satu peserta workshop, Anisa Hasanah, ibu rumah tangga asal Bandung, membagikan pengalamannya.

“Awalnya saya ragu apakah bisa berbisnis. Tapi berkat pendampingan intensif, usaha saya berkembang pesat. Sekarang saya bisa membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, membiayai pendidikan anak, sekaligus menyalurkan passion berwirausaha,” ujarnya.

Komitmen perusahaan tersebut dalam pemberdayaan UMKM dan perempuan juga tercermin melalui penghargaan “Best Women Empowerment Company 2025” kategori FMCG Industry pada ajang Women Empowerment Companies Awards (WECA). Penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam menghadirkan program berkelanjutan yang memberikan dampak sosial nyata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wali Kota Semarang Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Lewat Produk Craft

Wali Kota Semarang Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Lewat Produk Craft

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 12:49 WIB

Dorong Pemberdayaan, Komunitas yang Hadirkan Ruang Aman Perempuan

Dorong Pemberdayaan, Komunitas yang Hadirkan Ruang Aman Perempuan

Lifestyle | Rabu, 04 Februari 2026 | 17:19 WIB

Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi

Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 21:18 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×