NTB.suara.com - Setiap kendaraan modern dilengkapi dengan sistem keamanan yang vital, yaitu rem. Rem berperan penting dalam menjaga kendaraan agar aman saat dikendarai. Terdapat dua jenis rem yang biasanya digunakan dalam mobil: rem kaki dan rem tangan. Dalam artikel ini, kita akan lebih mendalami fungsi dan penggunaan rem tangan pada mobil.
Fungsi utama dari rem tangan, atau yang sering disebut sebagai rem parkir, adalah menjaga kendaraan agar tetap diam saat diparkir. Hal ini sangat berguna ketika parkir di jalanan yang curam atau miring. Selain itu, rem tangan juga dapat menjadi alternatif pengereman dalam situasi darurat. Namun, penggunaan yang tepat sangat penting.
Rem tangan mobil memiliki beberapa jenis sesuai dengan cara penggunaannya:
Rem Jenis Stik: Jenis ini digunakan baik pada mobil manual maupun otomatis. Stik rem tangan terletak di konsol tengah, di sebelah kiri kursi pengemudi, dan memiliki tombol untuk mengunci atau melepaskan kunci gear. Untuk menggunakannya, tekan tombol dan naikkan atau turunkan stik sesuai kebutuhan.
Rem Jenis Pedal: Jenis ini sejajar dengan pedal gas dan biasanya digunakan pada mobil otomatis. Rem ini berfungsi saat diinjak dalam untuk mengunci dan saat diinjak lagi untuk melepas.
Rem Jenis Tombol: Model ini relatif lebih mudah digunakan. Anda cukup menarik tuas yang ada pada tombol rem untuk mengaktifkan rem tangan.
Rem tangan mobil dibagi menjadi dua tipe berdasarkan cara kerjanya:
Rem Roda Belakang: Rem ini akan menghentikan roda belakang terlebih dahulu saat diaktifkan. Tipe ini umumnya digunakan pada mobil penumpang atau kecil. Dalam rem tangan ini, terdapat dua bagian utama: rem tromol dan rem piringan.
Rem Center Brake: Tipe ini letaknya pada poros propeller dengan transmisi. Pengereman terjadi di bagian tersebut ketika rem diaktifkan. Biasanya, tipe ini digunakan pada kendaraan niaga atau mobil angkutan barang.
Penggunaan rem tangan pada mobil harus diperhatikan dengan cermat. Kesalahan penggunaan dapat menyebabkan kerusakan pada komponen rem, yang dapat mengakibatkan biaya perbaikan yang tinggi. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Baca Juga: Apa Hubungan Ratu Jin dengan Nama Gunung Rinjani? Begini Kisahnya
Cara Menggunakan di Jalan Tanjakan: Hindari menginjak gas sebelum melepaskan rem tangan saat berada di jalan tanjakan. Ini membantu mencegah putusnya kabel rem dan menjaga stabilitas kendaraan.
Parkir dalam Waktu Lama: Jika Anda akan memarkir kendaraan dalam waktu lama, lebih baik gunakan penangkal atau masukkan transmisi P pada mobil otomatis.
Menggunakan Rem Model Stik: Jika menggunakan rem tangan model stik, pastikan tuas ditarik hingga empat hingga tujuh kali agar penguncian berjalan dengan baik.
Cara Menarik yang Benar: Ketika menarik rem tangan, cukup tarik hingga sekitar 45 derajat agar penguncian berfungsi dengan baik. Selalu periksa rem tangan secara berkala untuk mendeteksi tanda-tanda keausan.
Menggunakan rem tangan mobil dengan benar adalah kunci untuk menjaga keamanan dan mencegah kerusakan pada kendaraan Anda. Jangan mengabaikan pentingnya pemahaman yang baik tentang fungsi dan penggunaan rem tangan pada mobil Anda. Dengan begitu, Anda dapat menghindari biaya perbaikan yang tidak perlu dan menjaga kendaraan Anda dalam kondisi prima. (*)