NTB.Suara.com - Ducati Monster selalu menjadi ikon dalam dunia motor sport. Dengan sejarah panjangnya, mencapai lebih dari 250.000 unit terjual sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 1993, Monster adalah salah satu model yang sangat penting bagi merek Italia ini.
Meskipun konsep awalnya sederhana, hanya 'sebuah tempat duduk, tangki, mesin, dua roda, dan stang', Monster telah berkembang pesat selama 21 tahun terakhir.
Namun, esensi dari Monster tetap sama. Yakni motor bergaya street fighter dengan performa yang tangguh.
Model terbaru, Ducati Monster 821 Dark, menghadirkan sentuhan segar pada lini Monster. Dengan harga yang sedikit lebih terjangkau daripada versi standarnya, Monster 821 Dark tetap menawarkan pengalaman berkendara yang mengasyikkan.
Bahkan, dalam banyak hal, versi yang lebih kecil ini lebih nyaman dibandingkan dengan saudaranya yang lebih besar, Monster 1200. Untuk di Indonesia sendiri harga bekas Ducati Monster Dark Edition masih di atas 300 juta rupiah.
Apa yang membuat Monster 821 Dark berbeda dari Monster 1200? Salah satunya adalah mesinnya.
Monster 821 Dark ditenagai oleh mesin Testastretta 112hp yang diambil dari model 821 Hypermotard dan Hyperstrada.
Meskipun rangka, bodi, dan gaya tetap sama dengan Monster 1200, Monster 821 hadir dengan lengan ayun ganda, berbeda dengan versi yang lebih besar.
Selain itu, berat motor ini saat kering adalah 179kg, lebih ringan daripada Monster 1200 yang memiliki berat kering klaim sebesar 182kg.
Baca Juga: Cuma Seribu Unit di Dunia, Vespa Sprint 150 i-get ABS Limited Edition 10th Anniversary
Harga Monster 821 Dark sangat kompetitif, dibandingkan dengan versi non-Dark yang berwarna merah atau putih.
Perbedaan utamanya adalah Anda tidak mendapatkan cowl kursi, dan Anda mendapatkan tangki hitam mat, unit kursi, dan rangka hitam.
Monster 821 Dark juga mengesankan dari segi tenaga dan torsi. Saat pertama kali Monster diperkenalkan pada tahun 1993, mesinnya menghasilkan 80hp (klaim).
Monster 821 yang lebih baru ini memiliki tenaga sebesar 112hp. Mesinnya tidak agresif seperti saudaranya yang lebih besar, yang membuat Anda tetap berada dalam kewaspadaan, tetapi dalam banyak hal, mesin yang lebih kecil ini lebih efisien.
Mesinnya responsif pada putaran rendah dan memiliki cukup tenaga bahkan dalam gigi tertinggi saat melaju 70mph untuk melakukan overtaking.
Pemrograman bahan bakarnya sangat tepat, sangat mudah dikendalikan di kota pada putaran rendah, terasa sangat halus, dan lebih revver daripada mesin yang lebih besar.