Esemka Dirikan Pabrik Mobil di Boyolali

Tomi Tresnady | Suara.com

Jum'at, 04 Maret 2016 | 15:16 WIB
Esemka Dirikan Pabrik Mobil di Boyolali
Siswa melakukan pengecekan mesin model SUV Esemka tipe Rajawali R2 2014. (Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Suara.com - Mobil Esemka ingin eksis harus memiliki segmentasi pasar tersendiri mengingat persaingan industri otomotif di Tanah Air dewasa ini sangat kuat, kata Dirut Solo Techno Park (STP) Darsono di Solo, Jumat.

Oleh karena itu, dia berharap PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) mampu memilih segmentasi pasar yang jelas guna menjamin keberlanjutan industri tersebut.

Darsono mengemukakan hal itu terkait dengan pendirian pabrik mobil Esemka di Sambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, yang mendapat respons positif oleh sejumlah pihak.

"Mobil Esemka harus memiliki segmentasi pasar tersendiri. Kalau bisa, segmentasi itu berbeda dengan produk mobil yang sudah ada, baik dari sisi kemampuan daya beli maupun segi lainnya," katanya.

Ia mengatakan pemilihan segmentasi itu merupakan syarat mutlak bagi Esemka untuk bertahan di tengah persaingan industri otomotif. Apalagi, Esemka merupakan pemain baru, sementara para pesaingnya sudah relatif lama berkecimpung di dunia tersebut dan memiliki pasar tersendiri.

"Ketersediaan pasar juga akan menjamin keberlanjutan produksi Esemka. Tanpa pasar yang jelas, penjualan Esemka bisa tersendat dan jumlah produksi ikut terpengaruh," katanya.

Keberlanjutan produksi Esemka juga dianggap penting sebab komponen-komponennya masih harus didatangkan dari banyak industri.

"Komponen mobil cukup banyak. Keberlanjutan produksi perlu diperhatikan karena berhubungan dengan bisnis milik banyak pihak," katanya.

Darsono menegaskan, "STP sama sekali tidak terlibat di dalamnya. Produksi Esemka kini sepenuhnya ditangani PT SMK. Akan tetapi, kami tetap berharap produk Esemka tetap mengedepankan kualitas." Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo juga mengapresiasi pendirian pabrik tersebut. Namun, dia mengaku tidak mengetahui pihak-pihak yang digandeng PT SMK dalam memproduksi mobil tersebut.

Spirit awal pengembangan mobil Esemka sebagai hasil karya anak bangsa, menurut dia, harus tetap dipertahankan. Apalagi, saat ini Indonesia sudah memiliki banyak pelaku usaha yang mampu memproduksi komponen kendaraan.

"Kalau memang ada kerja sama teknologi, lebih baik bekerja sama dengan negara yang sudah maju teknologinya," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Minta Esemka Jadi Mobil Angkutan Pedesaan dan Pertanian

Jokowi Minta Esemka Jadi Mobil Angkutan Pedesaan dan Pertanian

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 06:22 WIB

Fadli Zon: Kalau Proton jadi Mobnas, Bagaimana Esemka?

Fadli Zon: Kalau Proton jadi Mobnas, Bagaimana Esemka?

News | Senin, 09 Februari 2015 | 15:52 WIB

Jokowi: Masa Buat Pesawat Bisa, Tapi Mobil 'Nggak'?

Jokowi: Masa Buat Pesawat Bisa, Tapi Mobil 'Nggak'?

News | Jum'at, 19 September 2014 | 13:43 WIB

Politisi PKS: Jokowi Semestinya Tak Ragu Pakai Mobil Esemka

Politisi PKS: Jokowi Semestinya Tak Ragu Pakai Mobil Esemka

News | Jum'at, 12 September 2014 | 19:12 WIB

Jokowi: Mobil Esemka Gagal Produksi Karena Faktor Bisnis

Jokowi: Mobil Esemka Gagal Produksi Karena Faktor Bisnis

Bisnis | Rabu, 30 April 2014 | 17:17 WIB

Terkini

Toyota Recall Lebih dari Satu Juta Unit Kendaraan Sepanjang Awal 2026

Toyota Recall Lebih dari Satu Juta Unit Kendaraan Sepanjang Awal 2026

Otomotif | Senin, 06 April 2026 | 19:05 WIB

7 Motor Listrik untuk Wanita dengan Desain Stylish dan Bobot Ringan

7 Motor Listrik untuk Wanita dengan Desain Stylish dan Bobot Ringan

Otomotif | Senin, 06 April 2026 | 18:27 WIB

BMW Siapkan SUV Off-Road Penantang Langsung Range Rover

BMW Siapkan SUV Off-Road Penantang Langsung Range Rover

Otomotif | Senin, 06 April 2026 | 17:40 WIB

Mantan Desainer iPhone Pilih Tombol Fisik untuk Mobil Listrik Ferrari Ketimbang Layar Sentuh

Mantan Desainer iPhone Pilih Tombol Fisik untuk Mobil Listrik Ferrari Ketimbang Layar Sentuh

Otomotif | Senin, 06 April 2026 | 16:19 WIB

Berapa Biaya Charge Mobil Listrik di Rumah? Segini Daya Listrik yang Dibutuhkan

Berapa Biaya Charge Mobil Listrik di Rumah? Segini Daya Listrik yang Dibutuhkan

Otomotif | Senin, 06 April 2026 | 16:09 WIB

Masa Pakai Baterai Motor Listrik Berapa Km? Ini Tanda Harus Segera Diganti

Masa Pakai Baterai Motor Listrik Berapa Km? Ini Tanda Harus Segera Diganti

Otomotif | Senin, 06 April 2026 | 15:48 WIB

5 Kelebihan Chery QQ3, Mobil Listrik Murah Rp146 Juta dengan Kabin Premium

5 Kelebihan Chery QQ3, Mobil Listrik Murah Rp146 Juta dengan Kabin Premium

Otomotif | Senin, 06 April 2026 | 15:36 WIB

Segini Biaya Ganti Baterai Mobil Listrik, Jangan Tunggu Mogok Agar Tak Boncos

Segini Biaya Ganti Baterai Mobil Listrik, Jangan Tunggu Mogok Agar Tak Boncos

Otomotif | Senin, 06 April 2026 | 15:35 WIB

Changan Perkenalkan Teknologi BlueCore HEV Solusi Berkendara Irit Tanpa Repot Isi Daya

Changan Perkenalkan Teknologi BlueCore HEV Solusi Berkendara Irit Tanpa Repot Isi Daya

Otomotif | Senin, 06 April 2026 | 15:13 WIB

5 Rekomendasi Sepeda Listrik Bisa Angkut Beban Berat 150 sampai 300 Kg, Mulai Rp3 Jutaan

5 Rekomendasi Sepeda Listrik Bisa Angkut Beban Berat 150 sampai 300 Kg, Mulai Rp3 Jutaan

Otomotif | Senin, 06 April 2026 | 15:05 WIB