Mantan Desainer iPhone Pilih Tombol Fisik untuk Mobil Listrik Ferrari Ketimbang Layar Sentuh

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 06 April 2026 | 16:19 WIB
Mantan Desainer iPhone Pilih Tombol Fisik untuk Mobil Listrik Ferrari Ketimbang Layar Sentuh
Ilustrasi calon mobil istrik pertama Ferrari yang akan menggunakan tombol fisik dibandingkan layar sentuh. (Foto: Ferrari)
baca 10 detik
  • Mantan desainer Apple, Jony Ive, merancang interior mobil listrik Ferrari Luce dengan konsep retro modern tanpa layar sentuh.
  • Proyek yang dikerjakan firma LoveFrom ini memprioritaskan tombol fisik dan mekanis guna meningkatkan keamanan serta kenyamanan pengemudi.
  • Jony Ive menekankan bahwa setiap elemen desain mobil berfungsi sebagai pusat kontrol fisik untuk pengalaman mengemudi optimal.

Suara.com - Mantan perancang ikonik iPhone dan Apple Watch Jony Ive membawa pendekatan mengejutkan untuk mobil listrik pertama Ferrari, Luce. Mobil listrik pertama dari pabrikan berlogo kuda jingkrak ini akan mengusung konsep retro modern yang membatasi penggunaan layar sentuh secara signifikan.

Langkah ini tergolong berani mengingat pengaruh besar Tesla dalam mempopulerkan layar lebar mirip tablet di dasbor kendaraan. Banyak produsen otomotif saat ini beralih ke layar digital karena biaya produksi yang jauh lebih murah dibandingkan tombol fisik. Namun bagi Jony Ive penggunaan layar sentuh berlebihan dianggap tidak ideal untuk pengalaman berkendara yang aman dan nyaman.

“Secara praktis dan fungsional, layar sentuh besar tidak cocok untuk mobil,” kata Ive dalam sebuah wawancara baru-baru ini, dikutip Senin (6/4/2026).

Ia memberikan pandangan kritis terhadap tren interior mobil saat ini yang didominasi layar digital. 

“Itu tak terbantahkan. Saya merasa itu mudah dan malas. Ini adalah ruang di mana bisa ada obsesi terhadap gaya dan mode,” ungkapnya

Melalui firma desain LoveFrom bersama Marc Newson proyek ini digarap dengan ketelitian setara pembuatan jam tangan mewah. Setiap sakelar dan tuas pada Ferrari Luce dirancang agar memberikan sensasi mekanis yang khas. Tujuannya adalah menciptakan antarmuka yang memadukan interaksi fisik dengan tampilan digital secara harmonis tanpa mengandalkan satu sisi saja.

Ive menekankan bahwa setiap elemen pada mobil ini didasarkan pada fungsionalitas murni agar tidak mengalihkan perhatian pengemudi. Bagian panel instrumen dirancang sebagai pusat informasi sementara roda kemudi menjadi pusat kendali fisik bagi pengemudi.

“Semuanya didasarkan pada fungsionalitas. Ini bukan soal gaya, bukan hiasan, karena itu akan mengalihkan perhatian dan tidak akan bertahan lama. Panel instrumen dan roda kemudi terhubung erat, dan ini semua tentang mengemudi Ferrari. Segala sesuatu yang lain melengkapi pengalaman tersebut. Panel instrumen adalah tentang output dan roda kemudi adalah tentang input. Semua kontrol bersifat fisik dan mekanis,” pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Biaya Charge Mobil Listrik di Rumah? Segini Daya Listrik yang Dibutuhkan

Berapa Biaya Charge Mobil Listrik di Rumah? Segini Daya Listrik yang Dibutuhkan

Otomotif | Senin, 06 April 2026 | 16:09 WIB

Segini Biaya Ganti Baterai Mobil Listrik, Jangan Tunggu Mogok Agar Tak Boncos

Segini Biaya Ganti Baterai Mobil Listrik, Jangan Tunggu Mogok Agar Tak Boncos

Otomotif | Senin, 06 April 2026 | 15:35 WIB

5 Kelebihan Chery QQ3, Mobil Listrik Murah Rp146 Juta dengan Kabin Premium

5 Kelebihan Chery QQ3, Mobil Listrik Murah Rp146 Juta dengan Kabin Premium

Otomotif | Senin, 06 April 2026 | 15:36 WIB

Terkini

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:00 WIB

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:00 WIB

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:01 WIB

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 16:29 WIB

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:05 WIB

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:25 WIB

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:00 WIB

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:19 WIB

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:05 WIB

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:10 WIB

×