Pemerintah Tak Ingin Buru-buru Berikan Insentif 'Mobil Hijau'

Siswanto, Insan Akbar Krisnamusi

Senin, 09 Mei 2016 | 17:34 WIB
Pemerintah Tak Ingin Buru-buru Berikan Insentif 'Mobil Hijau'
Datsun Go+ Panca, salah satu mobil di segmen LCGC yang berkapasitas tujuh penumpang (Suara.com/Liberty Jemadu).
Industri otomotif global telah bergerak menuju era ramah lingkungan melalui kendaraan yang memanggul mesin berteknologi ramah lingkungan seperti mobil listrik, hibrida, bahkan hidrogen melalui pembangunan infrastruktur plus pemberian insentif untuk konsumen dan industri. Indonesia sendiri baru memulainya melalui regulasi low cost green car sejak 2013.
 
LCGC termasuk ke dalam regulasi kendaraan beremisi karbon rendah yang dicanangkan pemerintah.
 
"Kami sudah meluncurkan program LCGC yang sebenarnya menuju kendaraan bersih tapi itu masih berbahan bakar konvensional (bensin). Sekarang ini bagaimana pelan-pelan menuju LCE," kata Direktur Jendral Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan, Selasa (9/5/2016).
 
Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2013 memberikan insentif pembebasan pajak penjualan barang mewah untuk LCGC yang merupakan kendaraan berkapasitas mesin di bawah atau sama dengan 1.2 liter (untuk mesin bensin) serta 1.5 l (diesel). Konsumsi bahan bakar minyak LCGC diwajibkan 20 kilometer per liter.
 
Adapun roda empat berteknologi mesin non konvensional layaknya hibrida mendapatkan insentif PPnBM 25 persen. Para agen tunggal pemegang merek dalam berbagai kesempatan meminta insentif lebih agar mereka dapat mendatangkan kendaraan hibrida.
 
President and Chief Executive Officer Mitsubishi Motors Corporation Osamu Masuko saat peletakan batu pertama pabrik Mitsubishi di Cikarang, Jawa Barat, pada Maret 2015 sempat menyinggung bahwa pihaknya menahan rencana kedatangan salah satu mobil hibrida mereka, Outlander PHEV, ke Indonesia karena mengharap insentif pajak lebih dari pemerintah.
 
Kemudian, pada Senin (9/5/2016), PT. Super Gasindo Jaya sebagai produsen mobil Indonesia bermerek Tawon mendatangi Kemenperin untuk meminta dukungan untuk rencana memproduksi bus listrik. Termasuk dukungan insentifkah?
 
"Saat ini (GSJ) tak secara spesifik meminta insentif. Tapi saya tak tahu kalau nantinya meminta itu," kata Suryawirawan.
 
Meski demikian, dia mengaku mengetahui industri otomotif menunggu insentif mobil bermesin non-konvensional. Akan tetapi, pemerintah menurutnya tak bisa terburu-buru memberikan hal itu.
 
"Kami tidak mau gegabah kalau-kalau insentif itu akhirnya hanya dipakai untuk kepentingan bisnis tanpa ada upaya kita menguasai pembuatan kendaraan kendaraan itu," kata Suryawirawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Kendaraan yang Disarankan Pertamina Pakai Pertalite

Ini Kendaraan yang Disarankan Pertamina Pakai Pertalite

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2015 | 14:40 WIB

Program LCGC Dinilai Sudah Libatkan Unsur Transfer Teknologi

Program LCGC Dinilai Sudah Libatkan Unsur Transfer Teknologi

Otomotif | Selasa, 10 Februari 2015 | 20:55 WIB

Mobil LCGC Bakal Kuasai Indonesia

Mobil LCGC Bakal Kuasai Indonesia

Otomotif | Selasa, 27 Januari 2015 | 22:29 WIB

Tahun Depan, Harga Suzuki Wagon R Dipastikan Naik

Tahun Depan, Harga Suzuki Wagon R Dipastikan Naik

Otomotif | Selasa, 23 Desember 2014 | 20:21 WIB

Terkini

Dominasi Mutlak Toyota Gazoo Racing Indonesia Jadi Ancaman Serius Rival Slalom Nasional

Dominasi Mutlak Toyota Gazoo Racing Indonesia Jadi Ancaman Serius Rival Slalom Nasional

Otomotif | Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB

Tipe Kepribadian Berdasarkan Pilihan Warna Mobil, Kamu yang Mana?

Tipe Kepribadian Berdasarkan Pilihan Warna Mobil, Kamu yang Mana?

Otomotif | Senin, 13 Juli 2026 | 18:00 WIB

Pesona Mobil Listrik Mirip Suzuki Swift Racikan 'Geng' Wuling, Begini Bocorannya

Pesona Mobil Listrik Mirip Suzuki Swift Racikan 'Geng' Wuling, Begini Bocorannya

Otomotif | Senin, 13 Juli 2026 | 17:00 WIB

BBM B50 Dinilai Bisa Menjadi Ujian Berat Bagi Daya Tahan Mesin Diesel

BBM B50 Dinilai Bisa Menjadi Ujian Berat Bagi Daya Tahan Mesin Diesel

Otomotif | Senin, 13 Juli 2026 | 15:10 WIB

10 Mobil Terlaris Semester 1 2026: Suzuki Carry Semakin di Depan

10 Mobil Terlaris Semester 1 2026: Suzuki Carry Semakin di Depan

Otomotif | Senin, 13 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mitsubishi Motors Siap Rilis XForce Hybrid Minggu Ini

Mitsubishi Motors Siap Rilis XForce Hybrid Minggu Ini

Otomotif | Senin, 13 Juli 2026 | 14:24 WIB

10 Brand Mobil Terlaris dari Wholesales Juni 2026: Toyota Tak Tertandingi, Honda Dikejar Fuso

10 Brand Mobil Terlaris dari Wholesales Juni 2026: Toyota Tak Tertandingi, Honda Dikejar Fuso

Otomotif | Senin, 13 Juli 2026 | 14:05 WIB

Raksasa Otomotif Dunia Terguncang, Berencana Suntik Mati Separuh Model dan Lakukan PHK

Raksasa Otomotif Dunia Terguncang, Berencana Suntik Mati Separuh Model dan Lakukan PHK

Otomotif | Senin, 13 Juli 2026 | 12:31 WIB

Strategi Suzuki Pertahankan Pesona Jimny Lewat Paket Modifikasi Ikonik

Strategi Suzuki Pertahankan Pesona Jimny Lewat Paket Modifikasi Ikonik

Otomotif | Senin, 13 Juli 2026 | 12:12 WIB

GAC Tembus 30 Juta Unit Saat Persaingan Mobil China Semakin Memanas di Indonesia

GAC Tembus 30 Juta Unit Saat Persaingan Mobil China Semakin Memanas di Indonesia

Otomotif | Senin, 13 Juli 2026 | 11:47 WIB

×