Cara Toyota dan Nissan Perkuat 'Kesaktian' Baterai Mobil Listrik

Selasa, 31 Mei 2016 | 21:15 WIB
Cara Toyota dan Nissan Perkuat 'Kesaktian' Baterai Mobil Listrik
Ilustrasi isi ulang baterai mobil listrik. (Shutterstock)

Suara.com - Salah satu riset yang dilakukan Toyota dan Nissan adalah tentang peningkatan kemampuan baterai mobil listrik. Nyatanya, dua pabrikan asal Negeri Sakura itu punya pendekatan berbeda untuk menyempurnakan baterai mereka.

Toyota, seperti diberitakan Automotive News akhir pekan lalu, memilih mengganti material lithium pada baterai dengan magnesium. Sementara di sisi lain, Nissan lebih berfokus pada penambahan aditif yang bisa memperpadat dan memperbanyak penyimpanan energi dalam baterai.

Toyota mempelajari kemungkinan mengganti elektrolit lithium dengan magnesium. Pasalnya, Toyota menilai material ini menjanjikan penyimpanan energi yang lebih padat. Selain itu, magnesium juga dianggap lebih aman dan stabil dibanding lithium. Risiko terbakarnya baterai pun dapat diminimalisir.

 
Hanya saja, pabrikan ini memproyeksikan bahwa baterai berbasis magnesium baru bisa diproduksi secara massal dalam 20 tahun ke depan.

Adapun Nissan mempunyai ide untuk menambahkan aditif bernama silikon monoksida amorf ke dalam baterai lithium mereka. Zat ini dirasa akan membuat baterai berisi lebih banyak ion lithium, memperbesar daya baterai, sekaligus memperpanjang jarak tempuh kendaraan listrik.

Tantangan yang masih mesti dipecahkan Nissan adalah struktur atom zat tersebut yang tidak dapat dipastikan secara ajeg. Jika jawaban dari masalah ini telah ditemukan, pihak Nissan percaya bahwa industri otomotif akan memasuki era baru teknologi baterai mobil listrik.

"Ditemukannya jawaban untuk persoalan ini sangat esensial untuk pengembangan generasi selanjutnya dari baterai lithium ion berkapasitas besar," tegas Senior Vice President Nissan Motor Corporation, Takao Asami.

"Baterai yang sedang kami kembangkan ini kelak menjadi teknologi vital dari mobil listrik kami," sambung Asami.

Berbeda dengan penelitian Toyota yang baru bisa direalisasikan dalam 20 tahun mendatang, riset baterai Nissan sendiri dipercaya akan dapat terwujud dalam waktu tak terlalu jauh ke depan. [Automotive News]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI