Ini Penyebab Penjualan Kia 'Anjlok'

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Jum'at, 24 Juni 2016 | 13:34 WIB
Ini Penyebab Penjualan Kia 'Anjlok'
Kia Rio dan Kia Picanto diluncurkan di Jakarta, Rabu (1/70 [Suara.com/Deny Yuliansari).

Suara.com - Sepanjang lima bulan pertama 2016, Kia mesti menyaksikan penjualan mereka jatuh. Peralihan konsumen city car ke mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) serta suplai dari Korea Selatan yang mandek, menjadi penyebab utama.

Direktur Pemasaran PT Kia Mobil Indonesia Hartanto Sukmono mengatakan, bahwa di Indonesia penjualan Kia mayoritas memang bergantung pada hatchback kecil (city car) Picanto, disusul kemudian oleh hatchback Rio. Di sisi lain, LCGC pun secara produk adalah sebuah city car.

"Beda keduanya ada di pemosisian harga. LCGC mendapat subsidi dari pemerintah dalam bentuk pembebasan pajak penjualan barang mewah (PPnBM)," katanya dalam acara buka puasa bersama, Kamis (23/6/2016) malam di Jakarta.

Pembebasan PPnBM berefek pada harga jual LCGC yang lebih murah dari city car. "Kalau ekonomi sedang bagus, pengaruhnya tidak signifikan. Tapi ekonomi yang terganggu, menyebabkan daya beli menurun, otomatis terjadi pergeseran-pergeseran di pasar yang tadinya cukup beli yang atas bergeser ke yang bawah," papar dia.

Pasar city car dan Picanto pun akhirnya turun drastis. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Januari-Mei 2016, transaksi jual-beli city car drop 49,4% dibanding periode yang sama tahun lalu, dari 16.924 unit menjadi 8.564 unit. Sementara Picanto 'terjun' 80,03%, dari 691 unit menjadi 138 unit.

Penjualan Rio, di sisi lain, juga turun 37,91% menjadi 344 unit saat pasar hatchback hanya minus 0,79% menjadi 18.363 unit. Transaksi komersial Kia secara total akhirnya terjerembab 59,6%, dari 1.490 unit ke 602 unit.

"Selain karena LCGC, sejak tahun lalu kami mengalami keterlambatan suplai jadi barang sempat kosong sehingga volume penjualan terganggu. Bahkan, suplai Rio pun masih terganggu hingga saat ini," ucap Hartanto.

"Faktanya, pabrik Kia yg suplai Indonesia hanya di Korea Selatan. Ada empat pabrik di sana yang menyuplai hampir ke seluruh dunia kecuali Amerika Serikat," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kia Sportage Generasi Ke-4 Dibanderol Mulai Rp350 Juta

Kia Sportage Generasi Ke-4 Dibanderol Mulai Rp350 Juta

Otomotif | Jum'at, 24 Juni 2016 | 07:56 WIB

Kia Bocorkan Peluncuran Hatchback Soul Bermesin Turbo

Kia Bocorkan Peluncuran Hatchback Soul Bermesin Turbo

Otomotif | Jum'at, 27 Mei 2016 | 17:44 WIB

Kia GT Sports Sedan Siap Masuk Produksi

Kia GT Sports Sedan Siap Masuk Produksi

Otomotif | Selasa, 17 Mei 2016 | 15:26 WIB

Gara-gara Airbag, Dua Produsen Korea Ini Putuskan Recall

Gara-gara Airbag, Dua Produsen Korea Ini Putuskan Recall

Otomotif | Minggu, 08 Mei 2016 | 03:15 WIB

Tiga Model Kia Terbaru Debut di Geneva Motor Show 2016

Tiga Model Kia Terbaru Debut di Geneva Motor Show 2016

Otomotif | Selasa, 01 Maret 2016 | 17:18 WIB

Terkini

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:00 WIB

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Video | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

×