Lelaki Ini Tewas Diduga Jadi Korban Airbag Bermasalah Honda CR-V

Dythia Novianty

Rabu, 26 Juli 2017 | 07:41 WIB
Lelaki Ini Tewas Diduga Jadi Korban Airbag Bermasalah Honda CR-V
Ilustrasi Airbag. (Shutterstock)

Suara.com - Kantung udara (airbag) diduga menjadi penyebab kematian lelaki yang terlibat dalam sebuah kecelakaan, di Barat Daya Sydney beberapa waktu lalu.

Lelaki itu diketahui tengah mengendarai Honda CR-V kemudian bertabrakan dengan Toyota Celica di persimpangan antara Jalan Mallee dan Gereja di Cabramatta.

Investigasi Polisi NSW menemukan, dia meninggal di tempat kejadian setelah cedera di leher oleh sebuah fragmen kecil.

Dia bepergian dengan seorang perempuan, yang kemudian dilarikan ke rumah sakit karena luka-luka. Sedangkan Pengemudi dan penumpang mobil Toyota, keduanya lelaki, juga dirawat di tempat kejadian dengan luka ringan.

Seperti diketahui, Honda CR-V adalah salah satu model yang terkena penarikan kembali (recall) seluruh dunia karena airbag bermasalah, awal tahun ini.

Kematian lelaki tersebut sekarang telah dilaporkan ke NSW Coroner, dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Awal tahun ini, Honda terpaksa menarik lebih dari 25.000 mobil di Australia yang dilengkapi dengan airbag Takata yang berpotensi mematikan.

Kemudian ada tambahan 600 unit lagi di-recall untuk kedua kalinya, ketika ditemukan bagian-bagian pengganti memiliki cacat yang sama.

Penarikan terakhir terutama dipengaruhi pemilik Honda Civic yang dibuat pada tahun 2000, dan versi 2012 dari CR-V, Jazz, City, Insight, Accord dan Legend.

baca juga

Menurut laporan industri, pembuat mobil Jepang tersebut telah menarik hampir setiap mobil yang dijual di Australia selama 15 tahun terakhir untuk menggantikan kantung udara. Sekitar 650.000 kantong udara baru sejak itu telah dipasang kembali.

Komisi Persaingan dan Konsumen Australia mengeluarkan peringatan terbaru mengenai airbag kabin depan Takata pada bulan April lalu.

Kematian ini merupakan insiden terkait kantung udara terbaru, yang berdampak pada pengemudi Australia.

Pada bulan April seorang perempuan di Darwin, hampir terbunuh setelah cedera di kepala oleh pecahan peluru logam yang dikeluarkan dari kantong udara Takata bermasalah di Toyota Rav 4, yang dikendarainya saat dia melakukan pengereman mendadak.

Setelah kematian lelaki Sydney ini, airbag Takata sekarang dikaitkan dengan 17 kematian di seluruh dunia. [SMH]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Karena Takata, Toyota, Mazda, BMW, dan Subaru Bayar Rp7 Triliun

Karena Takata, Toyota, Mazda, BMW, dan Subaru Bayar Rp7 Triliun

Otomotif | Jum'at, 19 Mei 2017 | 17:18 WIB

Ini Daftar Mobil Honda yang Alami Masalah Airbag di Indonesia

Ini Daftar Mobil Honda yang Alami Masalah Airbag di Indonesia

Otomotif | Senin, 03 April 2017 | 16:40 WIB

Honda Tarik 172.874 Mobilnya di Indonesia karena Masalah Airbag

Honda Tarik 172.874 Mobilnya di Indonesia karena Masalah Airbag

Otomotif | Senin, 03 April 2017 | 15:47 WIB

Terkini

Asap Kebakaran TPA Makbon Ganggu Warga hingga Penerbangan

Asap Kebakaran TPA Makbon Ganggu Warga hingga Penerbangan

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Mengenang Nasi Pecel Rp2 Ribuan, Kenapa Kuliner Ini Nggak Pernah Ada Matinya?

Mengenang Nasi Pecel Rp2 Ribuan, Kenapa Kuliner Ini Nggak Pernah Ada Matinya?

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Ketinggian 1,8 Kilometer Mengarah ke Selat Sunda

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Ketinggian 1,8 Kilometer Mengarah ke Selat Sunda

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:52 WIB

Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni

Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni

Lampung | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:42 WIB

Galaxy S26 FE Dibanderol Rp9,7 Jutaan, Bawa 47 Fitur Galaxy AI dan Update 7 Tahun

Galaxy S26 FE Dibanderol Rp9,7 Jutaan, Bawa 47 Fitur Galaxy AI dan Update 7 Tahun

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Review Who Is Martin Mull?: Dokumenter Biografi Netflix yang Mengaduk-aduk Emosi Penonton

Review Who Is Martin Mull?: Dokumenter Biografi Netflix yang Mengaduk-aduk Emosi Penonton

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Perang AS - Iran Akan Dimulai Lagi, Pentagon Siapkan Serangan Besar

Perang AS - Iran Akan Dimulai Lagi, Pentagon Siapkan Serangan Besar

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Arti Burung Gagak Mengitari Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Tanda Kematian?

Arti Burung Gagak Mengitari Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Tanda Kematian?

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Erupsi GAK Lumpuhkan Penerbangan, Menhub Ingatkan Transportasi Harus Siap Hadapi Darurat

Erupsi GAK Lumpuhkan Penerbangan, Menhub Ingatkan Transportasi Harus Siap Hadapi Darurat

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Dikepung Kabut Asap, Operasional Bandara SSK II Pekanbaru Masih Normal

Dikepung Kabut Asap, Operasional Bandara SSK II Pekanbaru Masih Normal

Riau | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:01 WIB

×