Ditemukan! Ferrari Terabaikan di Gudang selama 40 Tahun

Dythia Novianty

Jum'at, 25 Agustus 2017 | 03:36 WIB
Ditemukan! Ferrari Terabaikan di Gudang selama 40 Tahun
Ferrari Daytona terabaikan selama 40 tahun ditemukan. [The Sun]

Suara.com - Ferrari Daytona unik ditemukan dalam kondisi terabaikan, setelah ditinggalkan selama 40 tahun. Meski bukan mobil tercepat di dunia, model legendaris ini adalah satu-satunya yang pernah dibuat dengan bodi aluminium.

Daytona mampu mencapai 174mph saat mulai dijual pada tahun 1969. Sekitar 1.200 standar Daytonas dibangun selama empat tahun bersama lima mobil balap dengan kemampuan di arena balap.

Ferrari juga menugaskan membangun satu versi Daytona dengan bodi aluminium. Sayang, sangat sedikit orang yang menyadari keberadaannya.

Tapi sekarang telah muncul setelah ditinggalkan hingga penuh debu dan kotoran di sebuah gudang di Jepang.

Ferrari ini memiliki bodi sport merah terang, tampak sangat klasik. Tampak lelah dan sangat membutuhkan perombakan setelah disembunyikan sejak tahun 1980.

Kini dia siap dimiliki para kolektor. Sejarawan Ferrari yang terkenal, Marcel Massini, terbang ke Jepang untuk memeriksa mobil tersebut, di mana dia mengonfirmasi identitasnya.

"Apa yang ditemukan adalah Daytona yang sangat langka, satu-satunya GTB/4 diproduksi dengan alumunium yang tersisa, terjual baru untuk Luciano Conti, teman dekat Commendatore Enzo Ferrari," ujarnya.

Daytona tersebut kini telah dikirim kembali ke tempat kelahirannya, Maranello, Italia, di mana akan dijual di pelelangan. Rumah lelang memperkirakan mobil itu akan dijual sekitar 1,5 poundsterling atau kisaran Rp25 miliar.

Siapa pun yang membelinya akan memiliki sejumlah pilihan, yakni bisa mendapatkannya namun tetap mempertahankan kondisi lamanya yang penuh debu atau mengembalikannya ke kondisi awal.

baca juga

RM Sotheby's menggambarkan Ferrari tersebut sebagai mobil unik yang tidak dimiliki kolektor lain.

"Daytona ini memiliki ikatan yang jelas dengan para kompetitornya namun tidak pernah mengubah kemudi dan malah diawetkan selama beberapa dekade," ungkap rumah pelelangan tersebut.

Di bawah bonnet Daytona adalah mesin V12 4.4 liter yang dikembangkan sekitar 350bhp saat meninggalkan pabrik pada tahun 1969. Ini akan memberi mobil sport itu melesat 0-60mph dengan waktu 5,4 detik dan kecepatan tertinggi 174mph.

Pemilik pertama, penerbit Italia Luciano Conti, menerima pengiriman mobil tersebut pada Juni 1969 dan menyimpannya selama satu tahun. Kemudian menjualnya ke pemilik kedua yang menjualnya kembali satu bulan kemudian.

Kemudian dijual ke pembeli Jepang yang menjualnya ke pemiliknya saat ini pada tahun 1980, yang menyembunyikan mobil tersebut sampai awal tahun ini.

Ferrari jadul ini telah melaju 22.500 mil dalam 48 tahun. [The Sun]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Supercar Ini Tampak "Akrab" Dampingi Kylie Jenner

Dua Supercar Ini Tampak "Akrab" Dampingi Kylie Jenner

Otomotif | Kamis, 24 Agustus 2017 | 07:35 WIB

Tiga Ferrari Aneh Ini Terjual di Pebble Beach

Tiga Ferrari Aneh Ini Terjual di Pebble Beach

Otomotif | Selasa, 22 Agustus 2017 | 08:35 WIB

Baru Satu Jam Dibeli, Ferrari Seharga Rp3 Miliar Ini Hancur!

Baru Satu Jam Dibeli, Ferrari Seharga Rp3 Miliar Ini Hancur!

Otomotif | Sabtu, 29 Juli 2017 | 21:59 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×