Investigasi soal Fortuner yang Ditumpangi Setnov, Ini Kata Toyota

Chaerunnisa | Insan Akbar Krisnamusi | Suara.com

Jum'at, 24 November 2017 | 14:10 WIB
Investigasi soal Fortuner yang Ditumpangi Setnov, Ini Kata Toyota
Mobil Toyota Fortuner yang ditumpangi Setya Novanto saat kecelakaan, kekinian terparkir di kantor Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jumat (17/11/2017). [Suara.com/Wely Hidayat]

Suara.com - Toyota mengungkapkan, Kepolisian Negara Republik Indonesia sudah menghubungi mereka mengenai dugaan manipulasi dalam kecelakaan yang dialami tersangka kasus e-KTP, Setya Novanto.

Novanto saat berada di kursi baris kedua Toyota Fortuner menabrak tiang listrik di sekitar daerah Permata Hijau, Jakarta, Kamis 16 November 2017. Setelah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) karena menghilang ketika ingin dijemput paksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sehari sebelumnya, Novanto yang kini sudah di rumah tahanan KPK, melalui pengacaranya sempat mengklaim mengalami cedera parah dan tidak dalam kondisi memungkinkan untuk ditahan.

Executive General Manager PT. Toyota Astra Motor (TAM), Fransiskus Soerjopranoto, mengatakan Toyota telah dikontak oleh kepolisian, pekan lalu. Pabrikan ini diminta berkoordinasi dalam Traffic Accident Analysis (TAA) yang mereka gelar untuk menginvestigasi kecelakaan.

Tim internal TAM lalu bekerja meski di hari libur untuk menjawab pertanyaan kepolisian. Pabrikan ini juga diminta memberikan data-data terkait Fortuner yang dinaiki Novanto.

Menurut Soerjopranoto, pertanyaan dan data yang diminta polisi mengarah pada spesifikasi Fortuner beserta kemungkinan-kemungkinan yang terjadi pada Fortuner dalam skenario kecelakaan.

"Jadi, mereka tanyakan ke kami bagaimana ini bisa terjadi, misalnya soal airbag (tak mengembang) dan lain sebagainya. Kami hanya menjelaskan dari situ saja," kata dia saat ditemui di Jakarta, Kamis (23/11/2017) malam.

Sekadar diketahui, airbag Fortuner yang dinaiki Novanto tidak mengembang dalam kecelakaan tersebut. Hanya bemper serta grille depan dari bagian mobil yang rusak.

Soerjopranoto menjelaskan, Toyota tidak memiliki kewenangan menyimpulkan dan mengumumkan hasil investigasi. Pasalnya, akan dilakukan oleh Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

"Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kan, yang melakukannya polisi. Dengan olah TKP tersebut, kepolisian akan mencocokkan dengan data dari kami," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Toyota Bersedia Investigasi Fortuner Setnov Bersama Kepolisian

Toyota Bersedia Investigasi Fortuner Setnov Bersama Kepolisian

Otomotif | Senin, 20 November 2017 | 15:19 WIB

Polisi Akan Libatkan Toyota untuk Dalami Kecelakaan Setya Novanto

Polisi Akan Libatkan Toyota untuk Dalami Kecelakaan Setya Novanto

Otomotif | Senin, 20 November 2017 | 12:10 WIB

Pengacara Setnov Bilang Fortuner Tak Bagus, Ini Jawab Toyota

Pengacara Setnov Bilang Fortuner Tak Bagus, Ini Jawab Toyota

Otomotif | Sabtu, 18 November 2017 | 21:13 WIB

Terkini

Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?

Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:05 WIB

Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026

Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:50 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang

Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:43 WIB

CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif

CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:44 WIB

Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat

Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:28 WIB

Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125

Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:42 WIB

Ekspor Timur Tengah Terdampak, Toyota Bikin 3 Pabrik di India

Ekspor Timur Tengah Terdampak, Toyota Bikin 3 Pabrik di India

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:25 WIB

Cuma Segelintir, Ini Deretan Mobil Listrik dengan Baterai Nikel di Indonesia

Cuma Segelintir, Ini Deretan Mobil Listrik dengan Baterai Nikel di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 06:39 WIB

Motor Listrik Lucu Yamaha Kini Tebar Pesona, Berapa Harganya?

Motor Listrik Lucu Yamaha Kini Tebar Pesona, Berapa Harganya?

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 06:00 WIB

6 Motor Murah Irit Bandel Bisa Dipakai Sejak Jadi Pelajar hingga Menjadi Mahasiswa

6 Motor Murah Irit Bandel Bisa Dipakai Sejak Jadi Pelajar hingga Menjadi Mahasiswa

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:50 WIB